Penulis: teloletom

Nunung Dinyatakan Positif Covid-19

Nunung Dinyatakan Positif Covid-19

Komedian Nunung Srimulat saat ini dinyatakan positif virus corona atau COVID-19. Hal itu disampaikan langsung oleh Krisna Mukti kepada wartawan pada hari Senin tanggal 21 September 2020 lalu. Krisna Mukti bisa tahu kabar tentang Nunung karena asisten rumah tangga (ART) Krisna Mukti juga bekerja di …

Ari Lasso Masuk Rumah Sakit Lagi

Ari Lasso Masuk Rumah Sakit Lagi

Penyanyi Ari Lasso dilarikan ke rumah sakit lantaran kembali diserang back pain atau nyeri punggung. Kabar ini dibagikan langsung pelantun Perbedaan ini di halaman Instagramnya. Ini bukan kali pertama Ari Lasso dilarikan ke rumah sakit karena serangan low back pain. Sebelum ini, peristiwa serupa terjadi …

Ade Firman Hakim, Berpulang Karena Pandemi

Ade Firman Hakim, Berpulang Karena Pandemi

Kabar duka kembali menyelimuti dunia hiburan Tanah Air. Aktor Ade Firman Hakim meninggal dunia pada hari Senin, tanggal 14 September 2020.
Berita duka itu dibenarkan oleh manajer Ade Firman Hakim, Rully Loebies. Dia bilang, laki-laki 32 tahun tersebut meninggal dunia sore tadi. Kendati begitu, Rully Loebies belum mengungkap penyebab meninggalnya Ade Firman Hakim.

“Iya (benar meninggal) sekitar jam 17.20 tadi sore,” kata Rully Loebies saat dihubungi wartawan.

Sebelummya, kabar Ade Firman Hakim meninggal dunia diketahui dari unggahan aktris Happy Salma di Instagram. Disitu, aktris 40 tahun ini mengunggah foto Ade Firman Hakim dan menuliskan penyesalan terhadap aktor bintang film 22 Menit tersebut.

“Secepat itu.. Dan setelah engkau pergi baru terasa penyesalan mendalam. Hanya sedikit perhatian dan waktuku untukmu @adefirmanhakim,” tulis Happy Salma.

Happy Salma merasa begitu kehilangan dengan sosok Ade Firman Hakim yang ia kenal sebagai lelaki yang memiliki pandangan positif.

“Terbayang selalu wajahmu yang manis dan teduh. Komentarmu yang selalu positif dan semangat hidupmu yang tinggi. Kamu sabar dan pandai melucu,” kata Happy Salman mengenang Ade.
“Kamu ikhlas kalau digoda siapapun dan selalu tawa yang keluar sebagai balasannya. Secepat itu, semurah itu hidup ini. Karibku, terang jalanmu,” sambung Happy Salma.

Salah satu personel grup Kahitna, Mario Ginanjar, juga baru saja mendapatkan kabar duka dari teman-teman sesama penyanyi.

“Baru dapet (kabar) dari grup WhatsApp, berita duka cita lagi. Bahwa teman kita, Ade Firman meninggal dunia,” kata Mario Ginanjar.

Dikatakan Mario Ginanjar, ia merasa terkejut dengan adanya kabar duka. Kendati begitu, ia tak mengetahui perihal penyebab sakit sang aktor.
“Belum tahu, karena tadi pun baru sempet dapet kabar dukanya,” imbuh Mario Ginanjar.

Mengenal sosok Ade Firman, Mario Ginanjar mengatakan lelaki 31 tahun itu dikenal sebagai sosok yang baik. Beberapa kali mereka sempat bertemu dan bertegur sapa di acara film maupun musik.

“Selain akting, Ade Firman juga suka nyanyi di acara pernikahan. Jadi misalnya ada Kahitna, dia juga ngisi di sana,” kata penyanyi 38 tahun ini.
“Terakhir ketemu di premiere film, tapi kapannya saya lupa. Dia pun kelihatannya baik-baik aja. Ya sekali lagi, kabar ini memang mengagetkan,” jelasnya.

Maudy Koesnaedi yang mendengar berita duka tentang kepergian Ade Firman Hakim pun turut merasakan duka yang mendalam.

