Recent Posts

Aktor Senior Joshua Pandelaki Meninggal Dunia

Aktor Senior Joshua Pandelaki Meninggal Dunia

Kabar duka kembali menyelimuti dunia perfilman Indonesia. Aktor Joshua Pandelaki dikabarkan telah meninggal dunia di usia 65 tahun pada Sabtu, 7 September 2024, pukul 12.42 WIB. Lukman Sardi mengonfirmasi kabar duka meninggalnya aktor Joshua Pandelaki tersebut. Hal itu disampaikan Lukman kepasa awak media melalui sambungan pesan. Melalui …

Judika Dan Duma Riris Dikaruniai Anak Ketiga

Judika Dan Duma Riris Dikaruniai Anak Ketiga

Kabar bahagia datang dari pasangan Judika dan Duma Riris. Rasa bahagia kini tengah menyelimuti pasangan Judika dan Duma Riris, karena mereka baru saja dikaruniai anak ketiga berjenis kelamin laki-laki, yang lahir pada Jumat, 29 November 2024 kemarin. Judika mengunggah foto tengah menggendong bayi dalam balutan …

Asri Welas Dan Suami Hadiri Sidang Perceraian

Asri Welas Dan Suami Hadiri Sidang Perceraian

Asri Welas tidak kuasa menahan tangis saat datang di sidang lanjutan perkara perceraiannya dengan Galiech Ridha Rahardja. Sidang perceraian Asri Welas dengan Galiech itu digelar di Pengadilan Agama Depok, Selasa 3 Desember 2024.

Asri Welas hadir dalam sidang lanjutan mengenakan busana serba hitam, Asri tiba ditemani kuasa hukumnya sekitar pukul 10.00 WIB.  Kepada wartawan, Asri Welas mengungkap alasannya mengakhiri rumah rumah tangganya dengan Galiech Ridha.

“Ada perbedaan prinsip yang 4 – 5 tahun belakangan sudah coba kami perbaiki, namun tidak bisa,” Ujar Asri Welas.

Mata Asri Welas terlihat sembab ketika hadir di PA Depok, ia berusaha tegar ketika bertemu awak media. Usahanya tidak bertahan lama, karena ketika mulai diwawancarai Asri Welas menitikkan air mata karena menangisi perceraiannya. Ia berusaha sekuat tenaga menahan tangisnya, sembari menjawab pertanyaan awak media.

“Gak ada perceraian yang baik. Jangan ditiru. Tapi kenapa ini dibuat karena kesepakatan kita Bersama.” Ungkap Asri Welas dengan suara bergetar di PA Depok, Jawa Barat.

Asri menyadari bahwa apa yang dilakukan olehnya dan suami bukanlah hal baik yang patut ditiru, namun ia menjelaskan bahwa keputusan ini sudah diambil setelah keduanya berdiskusi bersama.

“Jadi gak yang namanya perceraian baik, cuman harus kita sama-sama ambil karena kita udah sama-sama omongin gimana baiknya.” Ujar Asri.

Asri Welas memastikan bahwa dirinya dan Galiech masih tetap menjadi keluarga, walau sudah tidak berstatus suami dan istri.

“Gak yang namanya pecah keluarga gak ada, kita tetep keluarga cuman bukan suami istri lagi.” Tutur Asri Welas.

Asri Welas menyebut perceraian ini bukan keinginannya sendiri, melainkan sudah jadi keputusan bersama.

“Perceraian ini sudah kesepakatan kami, sudah dibicarakan sebelumnya.” Ucap Asri Welas.

Beberapa waktu lalu, Asri membagikan potretnya bersama seorang pria bule. Foto ini tersebar di tengah-tengah kasus perceraiannya dengan sang suami. Hal ini lantas membuat netizen beranggapan bahwa Asri Welas telah memiliki kekasih baru. Mereka pun menyimpulkan bahwa perceraian pasangan yang telah menikah selama 17 tahun itu terjadi karena orang ketiga. Mendengar gosip ini, Asri pun memberikan tanggapannya. Ia menyebut bahwa pria bule itu adalah temannya yang juga telah memiliki istri dan anak.

“Duh, lucu banget itu. Ada gosip katanya Asri Welas sama pacarnya. Bukan, itu temanku. Aduh lucu banget beritanya. Itu temanku, dia punya anak, punya istri lho. Besok kita mau ke rumahnya untuk makan malam. Jadi bukan pacarku ya.” Tutur Asri Welas.

Dari unggahan Instagram Asri Welas, dimana di tengah kasus perceraiannya dengan Galiech Ridha Rahardja tiba-tiba saja anak sulungnya terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit. Asri yang membagikan potret cemasnya dengan kondisi Ibam tertidur di pangkuannya serta meminta doa dan kesembuhan.

“Doakan mas @ibam_rjay baik-baik.” Tulis Asri Welas di Instagram.

