Penulis: teloletom

Vadel Badjideh Ditetapkan Menjadi Tersangka

Vadel Badjideh Ditetapkan Menjadi Tersangka

Vadel Badjiedeh ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan pelecehan dan aborsi yang dilaporkan Nikita Mirzani. Polisi juga melakukan penahanan kepada Vadel untuk 20 hari ke depan.  Hal itu diinformasikan Razman Arif Nasution selaku kuasa hukum Vadel Badjideh. Menurut Razman, ada beberapa alasan polisi melakukan penahanan sesuai KUHAP. “Oleh …

Heri Horeh Dan Riyuka Bunga Sepakat Bercerai

Heri Horeh Dan Riyuka Bunga Sepakat Bercerai

Sidang perkara cerai Heri Horeh dan Ryuka Bunga digelar di Pengadilan Agama Depok, Jawa Barat. Sidang yang beragendakan mediasi ini dihadiri oleh kedua belah pihak. Lazulfa selaku hakim mediator mengapresiasi sikap kedua pihak yang kooperatif selama sidang. Namun mengingat mediasi hanya berhasil sebagian, proses cerai dilanjutkan ke persidangan. “Kalau …

Nikita Mirzani Diperiksa Terkait Dugaan Kasus Pemerasan

Nikita Mirzani Diperiksa Terkait Dugaan Kasus Pemerasan

Presenter dan bintang film Nikita Mirzani memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya, untuk menjalani pemeriksaan atas kasus dugaan pemerasan dan pencemaran nama baik, dengan terlapor Reza Gladys. Tidak sendiri, Nikita Mirzani datang dengan rekannya, dr Oky Pratama dan tim kuasa hukumnya, Fahmi Bachmid mereka bertemu dengan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

“Pemeriksaan apa, nanti ya.” Ucap Nikita Mirzani di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan.

Sementara itu, Oky Pratama memastikan kehadirannya untuk memberikan klarifikasi, bahwa tuduhan yang dibuat oleh Reza Gladys salah sasaran.

“Ini hari yang ditunggu karena semuanya ini kan harus kita jalani karena kalau seandainya bener nggak usah takut gitu ya. Kita buktikan saja di dalam.” Ucap Oky Pratama.

Nikita Mirzani diperiksa penyidik Polda Metro Jaya selama lebih 12 jam, atas laporan dr Reza Gladys yang menuduhnya melakukan pemerasan. Nikita Mirzani terlihat keluar dari gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis 6 Februari 2025 pukul 23.10 WIB kemarin. Fahmi Bachmid menyebut laporan Reza Gladys terhadap Nikita Mirzani mengada-ngada, karena bukti yang ada diklaim tidak cukup.

“Tapi kami datang kesini sebagai warga negara yang baik, memenuhi panggilan penyidik ketika dipanggil dan tersandung hukum.” Ungkap Fahmi Bachmid.

Nikita Mirzani mengakui akan kooperatif dalam proses hukum yang sedang dihadapi. Ia akan menghadapi laporan Reza Gladys terkait kasus dugaan pemerasan.

“Biarkan ini berjalan, kalau ditanya memeras, coba suruh pelapor sebutin, darimana saya melakukan pemerasan? Gitu aja, kan gak disebutin selama ini.” Ujar Nikita Mirzani.

Nikita Mirzani membiarkan laporan Reza Gladys di Polda Metro Jaya berjalan apa adanya sesuai prosedur. Namun, dia secara tegas bakal melaporkan balik ipar dari pedangdut Siti Badriah itu, bila dirinya terbukti melakukan pemerasan.

“Biarin saja dulu proses ini berjalan, biar nanti sampai ada pembuktian. Kalau ditanya ini tidak terbukti, (tindak lanjutnya) lapor balik.” Tegas Nikita Mirzani di Polda Metro Jaya.

Ibu tiga anak itu dengan wajah tersenyum menantang balik Reza Gladys. Nikita Mirzani mau mendengar keberanian Reza Gladys menyebut nama, ‘Nikita’, sebagai pelaku pemerasan.