“Pertama kali gabung @teaterabnon saat pentas ‘Si Doel’ tahun 2010. Bakat dan usaha kerja keras mengantar @adefirmanhakim ke dunia yang dicintainya. Akting, nyanyi, dunia entertainment. Met jalan ya man, lepas sudah semua urusan yang tenang di sana. Kami mendoakan. Al fatihah,” komentar Maudy Koesnaedi.

Aktor Ade Firman Hakim diduga meninggal dunia karena virus corona atau COVID-19. Menanggapi itu, Dai Tirta selaku adik kandung Ade Firman Hakim buka suara.

“Iya, diduga COVID-19 meninggal jam 17.20 sebelum magrib. minta tolong dikabarin yang baik-baik aja ya,” ungkap Dai Tirta pada Senin 14 September 2020 kemarin.

Menurutnya, kondisi Ade Firman hakim drop sejak pekan lalu. Namun pemeran Musso di film Guru Bangsa: Tjokroaminoto itu masih aktif menggunakan ponsel.

“Minggu lalu dia udah drop parah tapi masih pegang hp, masih berusaha pegang hp, kontak teman-temannnya, saya larang,” tutur Dai Tirta.

Karena keadaannya semakin parah, pihak keluarga pun memutuskan untuk membawa Ade Firman Hakim ke rumah sakit.

“Akhirnya makin drop saya bawa ke rumah sakit, suspek COVID-19, akhirnya tadi 17.20 saya dipanggil dokter bilang udah nggak ada,” sambungnya.

Almarhum akan dimakamkan sesuai dengan protokol kesehatan COVID-19. Jenazah akan dikebumikan di TPU Tegal Alur.

“Mengikuti protokol covid sih mas, di Tegal Alur. Saya sih minta doanya, doain yang terbaik, maafin kesalahan-kesalahannya, itu aja sih,” beber Dai Tirta.

Meninggalnya Ade Firman Hakim menyisakan duka bagi keluarga dan kerabat dekat. Salah satunya datang dari Ayushita yang terpukul mendengar kabar duka tersebut.

“My dearest @adefirmanhakim, teman baik hati luar biasa,” tulis Ayushita diikuti emoji sedih di Instagram, Senin (14/9/2020).

Personal grup musik Bukan Bintang Biasa (BBB) ini memberikan ucapan selamat tinggal kepada sahabatnya itu untuk terakhir kalinya.

“Selamat jalan Ade. It breaks my heart, but I know Allah loves you more. Selamat jalan Ade,” sambung Ayushita.

Ade Firman Hakim lahir pada 20 Oktober 1988. Ini berarti, dia meninggal dunia di usianya yang baru menginjak 31 tahun. Perlu diketahui, nama Ade Firman Hakim cukup populer di dunia film layar lebar. Dia mengawali kariernya lewat ajang Abang None Jakarta pada tahun 2008.

Ade Firman Hakim pernah terlibat di beberapa film bertema nasionalis. Pertama dalam film Soekarno: Indonesia Merdeka (2013). Lalu juga dia turut ambil bagian dalam film Guru Bangsa: Tjokroaminoto. Sederet film yang sudah dibintanginya antara lain Bebek Belur, Soekarno: Indonesia Merdeka, Midnight Show, Kalam Kalam Langit hingga 22 Menit. FilmFilm Bebek Belur, menjadi film pertama yang diperankan oleh Ade Firman Hakim.

Atas kerja kerasnya, Ade Firman Hakim masuk di jajaran finalis Festival Film Indonesia. Aktingnya di film bid’ah Cinta (2017) membawa lelaki 31 tahun ini meraih nominasi Pemeran Pembantu Pria Terpuji
Selain film, Ade Firman Hakim juga terlibat di sejumlah pagelaran teater. Ia yang tergabung di Teater Koma ini menunjukkan totalitasnya. DalamDalam lakon Sie Jin Kwie di Negri Sihir, Ade Firman Hakim mengalami cidera patah kaki. Meski dengan kaki yang patah, ia tidak beristirahat dan tetap melanjutkan latihannya.