Raut wajah Rajwa Gilbram Ridha setibanya di rumah sakit, tampak menunjukan kondisi kesehatannya yang semakin menurun dan hanya terbaring lemas di ranjang rumah sakit. Awalnya Asri menjelaskan jika Ibam sempat mengeluhkan gejala pusing, sebelum akhirnya ia dibawa ke rumah sakit.

“Mas @ibam_rjay pusing sekali dan periksa darah.” Lanjut Asri Welas.

Dalam unggahan berikutnya, Asri Welas menuliskan rasa sedihnya dimana sang anak terpaksa harus dirawat dalam waktu 2 hingga 3 hari kedepan agar kondisinya semakin membaik dan dalam penanganan dokter.

“Hidup memang tak sesuai harapan tapi harus kita syukuri, Ibam tiba-tiba harus dirawat di rumah sakit, terus diinfus, jadi harus dirawat sehari, dua hari, tiga hari.” Pungkas Asri Welas.

Vicky Prasetyo Kalah Dalam Pilkada 2024

Vicky Prasetyo Kalah Dalam Pilkada 2024

Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pemalang nomor 1, Vicky Prasetyo dan Suwendi, kalah versi hitung cepat atau quick count Pilkada 2024. Padahal hasil hitung suara belum usai. Berdasarkan data real count sementara dari dokumen Form C di situs resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU), paslon 1 …

Pernikahan Rizky Febian Dan Mahalini Dinyatakan Tidak Sah Secara Hukum

Pernikahan Rizky Febian Dan Mahalini Dinyatakan Tidak Sah Secara Hukum

Pengadilan Agama Jakarta Selatan telah memutuskan gugatan isbat nikah antara Rizky Febian dan Mahalini dengan hasil mengejutkan. Pernikahan keduanya dinyatakan tidak sah secara hukum. Humas Pengadilan Agama Jakarta Selatan, H. Suryana, menjelaskan bahwa salah satu rukun nikah yang tidak terpenuhi menjadi alasan utama keputusan tersebut. “Dari hasil pemeriksaan itu, …

Denny Sumargo Melaporkan Farhat Abbas Terkait Ancaman

Denny Sumargo Melaporkan Farhat Abbas Terkait Ancaman

Polisi mengusut dugaan pengancaman yang dialami Aktor sekaligus Youtuber Denny Sumargo. Penyelidikan ini dilakukan usai menerima laporan dari penasihat hukum Denny Sumargo, Sogi Bagaskara di Polda Metro Jaya. Laporan tercatat dengan nomor: LP/B/6802/XI/2024/SPKT/POLDA METRO JAYA, tertanggal 08 November 2024. Dalam laporannya, terlapor adalah pengacara kondang Farhat Abbas.

“Polda Metro Jaya menerima laporan tentang dugaan peristiwa pengancaman, korbannya saudara DS, terlapornya saudara FA.” Tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi.

Dugaan pengancaman terjadi pada saat Farhat Abbas memberikan keterangan pers di hadapan awak media. Hal itulah diungkap Ade Ary berdasarkan keterangan daripada korban saat membuat laporan balik ke Polda Metro Jaya.

“Jadi menurut keterangan pelapor, dalam laporannya pelapor selaku kuasa hukum korban menerangkan bahwa dalam pernyataan yang dibuat di depan media terlapor mengatakan bahwa korban terbiasa untuk berbicara kasar kemudian terlapor juga mengatakan akan menghajar korban.” Ucap Ade Ary.

Atas hal tersebut, korban Denny Sumargo meminta pihak kepolisian untuk turun tangan menyelidiki.

“Jadi inilah peristiwa yang dilaporkan oleh pelapor selaku kuasa hukum korban dan ini akan didalami oleh rekan-rekan penyelidik. Laporannya baru saja diterima beberapa hari lalu” Ujar Ade Ary.

Dalam laporannya, Penasihat Hukum Denny Sumargo turut menyertakan barang bukti berupa rekaman video. Terlapor Farhat Abbas, disangkakan melanggar Pasal 369 KUHP.

Terkait hal tersebut, pakar hukum Jaenudin ikut memberikan tanggapannya. Jaenudin menilai, laporan Denny terhadap Farhat sah-sah saja untuk dilakukan.

“Itu hak Deni Sumargo buat melaporkan apabila dirinya merasa dirugikan, dicemarkan ataupun
hal lainnya.” Ujar Jaenudin.

Bahkan, Jaenudin juga menilai pengacara berusia 48 tahun tersebut bisa berpeluang masuk jeruji besi.

“Iya bisa saja, laporan Denny Sumargo terhadap Farhat Abbas bisa menjerat Farhat ke penjara dengan ancaman pidana.” Jelas Jaenudin.