“Siapa yang diperas? Dia ngomong nggak kalau diperas? Ngomong gak dari mulutnya diperas? Ya ngomong gak? Coba suruh ngomong dong, ‘Nikita Mirzani meras’, gitu.” Tantang Nikita Mirzani.

Kuasa hukum Nikita Mirzani, Fahmi Bachmid, menjelaskan kalau dalam kejadian sebenarnya tidak ada pemerasan. Fahmi Bachmid memastikan karena tidak ada unsur ancaman di dalamnya.

“Pemerasan itu ada unsurnya, Ada ancaman. Bagaimana seseorang datang-datang tidak kenal menelpon seseorang minta tolong supaya ketemu.” Ujar Fahmi Bachmid.

Fahmi Bachmid justru mengatakan pelapor justru yang minta tolong. Selama kurang lebih satu tahun Reza Gladys mencari cara untuk bertemu Nikita Mirzani. Nikita Mirzani kemudian menggambarkan kondisi yang terjadi antara dirinya dengan Reza Gladys.

“Kalau gue sih cuma mau bilang gini ya, misalkan kalian dipanggil sama gue gitu ya. ‘Eh sini-sini mau duit gak?’ Habis lo ambil duitnya, terus lo diteriakin maling. Kurang lebih begitulah ya.” Beber Nikita Mirzani.

Diberitakan sebelumnya, Reza Gladys melaporkan Nikita Mirzani, Mail Syahputra, dr Oky Pratama atas kasus dugaan pemerasan dan pencemaran nama baik. Tidak hanya pemerasan saja, Reza Gladys juga melaporkan Nikita Mirzani dan kawan-kawan atas kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Laporan dari dokter Reza Gladys diungkapkan oleh kuasa hukumnya, Julianus Paulus Sembiring. Laporan itu terdaftar pada 3 Desember 2024 di Polda Metro Jaya.

“Klien kami telah membuat laporan di Polda Metro Jaya per tanggal 3 Desember 2024, terhadap inisial NM dan kawan-kawan.” Ucap Julianus Paulus Sembiring.

Selain pemerasan, dalam laporan itu juga dicantumkan pasal tentang tindak pidana pencucian uang (TPPU).

“Diduga kuat, mereka melakukan tindak pidana sebagaimana Pasal 27B ayat (2) UU No. 1 Tahun 2024 tentang ITE, Pasal 368 KUHP tentang pemerasan, serta Pasal 3, 4 dan 5 UU No. 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang.” Terang Julianus Paulus Sembiring.

Barbie Hsu Meninggal Dunia Di Jepang

Barbie Hsu Meninggal Dunia Di Jepang

Bintang Taiwan Barbie Hsu, yang sangat populer di seluruh Asia karena peran utamanya dalam drama televisi 2001 “Meteor Garden”, tutup usia akibat sakit pernapasan, media lokal melaporkan pada Hari Senin 3 Februari 2025. Ia meninggal pada usia 48 tahun. Kematian Hsu menjadi topik yang paling …

Lesty Kejora Melahirkan Anak Kedua

Lesty Kejora Melahirkan Anak Kedua

Pasangan selebritas Rizky Billar dan Lesti Kejora membagikan kabar gembira. Rizky Billar dan Lesti Kejora baru saja dikaruniai anak kedua. Dari unggahan Billar di Instagram, Lesti diketahui melahirkan anak keduanya pada Sabtu, 25 Januari 2025. Lesti Kejora diketahui melahirkan di Rumah Sakit Brawijaya, Duren Tiga, …

Della Puspita Dan Suami Menjadi Korban Penipuan Travel Umrah

Della Puspita Dan Suami Menjadi Korban Penipuan Travel Umrah

Pasangan artis Della Puspita dan Arman Wosi mengaku menjadi korban dugaan penipuan perusahaan travel umrah, milik temannya berinisial A. Sang artis mengungkap, dia dan A sudah berteman puluhan tahun sejak Della Puspita berperan di sinetron Pernikahan Dini. A juga seorang aktor yang dulu sempat eksis di industri hiburan.