Ternyata, perjalanan karier yang dialami oleh Ade Firman Hakim tidak berjalan dengan mulus. Dia sempat mengalami kendala masalah honor. Honornya dalam mengisi sebuah acara televisi, tidak kunjung dibayar oleh pihak stasiun televisi.

“Saat syuting program travel, belum dibayar bulan Desember dan Februari,” kata Ade Firman pada April lalu.

Piet Pagau, Terindikasi Positif Corona

Piet Pagau, Terindikasi Positif Corona

Aktor senior Piet Pagau mendadak semakin menjadi sorotan publik setelah dirinya dinyatakan positif virus COVID-19. Selain itu, ternyata Piet Pagau masih memiliki ikatan keluarga dengan Raffi Ahmad. Kabar Paman Raffi Ahmad yang positif virus COVID-19 ini mencuat ke publik pada hari Senin, 7 September 2020. …

Komedian Idan Separo Meninggal Dunia

Komedian Idan Separo Meninggal Dunia

Dunia hiburan tanah air, kini sedang kembali dilanda duka. Berita duka ini muncul karena komedian tanah air Idan Separo dikabarkan meninggal dunia pada hari Rabu, 2 September 2020. Idan Separo meninggal dunia pada pukul 16.45 WIB di Rumah Sakit Mekarsari, Bekasi, Jawa Barat. Dari keterangan …

Perancang Mode Barli Asmara Dipanggil Pulang

Perancang Mode Barli Asmara Dipanggil Pulang

Barli Asmara adalah perancang mode kelahiran Bandung, 3 Maret 1978. Barli Asmara mengaku kerap ditentang oleh ayah dan ibunya perihal keinginannya untuk menjadi praktisi fashion. Orang tuanya hanya berpikir, ‘Mau hidup seperti apa kamu kalau jadi desainer?!’
Barli adalah bungsu dari tiga bersaudara. Kandungan ibunya baru menginjak 7 bulan saat dia terlahir di Kota Kembang dengan bobot hanya 1,5 kilogram. Namun, sejak bayi, Barli telah menunjukkan pertanda sebagai seorang anak yang tidak mudah menyerah.
“Waktu lahir, saya harus diinkubator karena prematur. Saking kurusnya saya, sampai-sampfasarga sering khawatir. Ibu dan nenek saya sangat mencintai saya, sehingga saya lebih dekat dengan mereka ketimbang ayah saya,” tuturnya kepada Bisnis.
Pria berkacamata itu ingat bahwa sewaktu kecil ayahnya lebih menginginkan dia menjadi pembalap atau tentara, maupun profesi lain yang menonjolkan maskulinitas. Padahal, hati kecil Barli ingin sekali berkecimpung di dunia fashion.
Apalagi, dia terinspirasi dari neneknya yang merupakan seorang perias pengantin Sunda dan memiliki sekolah kepribadian, serta aktif dalam berbagai organisasi kewanitaan. Bisa dibilang, Barli terlahir di tengah keluarga yang berkelimpahan secara materi.
Namun, segala fasilitas yang dibawanya sejak lahir tidak lantas membuat jalan karier Barli mulus. Justru, dia harus memulai dari titik nol untuk membuktikan pada kedua orangtuanya bahwa menjadi perancang mode adalah pilihan hidup yang tepat untuknya.
Satu-satunya yang mendorong determinasi Barli adalah keinginan untuk mengubah pola pikir orang tuanya tentang industri fashion. Dari sana, dia lantas ikut pendidikan desain interior pada 1996—1998, dilanjutkan dengan studi komunikasi bisnis pada 1998.
Tujuannya adalah untuk membuktikan bahwa bisnis fashion yang dikelola dengan ilmu yang baik bisa memberi keuntungan material bagi dirinya, serta manfaat bagi banyak orang. Uniknya, Barli sama sekali tidak pernah mengambil studi di sekolah fashion selama hidupnya.
Sejak debutnya di lintasan runway JFW 2008 itu, nama Barli kian melejit. Berbagai undangan dan tawaran showtunggal berdatangan. Beraneka penghargaan bergengsi di dunia fesyen nasional dan internasional pun terus menghujaninya.
Namun, lagi-lagi, langkahnya terhenti ketika pada 2010 Barli didiagnosis dengan penyakit kronis yang enggan dia jabarkan lebih jauh. Absen selama dua tahun karena sakit parah, Barli tidak ingin langkahnya terhenti begitu saja karena deritanya.
“Saya terinspirasi oleh [desainer] Karl Lagerfeld. Meski usianya sudah 83 tahun, dia masih punya banyak ide dan mampu menjadi konseptor kreatif untuk rumah mode seperti Chanel atau Fendi. Kebayang enggak sih? Dia berprinsip sebelum diberhentikan, jangan pernah putus dan menghentikan sebuah cerita,” ucap Barli.
Setelah lama berkecimpung di jagat fashion, akhirnya Barli menggapai satu lagi impiannya; yaitu menerbitkan buku perjalanan kariernya. Buku berjudul Lima Belas Warsa Barli Asmara: Di Antara Gemerlap Ornamentasi itu terbit pada Desember 2016.
Dari buku itu, Barli masih ingin meneruskannya dengan berbagi ilmu bersama siswa-siswi SMK dan perguruan tinggi. Dia berencana menggelar roadshow untuk mendukung generasi muda yang ingin menjadi sukses di dunia fashion seperti dirinya.
Bagi para pemuda yang ingin terjun ke dunia fashion dan mengikuti jejaknya, Barli punya beberapa pesan. Menurutnya, tidak ada hal yang tidak mungkin dicapai selama kita tidak menyerahkan passion begitu saja dan terus mengasah determinasi.
“Bekerja keras, semangat, jangan andalkan idealisme untuk diri sendiri, tidak boleh egois, harus berbagi, raihlah mimpi, dan ucapkanlah dengan hal-hal positif supaya kebaikan bisa kembali kepada diri kita sendiri,” begitu nasehatnya.
Namun, kini dunia fashion sedang dirundung duka atas kepulangan Barli Asmara. Barli Asmara meninggal dunia pada Kamis, 27 Agustus 2020. Dari pesan singkat yang beredar di kalangan wartawan, Barli menghembuskan napas terakhirnya di Bali pukul 15.00 WITA. Beberapa waktu lalu, Barli memang memutuskan untuk pindah ke Pulau Dewata.