Bukan tanpa alasan, sebab Jaenudin menyebutkan kekerasan tidak hanya bentuk fisik saja. Melainkan, dugaan ancaman bisa menjerat seseorang ke ranah hukum.

“Karena kekerasan itu kan tidak harus berbentuk fisik ya, apalagi dugaan ancaman bisa aja
dengan ancaman pencemaran nama baik atau sebagainya.” Jelas Jaenudin.

Jaenudin juga menuturkan, bahwa pihak penyidik telah melihat adanya unsur pidana atas laporan dari Denny Sumargo tersebut.

“Tapi kunci awalnya kenapa laporan itu bisa diterima, artinya penyidik memperkirakan bahwa ada dugaan unsur pidana awal ya terkait laporan tersebut.” Jelas Jaenudi.

Pengacara Herwanto mewakili organisasi Barisan Advokat Bersatu menyambangi kantor Perhimpunan Advokat Indonesia. Dia bermaksud melaporkan pengacara Farhat Abbas ke Dewan Kehormatan Peradi.

Herwanto bersama organisasinya menilai, Farhat Abbas sudah melanggar kode etik dan menodai kehormatan profesi advokat. Ini lantaran Farhat kerap menyerang pribadi lawannya serta melakukan hal-hal yang tidak hormat.

“Advokat ini kan profesi yang mulia tapi kini sudah banyak mulai dibully. Jadi kami datang ke Peradi untuk meminta Dewan Kehormatan agar memanggil advokat yang tidak bisa menjaga sikap, perilaku, ucapan, dan tindakannya yang tidak bisa menjaga kehormatan profesi.” Ucap Herwanto.

Salah satu tindakan Farhat Abbas yang dinilai melanggar kode etik adalah saat dia menyerang Denny Sumargo. Apalagi sang pengacara sampai membuat laporan polisi. Imbasnya, Farhat Abbas dihujat netizen hingga seluruh profesi advokat ikut dibully.

“Apalagi sekarang ini kan sama Denny Sumargo. Bayangkan, ada advokat yang bilang ‘hajar, pukul’, dia bilang hajar tuh artinya begini. Akhirnya dia membuat laporan. Nggak layak lah seorang advokat melakukan tindakan-tindakan seperti itu, jaga lah harkat dan martabat advokat.” Tutur Herwanto.

Karenanya, Herwanto mendesak Dewan Kehormatan Peradi mengadili dan memberikan sanksi yang tegas kepada Farhat Abbas. Bahkan, Herwanto berharap Farhat Abbas bisa dipecat dan dicabut titel pengacaranya.

“Saya berharap advokat yang tidak mampu menjaga harkat dan martabat profesi, tidak mampu menjaga kehormatan advokat, pecat aja lah sudah. Jangan ragu-ragu, pecat aja.” Tegas Herwanto.

P Diddy Diduga Menghalangi Penyelidikan

P Diddy Diduga Menghalangi Penyelidikan

Kasus perdagangan seks yang menjerat P Diddy bakal bergulir di Pengadilan Federal Manhattan. Jelang persidangan, jaksa menuding rapper sekaligus produser musik tersebut mencoba memeras saksi dan memengaruhi juri. Dokumen pengadilan di Pengadilan Federal Manhattan, mengungkap percakapan telepon P Diddy yang direkam perlihatkan upayanya memengaruhi jalannya …

Anak Kedua Ello Telah Lahir

Anak Kedua Ello Telah Lahir

Penyanyi Marcello Tahitoe alias Ello berbagi kabar bahagia. Istrinya, Cindy Maria Tahitoe melahirkan anak kedua berjenis kelamin perempuan pada tanggal cantik, 11 November 2024 alias 11-11. Kabar ini dibagikan lewat akun Instagram terverifikasi, pada hari yang sama, 11 November 2024. Ello memperkenalkan putrinya yang dinamai Darah Tahitoe seraya mengunggah …

Dua Lipa Batal Konser Di Jakarta

Dua Lipa Batal Konser Di Jakarta

Dua Lipa dijadwalkan menggelar konser tunggal pertamanya di Jakarta, pada Sabtu, 9 November 2024 di Indonesia Arena, Senayan. Kendati demikian, konser tersebut dibatalkan yang diumumkan melalui pihak promotor, TEM Presents and PK Entertainment. Pengumuman ini dibagikan kepada publik pada Jumat malam, 8 November 2024 di media sosial.

Pihak promotor juga mengungkapkan alasan pembatalan konser Dua Lipa dalam pengumuman tersebut. Pihak promotor menyatakan, alasan tersebut karena masalah ada masalah keamanan dan logistik.

“Karena masalah keamanan dan logistik yang tidak terduga, TEM Presents & PK Entertainment dengan berat hati mengumumkan pembatalan Dua Lipa Radical Optimism Tour di Jakarta yang telah sangat dinantikan yang dijadwalkan pada 9 November 2024 di Indonesia Arena.” Tulis promotor.

