Aktor Lawas Johan Saimima Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari dunia seni peran di Tanah Air, Johan Saimima meninggal dunia. Kabar sang aktor senior meninggal dunia disampaikan oleh jurnalis dan pengamat film Yan Widjaya lewat akun X atau Twitter.

“RIP Johan Saimima (Jayapura 8/8/1956 – Palembang 7/4/2024) dari model, peragawan, berbekal karate jadi ikon bintang laga Inem Film.” Tulis Yan Widjaya.

Yan menambahkan

”Bermain 57 film n 16 sinetron, termasuk sbg Mr. Blek, musuh #Saras008 (1998 – 2003). Dikebumikan Minggu pkl 16.00 di TPU Puncak Sekuning, Palembang.”

Diketahui meninggal Johan karena mengidap penyakit komplikasi yang sudah diderita 1 tahun belakang ini. Terlihat juga ucapan papan bunga dari rekan-rekan alm Johan, satu persatu terpasang di halaman rumahnya.

“ Memang sudah lama tinggal di Palembang, sejak 1 januari tahun kemarin.” Ungkap Sang Istri, Johan Saimima, Beby Putri Sriwijaya.

Bebi mengatakan, almarhum memang sudah lama menderita penyakit komplikasi.

“Memang sudah sering di rawat di Rumah Sakit, Palembang, di Palembang juga sejak pertengahan Januari kemarin.” Ungkap Beby.

Lanjutnya, pada bulan Maret lalu, almarhum sering mengeluh sakit.

“Badannya tidak enak, karena sering di rawat di rumah Sakit, Johan meminta untuk di rawat di rumahnya.” Ucap Bebi sambil meneteskan air mata.

Saat ditanya soal firasat, Bebi mengatakan tidak ada hanya sebelum meninggal dunia, Johan sering kali memanggil anak bungsu laki-laki Ale.

“Namanya juga bapak, selalu ingat sama anak, pada waktu itu anak kami yang kecil pergi jalan keluar kota. Jadi saya marahi. Akhirinya Ale pulang ke rumah, dan sempat menjaga papa, pada malam Sabtu.” Ucap Beby.

Selain itu, Bebi mengatakan juga sempat memanggil 4 anak.

“Namun saat itu anak-anak sedang jalan menuju Palembang, karena saya sudah diberikan dan menyusuh anak-anak untuk pulang.” Ungkap Beby.

Pada malam Minggu, sebelum almarhum menghembuskan nafas terakhirnya Johan juga sempat meminta untuk memegang tasbih.

“Jadi saat itu dia panggil anaknya Ale, saya kira Ale ada. Ketika saya lihat tidak, baru saya masuk kamar, saat itu Johan sudah tidak ingat apa apa lagi, terus saya minta Ale mengucapkan, Ya Allah, Ya Allah, ya Allah dan terkahir Johan meminta untuk memegang tasbih, selain beberapa menit Johan meninggal dunia.” Ucap Beby.

Dimata keluarga, ditambahkan Beby, Johan merupakan papa yang menjadi panutan untuk anak-anaknya.

“Orang tegas kepada anak -anak pada pendidikan. Orang pun baik kepada tetangga, teman dan keluarga. Kami sangat kehilangan.” Ungkap Beby.

Jenazah telah di kuburkan pukul 16.00 di Puncak Sekuning, Palembang setelah sebelumnya di salatkan di masjid setempat. Sultan Palembang Darussalam, Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama RM Fauwaz Diradja SH M Kn sempat memberikan kata sambutan sebelum jenazah di kuburkan.

Menurut Sultan Palembang Darussalam, Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama RM Fauwaz Diradja SH M Kn, dirinya sempat memberikan kata sambutan sebelum jenazah di kuburkan karena keluarga Johan Saimima masih keluarga dekatnya.

“Kita juga melihat penguburannya di TPU Puncak Sekuning, alhamdulilah lancar sesuai dengan rencana khan rencananya jam 4 sore alhamdulilah hujan deras khan , memag diberikan kemudahanlah , alhamdulilah.” Ucap SMB IV.

SMB IV mengaku kalau Johan Saimima sudah lama sakit.

”Memang sudah waktunya lah, subuh-subuh saya diberitahu tante Beby kalau Johan Saimima meninggal, dikirimkan gambar juga .” Ucap SMB IV.

Apalagi menurut SMB IV , Johan Saimima dua tiga hari terakhir mengalami sesak napas, makanya anak-anak Johan Saimima datang menjenguk.

“Kita kehilangan actor yang pernah berjasa di perfilman Indonesia , karena ini adalah tokoh nasional , actor nasional hampir 89 film layar lebar yang dibintangi Johan Saimima, artinya cukup banyak filmnya dimana di akhir hayatnya dia hidupnya sederhana , tidak seglamor artis-artis lain, karena kalau karakter artis selama tua semakin meredup.” Ucap SMB IV.

Johan Saimima memulai karier lewat jalur model. Ia mulai terjun ke genre laga berbekal kemampuan karate yang dimiliki. Namanya mulai meroket di genre action lewat film Ganesha (1983), dan tampil dalam sejumlah film seperti Lutung Kasarunng (1983), Mandi dalam Lumpur (1984), Pembalasan Ratu Laut Selatan (1988), Si Buta dari Gua Hantu: Lembah Tengkorak (1990), dan masih banyak lagi.

Johan Saimima juga muncul dalam sejumlah judul sinetron kondang seperti Saur Sepuh (1992), Deru Debu (1994), Wiro Sableng (1995), dan Tutur Tinular (1997). Salah satu perannya yang ikonis di kalangan generasi milenial adalah sebagai Mister Blek, karakter antagonis dalam sinetron Saras 008.