Beredar kabar yang mengatakan kepergiaan Barli Asmara karena penyakit paru-paru. Desainer berbakat Indonesia itu bahkan sempat menjalani perawatan di ICU. Berikut penjelasannya.
Kepergiaan Barli Asmara mengejutkan banyak pihak, terutama di kalangan selebriti. Pasalnya, Barli dikenal sangat dekat dengan beberapa artis dan kerap melakukan kerjasama. Selama ini, Barli Asmara selalu bugar dan tidak terlihat sakit.
Dari awal masa pandemi hingga 3 hari sebelum wafat, Barli Asmara bahkan masih aktif membagikan hasil rancangannya di akun Instagram. Dia baru-baru ini meluncurkan karya terbaru dengan menggandeng beberapa selebgram Indonesia, seperti Dwi Handayani, Vira Tandia hingga Jovi Adhiguna dalam kolaborasinya.
Rekan desainer, Ria Miranda mendapat kabar dari keluarganya yang mengatakan Barli meninggal karena mengidap penyakit di bagian paru-parunya. Tapi sayangnya, dia juga tidak mendapat informasi lebih jelas terkait hal itu.
Lebih lanjut, Ria Miranda mendapat kabar kalau Barli Asmara sempat masuk ke ruang Intensive Care Unit (ICU) di salah satu rumah sakit di Bali sebelum akhirnya meninggal dunia.
“Tapi emang udah di ICU di sananya di rumah sakit di Bali karena udah pindah kan,” sambung Ria Miranda.
Selama ini Ria Miranda tidak mengetahui kondisi Barli Asmara karena mereka juga sudah lama tidak bertemu lantaran pandemi COVID-19. Saat upacara perpisahan Barli pada Juli lalu, Ria hanya mengetahui dari media sosial.
“Enggak, enggak atau aku enggak tahu (kalau sakit). Karena ya udah enam bulan COVID ini enggak ketemu langsung, paling komunikasi chat atau lewat Instagram aja,” lanjutnya.
Ria pun mengenang sosok Barli Asmara sebagai sosok yang ramah dan tidak pelit dalam berbagi pengalaman. Barli juga sering meluangkan waktunya untuk hadir dalam show desainer lainnya.