Lebih lanjut, pihak promotor juga menguraikan, Dua Lipa sebenarnya sudah siap untuk tampil pada 9 November 2024. Namun, faktor utama dari pembatalan konser pada H-1 karena ada masalah panggung yang disediakan dari Mata Elang Productions tidak aman untuk artis dan penonton.

“Seluruh tim berupaya keras untuk menyelesaikan tantangan produksi terkait struktur panggung yang disediakan oleh Mata Elang Productions, tidak aman bagi konser untuk tetap berlangsung.” Lanjut promotor.

Alasan keamanan struktur panggung sebagai penyebab batalnya konser Dua Lipa ini direspons oleh penyedia Mata Elang Productions. Tim penyedia panggung ini menegaskan bahwa mereka telah melakukan segala upaya untuk memastikan keamanan dan kelayakan panggung. Mata Elang Productions menyatakan, bahwa mereka telah bekerja dengan profesionalisme tinggi sesuai standar keselamatan yang ditetapkan.

Melalui unggahan di Instagram, Mata Elang menegaskan komitmen mereka.

“Untuk konser ini, kami telah menyelesaikan persiapan panggung sejak tanggal 6 november 2024, bahkan mendapatkan structural safety certificate khusus untuk event ini dari certified structural engineer yang berpengalaman menangani event-event besar berskala internasional di Indonesia, yang menyatakan bahwa panggung tersebut aman untuk digunakan. Terlepas dari itu, pihak Tour Dua Lipa tetap merasa bahwa apa yang sudah kami kerjakan tidak memuaskan standar mereka.” Tulis Instagram @mataelangproductions.

Walau demikian, Mata Elang Productions tetap menghormati keputusan ini dan meminta maaf atas ketidaknyamanan para penggemar dan pihak terkait. Tim penyedia panggung ini juga akan selalu berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik dalam kesempatan mendatang.

Selain Mata Elang Productions, promotor konser TEM Presents dan PK Entertainment juga meminta maaf kepada semua penggemar yang telah menantikan pertunjukan Dua Lipa di Jakarta. Pihak promotor mengumumkan, semua pemegang tiket konser Dua Lipa Radical Optimism Tour di Jakarta berhak atas pengembalian dana (refund). Formulir permintaan pengembalian dana akan tersedia pada 11-30 November 2024. Formulir ini akan dikirim ke email yang didaftarkan saat pembelian tiket.

Wakil Ketua Umum Kadin bidang penyelenggaraan, Ria Yusnita menyayangkan terjadinya pembatalan tersebut. Menurut Ria, konser musisi internasional seperti Dua Lipa akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian.

“Penyelenggaraan konser akan berdampak pada peningkatan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja, khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Sektor UMKM pun akan merasakan dampaknya dari penyelenggaraan konser ini, seperti penjualan makanan, minuman dan merchandise.” Tutur Ria.

Pembatalan mendadak seperti ini tentu menimbulkan kerugian yang tidak sedikit yang dialami berbagai pihak, mulai dari penjual makanan minuman yang sudah mempersiapkan makanan yang akan dijual, penjual merchandise yang sudah memproduksi merchandise hingga hotel yang mengalami pembatalan.

“Selain kerugian yang dialami berbagai pelaku usaha, pembatalan konser Dua Lipa karena alasan keamanan panggung ini bisa menimbulkan persepsi yang tidak baik bagi Indonesia di mata internasional, karena promotor dan vendornya dianggap tidak memiliki kualifikasi yang sesuai standar musisi internasional.” Ucap Ria.

Untuk itu Kadin mendorong pemerintah menerapkan aturan dan kebijakan yang tegas mengenai sertifikasi profesi pelaku industri penyelenggaraan.

“Jika Pemerintah serius ingin menjadikan industri event sebagai salah satu leading sector yang berkontribusi positif pada perekonomian nasional, maka harus ada standarisasi. Untuk itu sertifikasi profesi bagi seluruh pelaku industri event tidak bisa ditunda lagi. Perlu ada Peraturan Pemerintah yang mengatur tentang sertifikasi ini.” Pungkas Ria.

Febby Rastanty Resmi Menikah Dengan Kekasihnya

Febby Rastanty Resmi Menikah Dengan Kekasihnya

Kabar bahagia datang dari artis peran Febby Rastanty, akhirnya Febby Rastanty resmi menikah dengan kekasihnya Drajad Djumantara. Akad nikah Febby Rastanty dan Drajad Djumantara dilaksanakan di The Tribrata, Darmawangsa, Jakarta Selatan, pada Hari Sabtu 9 November 2024 pagi kemarin. Sedangkan resepsi diadakan pada malam harinya pukul 18.30 WIB. Dengan …