Desainer Oscar Lawalata, Mengaku Transgender

Aktris senior Reggy Lawalata mengungkap sebuah kabar yang mengejutkan. Dalam channel YouTube miliknya, Reggy menyebut putranya, Oscar Lawalata, kini menjadi seorang transgender. Dikatakan Reggy, keputusan Oscar untuk menjadi wanita tidak mudah diterima oleh keluarga. Syok dan kaget dirasakan Reggy Lawalata saat Oscar bicara langsung kepadanya soal keputusannya untuk menjadi transgender. Butuh waktu lama bagi Reggy Lawalata untuk bisa menerima kenyataan Oscar menjadi wanita. Ia pun berdiskusi dengan Rio Lawalata mengenai perubahan pada Oscar.
“Bisa menerima kondisi Oscar itu butuh waktu 5 atau 6 tahun. Saya dan Oscar bicara dari hati ke hati dan saya harus menentukan, tidak sampai di situ, saya juga bicara dengan Mario begini begini begini,” ungkap Reggy Lawalata di YouTube. Sampai pada akhirnya Reggy Lawalata memutuskan untuk bicara dengan Mario Lawalata. Reggy Lawalata pun sepakat dengan Mario untuk mendukung apapun yang diambil oleh Oscar.
“Akhirnya kita bilang apapun yang mau kamu lakukan, apapun yang buat kamu bahagia,” kata Reggy Lawalata. “Pemilihan Oscar apa pun itu, saya support karena bagaimana pun kamu adalah anak saya. Apa pun kamu i love you so much, so you can do what you want. Whatever you want. Whatever dan saya tidak peduli sama semua orang. We no comment now, we support you, that’s it,” tambah Reggy Lawalata.
Keputusan Oscar Lawakata hingga berani mengatakan secara jujur mendapat apresiasi dari Reggy. Menurut Reggy, keberanian sang buah hati untuk mengungkapkan perbedaan itu adalah satu kelebihan yang diapresiasi olehnya.
Oscar Lawalata buka suara soal pilihannya menjadi seorang transgender lewat unggahan di YouTube pada Minggu 16 Agustus 2020.
“Saya transgender! Saya tahu dari kecil saya transgender, tapi setelah saya pelajari kurang lebih lima tahun lalu siapa saya, dari situ saya tahu saya transgender,” ungkapnya dalam konten berjudul ‘Merdeka Diri!’
Oscar menuturkan bahwa perjalanannya tak mudah untuk membuat kedua orang terdekatnya, ibu dan adik, Reggy dan Mario Lawalata mengerti kondisinya. Dia tahu bahwa kedua orang terdekatnya itu memiliki pikiran yang terbuka, tapi dia juga menilai mereka masih dalam proses. Mereka tidak mengalami apa yang alami, tapi coba mengerti,” katanya.
Untuk itu, dia mengungkapkan bahwa perlu cara tersendiri untuk menjelaskan ke keluarga. Menurutnya, ia butuh mengenal dulu sudut pandang orang tersebut untuk bisa berbicara dari hati ke hati. Di samping itu, ia tak memungkiri, bahwa prosesnya untuk menyampaikan ke keluarga tak mudah. Rasa sakit hati dan kekecewaan pun ada.
“Kalau lihat harmonis perjalanannya enggak seperti itu pasti ada proses saling mengenal satu sama lain. Sakit hati dan kekecewaan ada. Mereka bilang ‘Kita terima kamu tapi masih enggak mengerti kamu itu apa.’ Saya merasa, ‘Puluhan tahun hidup bersama kok enggak ngerti juga,'” tutur Oscar.
Oleh karenanya, ia sendiri butuh mempelajari ragam gender yang ada untuk bisa menyampaikan pemahaman secara baik, khususnya untuk orang terdekatnya.
“Kita dituntut lebih smart untuk sampaikan. Pertama pelajari dulu karena gay sama transgender itu beda. Di sini di pukul rata. Mau gay, mau waria, ada lagi crossdresser itu semua beda. Jadi dunia ini manusia ragamnya banyak. Tapi kita punya stigma laki begini perempuan harus begini. Ternyata enggak, jiwa manusia itu berwarna,” katanya.
Sebelumnya, pilihan Oscar untuk mengubah jenis kelamin sebagai perempuan disampaikan oleh sang ibunda, Reggy pada 5 Agustus lalu.
“Wanita, firm,” kata Reggie saat menjawab pilihan gender Oscar.
Reggie kemudian mengungkapkan bahwa dia menerima pilian anak pertamanya menjadi perempuan sejak lima hingga enam tahun lalu.
Kala itu, ia menuturkan telah berbicara dari hati ke hati bersama Oscar serta mendukung segala pilihan yang diambil anaknya itu.