“Beliau tuh sosok yang humble, udah senior kan itungannya tapi selalu bisa jadi temen buat kita. Jadi kaya mentor juga, sering diskusi soal fashion juga karena udah berpengalaman kan dia. Yang paling berkesan sih beliau selalu menyempatkan hadir ke acara-acara kita, enggak hanya ke aku ya. Jadi kita pasti kehilangan banget lah sosoknya,” tandas Ria Miranda.

Perancang busana, Dian Pelangi, sempat bertemu dengan Barlie Asmara untuk terakhir kalinya sebelum menghembuskan napas terakhir pada Kamis, 27 Agustus 2020. Pertemuan itu berlangsung pertengahan Juli lalu.

“Terakhir ketemu 14 Juli 2020. Waktu itu dia emang udah farewell mau ke Bali. Jadi saya memang sehari sebelum dia berangkat, dia ajakin makan-makan di rumahnya,” kata Dian ketika dihubungi, Kamis 27 Agustus 2020.

Dalam pertemuan itu, Dian mengaku diberikan wejangan terakhir oleh seniornya itu. Dian diminta agar menjaga diri dan kesehatan serta menjaga komunikasi dengannya.

“Dia kasih pesan jaga diri, jaga silaturahmi,” terang Dian.

Dian tak merasakan firasat apapun ketika bersua untuk terakhir kalinya bersama Barlie. Dia hanya merasa sedikit heran mengapa Barli pindah ke pulau Dewata dalam tempo lebih cepat dari yang dijadwalkan.

“Saya kaget banget dia mau pindah ke Bali. Setau saya dia kapan gitu mau pindahnya. enggak tahunya dalam waktu dekat. Jadi ya sudah, saya sempetin ke sana ketemu, ngobrol-ngobrol sebentar, kemudian saya pamit pulang,” ucap Dian.

Dian menuturkan, Barlie pindah ke Bali satu hari setelah pertemuan terakhir mereka malam itu. Selama di Bali, Dian mengaku sempat mendapat kabar jika Barli sakit. Dia bahkan sampai dilarikan ke rumah sakit karena penyakitnya itu.

Namun Dian tak mengetahui apa penyakit yang sedang diderita Barli. Dian tak sempat mencari tahu lantaran tengah disibukkan dengan persiapan melahirkan.

  1. Lebih lanjut, Dian mengaku sangat kehilangan sosok Barli. Dian berharap agar keluarga Barli diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menerima kabar duka tersebut.
Rahma Azhari Melahirkan Putri Kedua

Rahma Azhari Melahirkan Putri Kedua

Rahma Syahidah Azhari atau Rahma Azhari lahir di Jakarta, 17 September 1981 adalah seorang model dan bintang sinetron. Ia adalah salah satu dari delapan saudara ‘keluarga selebritis’ Azhari, yang selama ini diketahui penuh sensasi dan kontroversi. Saudara-saudaranya yang terkenal sebagai selebritas adalah Ayu Azhari, Sarah …

Desainer Oscar Lawalata, Mengaku Transgender

Desainer Oscar Lawalata, Mengaku Transgender

Aktris senior Reggy Lawalata mengungkap sebuah kabar yang mengejutkan. Dalam channel YouTube miliknya, Reggy menyebut putranya, Oscar Lawalata, kini menjadi seorang transgender. Dikatakan Reggy, keputusan Oscar untuk menjadi wanita tidak mudah diterima oleh keluarga. Syok dan kaget dirasakan Reggy Lawalata saat Oscar bicara langsung kepadanya …

Anji Diperiksa Polisi Terkait Video Wawancara Hadi Pranoto

Anji Diperiksa Polisi Terkait Video Wawancara Hadi Pranoto

Setelah sempat meminta maaf secara tertulis melalui media sosial, penyanyi Anji kembali angkat bicara dengan rekaman video. Anji menyampaikan klarifikasi atas videonya yang mewawancarai Hadi Pranoto dan menimbulkan polemik di antara masyarakat Indonesia.

