Ayu Tingting Mendapat Petisi Blacklist Setelah Keluarganya Menyambangi Rumah KD

Ayu Ting Ting dan keluarganya berambisi untuk memenjarakan seorang hater yang diketahui bernama Kartika Damayanti alias KD. Bahkan, kedua orangtua Ayu juga mendatangi rumah KD di Bojonegoro, Jawa Timur. Kasus ini pun rupanya menjadi perhatian seorang pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea. Tapi menurut pengacara 61 tahun ini, Ayu Ting Ting tidak perlu menanggapi berlebihan si haters.
“Saya bilang kalau pencemaran nama baik, kalau itu masih batas normal, lupakan,” kata Hotman Paris saat ditemui di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (2/8/2021).
Menurut Hotman Paris, seorang publik figur mendapatkan komentar negatif dari masyarakat merupakan resiko.
“Karena kita sebagai publik figur harus siap kelakuan kita dinilai dan tidak selalu positif,” ujar Hotman Paris.
Malah menurut Hotman Paris, haters jika dilaporkan justru akan semakin menjadi. Hal itu justru akan membuat nama kita menjadi semakin buruk di mata publik.
“Semakin kamu laporkan dan melakukan tindakan hukum, lama-lama nama kita semakin tercemar, sementara kalau kita diamkan hilang begitu aja,” imbuh Hotman Paris.
Hotman Paris pun mencontohkan soal kasus Shandy Aulia yang putrinya kerap dihina seorang perempuan. Hotman kemudian menyarankan untuk mengabaikan kasus tersebut, Shandy pun mengurungkan niatnya memproses haters tersebut.
“Itu juga saran saya ke Shandy Aulia (untuk mendiamkan haters), sudah lah biarin aja pasti ada sesuatu di hari orang itu (haters) nanti juga lama-lama orang jadi bosan membacanya,” kata Hotman Paris.
Menurut Hotman Paris, haters akan lelah dengan sendirinya jika tidak ditanggapi. Sebab, makin lama sudah tidak ada lagi hal buruk yang bisa dikulik.
“Kalau terlalu lama terus mengkritik, orang (haters) akan tanya lagi apa yang salah lagi dari diri kita,” ujar Hotman Paris.
Ayu Ting Ting tengah disorot usai munculnya petisi yang berisi untuk memboikot dirinya dari televisi. Petisi ini dibuat pertama kali oleh warganet bernama Putri Maharani di change.org dan telah mendapatkan lebih dari 10 ribu tanda tangan. Putri Maharani membuat petisi tersebut sejak Juni 2021. Ia menginginkan Ayu Ting Ting mundur dari layar kaca karena pelantun Sambalado itu dinilai tidak memiliki etika yang baik.
“Pada acara Pas Sore, terlihat waktu acara tersebut live di Trans7 terlihat Ayu Ting Ting menendang salah satu talent Pas Sore,” tulis keterangan petisi dari situs Change.org.
Puluhan ribu orang terpantau telah berpartisipasi untuk memberikan tanda tangan di petisi blacklist Ayu Ting Ting dari layar kaca ini. Hingga Senin 2 Agustus 2021 pagi, petisi blacklist Ayu Ting Ting telah mendapatkan 10.210 tanda tangan dan jumlahnya terus bertambah. Ribuan orang sudah mendatangani petisi tersebut juga membubuhkan alasannya. Warganet menilai pedangdut berusia 29 tahun itu tidak memiliki sopan santun hingga punya banyak skandal.
“Artis no attitude kayak gini harus diblacklist. Skandal banyak dan nggak tahu diri. Semakin diam, semakin banyak artis no attitude di Indonesia yang dengan mudah berkeliaran di stasiun TV,” kata Mika Malik.
“Bad attitude tidak menghargai orang lain, pada saat live sering memukul, menoyor kepala orang, menendang dengan kaki, bicara dan tertawa dg suara keras dan nyablak,” imbuh Fira Safira.
“Artis yang sombong tidak peduli kritikan. Keluarga artis yang pengin eksis ya Cuma keluarga ATT doang. Eksisnya sombong pula! Banyak bohongnya, waktu kena covid diem-diem saja. Sebagai public figure yang sudah bertemu banyak orang harusnya diinformasikan. Munafik, suka ‘menyodorkan’ bintang tamu wanita yang cantik ke pemain pria dengan kata ‘sikat’ ‘nah ini pas nih’,” imbuh akun Adita Lamu.