“Pilihan Oscar, apapun itu, saya support karena bagaimanapun kamu adalah anak saya, apapun kamu, I love you so much, so you can do what you want. whatever what you want, dan saya tidak peduli sama semua orang,” katanya.
Oscar Lawalata merupakan perancang busana Indonesia yang pernah menekuni sekolah mode Esmod di Jakarta. Namun, program yang seharusnya diikuti selama tiga tahun hanya dijalani separuhnya.
Oscar Lawalata menjadi sorotan belakangan. Hal ini terkait identitas seksualnya yang sempat diungkapkan oleh sang ibu, Reggy Lawalata.
Oscar Lawalata kini buka suara soal identitas dirinya tersebut. Dirinya mengaku sebagai transgender dan itu dikatakannya sudah ia rasakan sejak kecil.
Panjang lebar mengungkapkan tentang itu semua di channel YouTube The Lawalatas, berikut pengakuan Oscar Lawalata menjadi transgender:
Oscar Lawalata menyadari dirinya berbeda sejak kecil. Ia pun mendeskripsikan pribadinya sebagai sosok yang unik dan tak dapat ditebak. Termasuk dalam soal pemikiran. “Cara berpikir saya itu tidak pada umumnya. Kalau ditanya bagaimana, saya sendiri tidak tahu ya. Karena jiwa itu sudah ada di dalam situ,” kata Oscar.
Keadaannya yang berbeda sejak kecil membuat keluarga tak mudah menerima Oscar Lawalata begitu saja. Ia mengatakan, dari luar keberadaan ia dengan sang ibu bersama adiknya memang tampak harmonis.
“Perjalanannya nggak seperti itu. Ada prosesnya sampai saling mengenal satu sama lain,” ungkap Oscar Lawalata.
Ia mengalami penilaian-penilaian yang sulit diterima meski keluarganya mengaku menerima keadaan dirinya yang berbeda sebagai lelaki yang feminin.
“Mereka akhirnya selalu keluar kata, kita terima kamu. Tapi kadang kita nggak ngerti lo itu apa?” ungkap Oscar.
Meski terasa sakit didengar, sepanjang ia berusaha terbuka dengan identitasnya, Oscar Lawalata berusaha memahami bahwa segala penilaian yang dulu ia terima adalah kejujuran dari keluarganya. Bukan hal mudah bagi Oscar dapat bersama-sama dengan keluarganya sampai saat ini. Terlebih sang ibu, Reggy Lawalata mengatakan beberapa waktu lalu, ia dan Oscar sempat perang dingin karena pengakuan Oscar soal dirinya yang tak seperti lelaki kebanyakan.
“Apa sih yang akhirnya saya bisa kuat dan bisa terus berkomunikasi dengan mereka, karena saya melihat mereka cinta pada saya. Itu aja yang saya pegang,” ungkap Oscar.
Oscar Lawalata mengungkapkan manusia tak seperti makhluk hidup lainnya. Identitas manusia pun dinilainya dilihat dari proses hidup yang dijalani. Oscar Lawalata menyebut dirinya adalah seorang transgender. Hal ini ia ketahui sejak ia kecil dan kemudian diafirmasi dari pengetahuan yang ia pelajari 5 tahun lalu.
“Saya tahu dari kecil saya transgender. Tapi setelah saya memperlajari lima tahun lalu siapa saya, dari situ saya tahu saya transgender,” tuturnya.
Oscar mengatakan selama ini banyak orang menilai transgender maupun gay atau lesbian dan waria adalah sama. Ia menyebut masing-masing berbeda.
Pandangan berbeda juga dipegang oleh Oscar Lawalata soal pernikahan dan cinta. Ia menyebut menikah hanya label dan pengesahan secara formal di atas kertas dalam sebuah hubungan.
“Nikah itu kertas ya. Clear, secara harta, gono-gini, nafkah dan sebagainya jadi dia ngerasa aman. Tapi kalau untuk saya, kalau orang benar-benar cinta sama saya, saya nggak perlu amankan dia,” ungkap Oscar.
Ia pun memegang prinsip cinta murni seperti genggaman pasir di tangan.
“Buat saya, cinta itu seperti pasir. Makin kuat digenggam lama-lama pasirnya habis. Tapi kalau ditaruh di tangan, ya udah dia nggak akan ke mana-mana,” tuturnya.
Sejak dulu Oscar Lawalata senang berpakaian seperti perempuan kemanapun ia pergi. Tak sedikit yang memanggilnya dengan sapaan terhadap perempuan seperti ‘Mbak’ atau ‘Bu’.
Perihal soal sapaan yang diterimanya kala berada di tempat umum, Oscar Lawalata tak membatasi atau menginginkan dirinya disapa dengan sebutan khusus dari salah satu gender.
“Kalau tanya prefer memanggil saya apa, panggil saya nama aja, atau panggil saya Kak,” tukas Oscar Lawalata.