Anji menjelaskan pada 29 Juli 2020 dia berkunjung ke Pulau Tegal Mas, Lampung, untuk melihat lahannya di sana. Anji datang ke suatu acara yang juga dihadiri oleh Hadi Pranoto. Seusai makan siang, Anji mengaku melihat Hadi Pranoto diwawancarai oleh beberapa media, salah satunya Lampung Post.
“Yang mewawancarainya langsung pemimpin redaksinya. Hasil wawancara itu pun terbit pada hari itu juga dan juga di sana disebutkan Bapak Hadi Pranoto dengan sebutan prof. Selain itu, semua orang yang ada di sana juga menyebut Bapak Hadi Pranoto dengan sebutan prof,” jelas Anji dikutip dari kanal YouTube Dunia Manji, Kamis (6/8/2020).
Anji mengaku tertarik akan materi perbincangan saat Hadi Pranoto diwawancarai. Lalu Anji mulai mencari berita tentang Bapak Hadi Pranoto di Google dan menemukan sebelumnya sudah ada pemberitaan tentang Hadi Pranoto dan juga temuannya di media-media sejak bulan April 2020.
“Saya melihat harapan, lalu saya meminta sesi wawancara dengan dia untuk membicarakan perihal ini. Wawancara pun dilakukan pada malam hari itu sekitar jam 22.00,” ujar Anji.
Video wawancaranya dengan Hadi diunggah ke YouTube pada 31 Juli 2020. Anji menyatakan, saat berbincang dengan Hadi Pranoto, ia hanya bertindak sebagai pewawancara. Kata suami Wina Natalia, klaim istilah obat bukan disebutkan oleh dirinya.
“Saya juga tidak menyatakan bahwa herbal yang disebutkan adalah obat, tetapi itu adalah pernyataan dari Bapak Hadi Pranoto sendiri,” kata Anji.

Kredibiltas Hadi Pranoto juga ikut dipertanyakan oleh Anji saat mewawancarainya.
“Soal status dan kredibilitas Pak Hadi Pranoto yang ditanyakan oleh banyak orang, itu juga saya tanyakan dalam video tersebut di menit 4.39 dan juga 8.27,” ucap Anji.

“Prof, sebelum saya lebih jauh, mungkin juga orang-orang mempertanyakan, bagaimana profesor bisa menyimpulkan hal ini, atau tahu tentang hal ini dan juga membuat antibodi Covid-19. Di mana profesor belajar? Atau siapakah Profesor Hadi Pranoto ini sebenarnya?” tanya Anji dalam videonya yang viral itu.

Setelah videonya menjadi perdebatan publik, Anji mengaku terkejut dengan status dan pernyataan Hadi yang tidak valid. Keresahan konten video tentang ramuan herbal itu membuat Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid melaporkan Anji dan Hadi Pranoto ke Polda Metro Jaya pada 3 Agustus 2020. Bahkan, video Anji soal obat Covid-19 yang berjudul “Bisa Kembali Normal? Obat Covid 19 Sudah Ditemukan!! (Part 1)” akhirnya terpaksa harus diturunkan oleh pihak YouTube sejak 2 Agustus 2020.

Laporan itu terdaftar dengan nomor LP/4538/VIII/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ tertanda tanggal 3 Agustus 2020. Laporan itu berkaitan dengan dugaan tindak pidana menyebarkan berita bohong oleh akun channel youtube milik Anji. Dalam akunnya, Anii memuat soal kabar penemuan obat covid19 yang dinilai memicu dan menimbulkan berbagai polemik.

Polda Metro Jaya telah memanggil musisi sekaligus Youtuber Erdian Aji Prihartanto alias Anji pada Senin (10/8/2020).
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, pemeriksaan terhadap Anji berlangsung sejak pukul 10.30 WIB. Dalam pemeriksaan itu, Anji diminta klarifikasi soal konten video wawancara dengan Hadi Pranoto terkait klaim temuan obat Covid-19.

