Kondisi Tukul Arwana Terkini

Presenter Tukul Arwana saat ini masih terbaring dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON), Cawang, Jakarta Timur. Sang manajer, Rizky Kimon, memberikan kabar terbaru dari kondisi Tukul Arwana pasca operasi beberapa hari lalu.

Setelah menjalani operasi di tanggal 22 September lalu, kondisi kesehatan Tukul Arwana berangsur membaik. Ventilator alat bantu pernapasan yang dipasang sudah mulai dicabut.

“Ventilator di mulut, sudah lepas. Bahkan, beliau setelah operasi, paginya, sudah copot ventilator,” kata Kimon.

Walau sudah mulai membaik, Tukul Arwana masih belum bisa berkomunikasi dengan orang lain. Pelawak berusia 57 tahun tersebut biasanya merespons orang-orang di sekitarnya dengan tatapan mata dan sedikit gerakan tubuh.

“Komunikasi, jadi namanya orang pascaoperasi, baru beberapa hari, ini kan masih komunikasinya hanya tatap mata. Selebihnya paling ada gerakan-gerakan sedikit,” kata Kimon.

Pada kesempatan yang sama, Kimon mewakili pihak keluarga juga membantah kabar hoaks yang mengatakan bahwa Tukul Arwana sudah tiada. Pihak keluarga merasa kaget karena pemberitaan itu sempat beredar di dunia maya. Kimon memastikan, kabar tersebut adalah hoaks dan tidak perlu dibesar-besarkan.

“Ya kita kaget. Makanya pihak keluarga, diwakili saya, pengin memberikan kabar kepada teman-teman media semua kalau itu berita hoaks,” kata Kimon.

Menurut dokter Arief Rahman Kemal keadaan Tukul Arwana kian stabil usai menjalani operasi setelah tiba di RSPON.

“Kondisi pasien saat ini sadar mulai kontak responsif, kondisi beliau umumnya stabil dengan tekanan darah mulai terkontrol,” kata dokter Arief Rahman Kemal.

Dokter Arief menjelaskan, jika tindakan operasi langsung dilakukan beberapa jam setelah Tukul Arwana tiba di IGD. Alat-alat medis seperti alat bantu pernapasan dipasang usai operasi. Namun tak lama.

“Pemakaian ventilator hanya beberpaa jam pasca operasi,” jelas dokter.

Dokter lain yang juga merawat Tukul Arwana, Sardiana Salam mengatakan bahwa pihaknya menerima Tukul Arwana pertama kali dalam kondisi hipertensi. Berawal dari tekanan darah tinggi ini, Tukul Arwana mengalami pendarahan luas di bagian otak.

“Saat kami terima pasien dalam kondisi hipertensi. Terdeteksi di IGD sekitar 200-an tensinya,” ujar dokter Sardiana Salam.

“Pada saat kita lakukan pemeriksaan secara lengkap, terjadi pendarahan luas. Kemungkinan besar itu adalah suatu respons pendarahan yang spontan karena hipertensi,” tambahnya.

Tim dokter pun menyimpulkan bahwa pemilik nama lahir Tukul Riyanto ini mengalami pendarahan otak yang diakibatkan oleh hipertensi tinggi.

“Kemungkinan faktor risiko itulah yang menyebabkan terjadinya stroke. Pendarahan ini adalah hipertensi,” kata dokter Sardiana.

Menurut manajer, Rizki Kimon, Tukul Arwana memang jarang sekali melakukan pengecekan rutin perihal kesehatannya, sehingga hipertensi tersebut tidak terdeteksi hingga akhirnya kondisinya seperti saat ini.

“Kemungkinan hipertensinya ya memang tidak diketahui dan ini enggak kekontrol,” tutur dokter Sardiana.

“Riwayat tidak terderteksi inilah yang ternyata hipertensi akhirnya menyebabkan pecah pembuluh darah kemudian pendarahan,” imbuhnya.

Terkait hal itu kini Tukul Arwana masih dalam fase pemulihan, dokter pun telah memberikan obat anti hipertensi untuk mengurangi tekanan darahnya yang terlalu tinggi.

Riski menambahkan, walau sudah memberikan respon dan progres pemulihan cukup baik, Tukul belum bisa kembali ke rumah dalam waktu dekat.

“14 hari kedepan masih di rumah sakit,” ucapnya.

Riski mengakui, pria 57 tahun itu akan menjalani berbagai terapi agar bisa sembuh total dan kembali bekerja seperti sedia kala.

“Masih harus jalani terapi lain termasuk fisioterapi,” ungkapnya.

Karena masih memfokuskan diri terhadap pemulihan, Riski menyampaikan Tukul belum bisa dibesuk oleh siapa-siapa.

Untuk saat ini kenapa tidak boleh dijenguk karena ini dari dokter pun menyarankan agar beliau isturahat secara intens. Bagaimana pun kalau dijenguk pasti kan otomatis gak mungkin tidur, gak enak ada itu,” jelasnya.

Riski Kimon meminta doa kepada publik agar Tukul Arwana bisa sembuh total agar bisa kembali bekerja seperti biasanya.

“Doakan saja semoga mas Tukul cepat sehat dan bisa menghibur lagi,” ujar Riski Kimon.