“Aku flashback agak jauh ya, aku kenal beliau ini sudah lama banget. Pernah syuting bareng. Terus suatu hari dia ini punya travel umrah, lebih ke punya ibunya sebenarnya. Sempat syuting sama aku zaman dulu, pas zaman (sinetron) Pernikahan Dini, pas zaman merintis bareng. Belakangan sudah enggak syuting lagi.” Tutur Della Puspita dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Bekasi, Jawa Barat.

Lain dengan Della Puspita yang terus berkarier di industri hiburan, A banting setir mengurus bisnis travel umrah milik keluarganya. Hingga Della menjadi salah satu konsumennya.

“Waktu itu bantuin mamanya besarin si TW ini, nama travel ini punya keluarganya gitu. Aku enggak tahu setelah itu kegiatannya apa, manajerin artis yang lain atau apa, aku enggak ngerti.” Ucap Della.

Della Puspita dan suaminya, Arman Wosi lalu mempromosikan travel tersebut kepada teman-temannya, hingga terkumpul rombongan jamaah umrah sebanyak 20 orang, dengan total uang muka sebesar Rp390 juta.

Namun alih-alih pergi umrah, travel TW menghambat keberangkatan dengan berbagai alasan hingga Della Puspita dan Arman serta 18 orang lainnya batal terbang ke Tanah Suci. Tidak jadi berangkat umrah, uang yang sudah disetor pun belum kembali.

Semula Della Puspita ragu menggunakan jasa travel milik temannya itu, mengingat kejadian yang pernah dialami saat umrah sebelumnya. Namun Della berniat membantu travel tersebut, dengan catatan yang bersangkutan mau memperbaiki kesalahan-kesalahan sebelumnya.

“Akhirnya aku mau jalan lagi umrah, kalau ada teman mau ikut ya sudah aku tawari travel dia. Tapi aku minta harus amanah, jangan sampai kejadian kemarin terulang lagi karena pertaruhannya nama aku. Awalnya aku mau umrah berdua sama suami. Saat suami aku ada kerja partneran sama temannya, dia minta izin mau umrah 10 hari. Ditanya pakai travel apa, travel TW yang urusin anaknya A.” Ujar Della Puspita.

Della Puspita menyebut rekan suaminya sempat memastikan biro perjalanan yang digunakan tidak ada masalah. Setelah ia memberi penjelasan dan berusaha meyakinkan, mereka pun sepakat lalu menyetorkan uang Rp300 juta lebih.

“Awalnya harusnya berangkat tanggal 19 (Januari) tiba-tiba mundur tanggal 22. Nah teman dia (suami) bilang jangan mundur-mundur dong, orang kerja kan atur izinnya enggak gampang. Kita orang kantoran. Ya sudah, pas hari H pesawatnya tiba-tiba katanya beda, ganti lagi. Aku sudah deg, aduh kok kayak kemarin lagi.” Keluh Della Puspita.

Walhasil, rencana umrah berujung batal. Celakanya, Della Puspita dituding menjadi bagian perusahaan travel itu dan melakukan wanprestasi. Padahal, ia mengaku tidak pernah mempromosikan dan hanya mengenalkan.

“Ternyata imbasnya begitu, wanprestasi ternyata imbasnya ke aku. Terus ujung-ujungnya duit yang harusnya diganti sama si A ini, kita yang harus nanggung. Ya memang dia enggak pernah ngomong harus ganti, cuma ‘lu tanggung jawabnya gimana.” Ungkap Della Puspita.

Della Puspita menambahkan, pemilik travel sempat memberikan 5 unit mobil sebagai jaminan. Hanya, ia ingin orang tersebut mengembalikan uang untuk menutupi setoran jemaah yang batal berangkat umrah.

“Aku bukan penadah. Terus yang jadi kendala mobil yang dijadikan jaminan, bukan mobil yang bersangkutan, (tapi) mobil saudaranya dan mobil temannya dengan note katanya boleh diperjualbelikan. Ya (jual belinya) enggak ada BPKB, dan ada yang masih nyicil juga. Kalau dijual, netar gue kena kasus lagi.” Ucap Della Puspita.