“Inti pemeriksaan sebenarnya sudah kita ketahui laporan ditanyakan maksud dan tujuannya menyebarkan melalui akunnya. Kemudian apa kegiatan pada saat itu,” ujar Yusri kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Senin.

Selain itu, kata Yusri, polisi juga mendalami sejumlah orang yang dimintai wawancara dalam konten Youtube Dunia Manji itu.
“Siapa saja yang diwawancarai nanti kita akan tambah lagi. Kemudian saudara HP (Hadi Pranoto) untuk pemeriksaan dibuatkan berita acara kepada sodara HP,” ucapnya.

Penyanyi sekaligus konten kreator, Erdian Anji Prihartanto atau biasa dikenal Anji, mengaku baru pertama kali diperiksa oleh pihak kepolisian. Setelah diperiksa hampir 10 jam, Anji mengaku lelah dan tidak mengenakan. Sang pelantun “Dia” ini berharap agar kasus yang menimpa dirinya segera selesai.
“Saya baru pertama kali dilaporkan seperti ini, baru pertama kali menjalankan pemeriksaan seperti ini. Dan saya pegal sih, belum makan malam. Semoga cepat selesailah pokoknya, karena ini buat saya enggak enak, capek,” kata Anji usai diperiksa di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (10/8/2020).

Anji mengaku mendapat 45 pertanyaan yang berkaitan dengan identitasnya serta kronologi soal wawancara dengan Hadi Pranoto.

Meski demikian, Milano Lubis, selaku kuasa hukum Anji, menyebut bahwa kliennya masih berstatus sebagai saksi terkait kasus dugaan penyebaran berita obat Covid-19.
“Jadi hari ini kita diperiksa statusnya masih sebagai saksi terkait dengan laporan dari pelapor Saudara Munannas,” ujar Milano Lubis.
Adapun Anji melalui kanal YouTube Dunia Manji mengunggah video wawancara dengan Hadi Pranoto mengenai obat antibodi Covid-19. Hadi Pranoto mengklaim sudah berhasil menemukan antibodi Covid-19 yang bisa mencegah dan menyembuhkan pasien yang telah terinfeksi. Hadi Pranoto juga mengklaim antibodi Covid-19 berbahan herbal itu telah disalurkan di wilayah Sumatera, Jawa, Bali, dan Kalimantan.

Dalam wawancara yang berlangsung sekitar 30 menit itu, Hadi juga memperkenalkan dirinya sebagai profesor sekaligus Kepala Tim Riset Formula Antibodi Covid-19
“Apalagi dia juga bilang tidak akan memperjualbelikan herbal temuannya dan juga akan memberikannya secara gratis kepada masyarakat,” tambah Anji.

Sontak namanya kemudian menjadi yang paling dicari di dunia maya saat ini lantaran gelarnya diragukan dan pernyataannya mengenai obat herbal itu dipertanyakan uji klinisnya.
Anji mengaku tak pernah berniat menyinggung dunia kedokteran maupun tenaga kesehatan (nakes). Sebagai warga Indonesia, Anji merasa ada sebuah harapan untuk melalui pandemi melihat apa yang disampaikan Hadi Pranoto.
Sejak awal pandemi Anji mengaku sudah banyak bersuara tentang keprihatinan dan dukungan terhadap tenaga kesehatan dan juga masyarakat. D

tersebut Anji tuangkan di postingan-postingan di media sosial maupun lagu.
“Saya terlibat dalam 4 lagu yang didedikasikan untuk tenaga kesehatan dan juga masyarakat Indonesia tentang bagaimana menjaga jarak, bagaimana kita menyatukan suara, dan lain-lain,” katanya.
Anji menyebutkan, ia juga terlibat dalam konser pandemi dan donasi bersama banyak musisi di dalam konser #dirumahaja.

Para Bintang Yang Diduga Illuminati

Para Bintang Yang Diduga Illuminati

Di jaman globalisasi seperti saat ini, teori Illuminati bukanlah hal yang asing lagi di telinga banyak orang. Illuminati adalah sebuah kelompok rahasia yang diyakini telah mendalangi dan mengendalikan berbagai peristiwa di dunia, melalui pemerintahan atau korporasi untuk mendirikan tatanan dunia baru. Banyak yang menduga Illuminati …