Wika Salim Melaporkan Eks Manager Ke Polisi

Wika Salim Melaporkan Eks Manager Ke Polisi

Wika Salim akhirnya membawa kasus dugaan penggelapan dana oleh oknum manajemennya ke jalur hukum. Didampingi kuasa hukumnya, Sandy Arifin, Wika mendatangi Polda Metro Jaya untuk membuat laporan resmi terkait kasus tersebut. Sandy Arifin mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah bukti untuk mendukung laporan tersebut. “Hari …

Sherina Munaf Menggugat Cerai Suaminya

Sherina Munaf Menggugat Cerai Suaminya

Profil Sherina Munaf menarik perhatian netizen. Pasalnya, pelantun Pergilah Kau ini resmi menggugat cerai sang suami, Baskara Mahendra Putra. Gugatan cerai itu telah dikonfirmasi pihak Pengadilan Agama, Jakarta Selatan. Diketahui Sherina dan Baskara telah menjalin asmara selama hampir lima tahun. Sherina Munaf secara resmi menggugat …

Pelaku Pembunuhan Sandy Permana Berhasil Ditangkap

Pelaku Pembunuhan Sandy Permana Berhasil Ditangkap

Kasubdit Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya Kompol Bambang Askar membenarkan kabar penangkapan Nanang Gimbal yang kini ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan aktor Sandy Permana. Kepada awak media ia menjelaskan, kasus pembunuhan ini terjadi di Perumahan Cibarusa Jaya, 12 Januari 2025. Sementara Nanang Gimbal ditangkap di Karawang Jawa Barat, pada Hari Rabu 15 Januari 2025.

“Alhamdulillah, atas kerja sama dan informasi dari masyarakat, tadi, Rabu 15 Januari 2025, pelaku saudara NI berhasil diamankan sekitar pukul 10.45 WIB di Dusun Poris, RT 04 RW 09 Desa Kutamukti, Kecamatan Kutawaluya, Karawang, Jawa Barat.” Tutur Bambang Askar.

Selain menangkap Nanang Gimbal, polisi mengamankan barang bukti pisau.

“Jadi ini saya tunjukkan yang pasti, untuk barang bukti satu buah pisau yang digunakan pelaku. Pisaunya pisau besi yang dimodifikasi.” Ucap Bambang Askar.

Nanang Gimbal mulanya mencoba mengelabui polisi dengan mencukur rambut. Namun, upaya ini gagal. Ia ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan aktor Sandy Permana.

“Yang bersangkutan, saudara NI atau G kabur, melarikan diri setelah melakukan pembunuhan ke arah Karawang, dan sempat yang bersangkutan mengelabui petugas dengan memotong rambut. Lokasi penangkapan di rumah. Sudah tersangka. Yang bersangkutan sudah tersangka dengan ancaman pasal 354 terkait penganiayaan berat dan atau 338 pembunuhan. Ancaman maksimal 15 tahun penjara.” Ucap Bambang Askar.

Ia lantas menguak detail terjadinya tindak pidana penganiayaan berat dan atau pembunuhan. TKP-nya di Jalan Perumahan Cibarusa Jaya, Minggu, 12 Januari 2025, sekitar pukul 07.30 WIB.

Rabu sore kemarin, penyidik melakukan pra-rekonstruksi pembunuhan Sandy Permana, aktor sinetron Misteri Gunung Merapi 3 sekaligus mantan calon legislatif dari Partai Hanura.

“Dilakukan prarekonstruksi untuk mencocokkan antara keterangan saksi yang sudah berikan klarifikasi dengan keterangan tersangka dan di mana tempatnya yang bersangkutan melakukan pembunuhan.” Ujar Bambang Askar.

Terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menerangkan, Nanang Gimbal ditangkap petugas gabungan unit Reskrim Polsek Cibarusah, Polres Metro Bekasi Kabupaten dan Unit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

“Benar pelaku sudah berhasil diamankan hasil informasi dari masyarakat yang mendukung dalam proses penangkapan pelaku. Pelaku diamankan Rabu 15 Januari 2025 sekitar pukul 10.45 WIB.” Ungkap Ade Ary.

Polisi mengungkap motif Nanang Gimbal, tersangka kasus penusukan yang menyebabkan aktor laga Sandy Permana meninggal dunia. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka merasa sakit Hadi terhadap korban.

Kombes Pol Wira Satya Triputra selaku Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengatakan, rasa sakit hati tersangka kepada Sandy Permana bermula pada 2019. Sebelumnya tersangka dan Sandy hidup bertetangga.

“Pada 2019, ketika korban mengadakan pesta perkawinan dan akan mendirikan tenda dengan memasuki pekarangan rumah dari tersangka, dan melakukan penebangan pohon di pekarangan tersangka tanpa izin dulu. Tersangka tidak menegur korban karena tersangka tahu korban sangat pemarah. Atas perbuatan korban, tersangka merasa sakit hati dan menyimpan dendam kepada korban, kemudian sehari hari tersangka menjalani kehidupan dengan korban secara tidak harmonis. Tersangka tidak pernah menyapa korban, begitu juga korban tidak pernah menyapa tersangka.” Ungkap Wira Satya.

Tahun 2020, tersangka memutuskan menjual rumahnya dan pindah mengontrak di blok lain dalam lingkungan perumahan tersebut. Pada Oktober 2024 digelar forum warga untuk membahas dugaan perselingkuhan Ketua RT dengan salah satu warga.

“Dalam acara itu, korban berteriak dengan istri ketua RT, tersangka menegur dengan kalimat ‘nggak usah teriak, biasa aja’. Namun korban marah dan menjawab ‘lo bukan warga sini jangan ikut-ikutan'” Jelas Wira Satya.

Wira melanjutkan, kala itu tersangka memilih diam dan menaruh rasa dendam. Terlebih esok harinya, tersangka mendapati istrinya disomasi korban dengan tuduhan ingin menyerang saat rapat.

“Mendengar informasi dari istrinya, tersangka tidak menanggapi namun semakin menambah rasa bencinya kepada korban.” Ucap Wira Satya.

Pada 12 Januari 2025 sekitar pukul 06.00 WIB, tersangka yang sedang memperbaiki kendaraannya di depan jalan rumah, melihat korban mengendarai sepeda motor. Kala itu tersangka tersulut emosi, karena korban meludah dan menatap sinis ke arahnya.

“Tersangka melihat korban mengendarai motor, kurang lebih 2 atau 3 motor. Tiba-tiba korban meludah dan menatap sinis kepada tersangka. Kemudian tersangka merasa emosi lalu mengambil pisau dari kandang ayam di samping rumah. Tersangka mengejar korban dan melukai korban serta melupakan kekesalan yang ada.” Ucap Wira Satya.

Wira mengatakan, korban berusaha lari menyelamatkan diri, namun akibat luka-luka yang diderita itupun korban meregang nyawa. Sementara itu, tersangka langsung kabur ke arah Kerawang.

“Tersangka kabur menggunakan sepeda motor honda Supra Fit warna Hitam kemudian sepeda motor tersebut tersangka tinggal di tepi persawahan kemudian tersangka melarikan diri dengan cara menumpang beberapa kali kendaraan truk hingga sampai di Kab. Karawang, Jawa Barat.” Ujar Wira Satya.

Aktor Laga Sandy Permana Ditemukan Tewas Dengan Luka Tusukan

Aktor Laga Sandy Permana Ditemukan Tewas Dengan Luka Tusukan

Sandy Permana aktor yang pernah berperan sebagai Arya Soma dalam sinetron “Mak Lampir”, dilaporkan meninggal dunia di wilayah Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Hari Minggu, 12 Januari 2025 kemarin. Sandy Permana yang ditemukan terkapar bersimbah darah di pinggir jalan tersebut dikabarkan meninggal dunia saat hendak dibawa ke …