Baim Wong Dilaporkan Terkait Konten Prank KDRT

Baim Wong dan istrinya, Paula Verheoven, dilaporkan ke Polres Metro Jaksel akibat konten prank laporan KDRT. Baim Wong dan Paula dipolisikan terkait laporan palsu.
“Hari ini kita melaporkan saudara Baim Wong dan Paula karena terjadi prank atau pembodohan masyarakat, sehingga kami harus bertindak untuk memperbaiki nama institusi Polri.” Ujar Direktur Sosial dan Budaya Sahabat Polisi Indonesia, Tengku Zanzabella.
Baim Wong dan Paula sendiri telah meminta maaf tentang konten prank lapor KDRT ini. Walau begitu, hal ini tidak mengurungkan niat pelapor untuk melaporkan Baim dan Paula.
“Kita akan terus lanjutkan proses hukum meskipun mereka sudah minta maaf tadi. Kena Pasal 220 KUHP ya tentang barang siapa memberitahukan atau mengadukan bahwa telah dilakukan suatu perbuatan pidana, padahal mengetahui bahwa itu tidak dilakukan, diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan.” Tutur Tengku.
Laporan Tengku Zanzabila ini telah diterima Polres Metro Jakarta Selatan dengan nomor laporan: LP/B/2386/X/2022/SPKT/POLRES METRO JAKSEL dengan Pasal 202 KUHP tentang laporan palsu. Pihak polisi juga akan segera menjadwalkan pemanggilan terhadap Baim Wong dan Paula terkait kasus video prank tersebut.
“Dari laporan tersebut, kita akan merencanakan pemanggilan terhadap terlapor.” Beber Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi.
Sebelumnya, konten Baim Wong dan istrinya, soal prank lapor KDRT ke Polsek Kebayoran Lama menuai kecaman. Baim Wong dan Paula mencabut konten videonya dan meminta maaf. Baim Wong telah datang ke Polsek Kebayoran Lama siang kemarin. Ia menyatakan minta maaf dan akan melakukan introspeksi diri atas kesalahannya ini, apalagi yang di-prank institusi Polri.
Jadi ke sini mau minta maaf, saya minta maaf Baim Wong dan istrinya, Paula Verheoven, dilaporkan ke Polres Metro Jaksel akibat konten prank laporan KDRT. Baim Wong dan Paula dipolisikan terkait laporan palsu.
“Hari ini kita melaporkan saudara Baim Wong dan Paula karena terjadi prank atau pembodohan masyarakat, sehingga kami harus bertindak untuk memperbaiki nama institusi Polri.” Ujar Direktur Sosial dan Budaya Sahabat Polisi Indonesia, Tengku Zanzabella.
Baim Wong dan Paula sendiri telah meminta maaf tentang konten prank lapor KDRT ini. Walau begitu, hal ini tidak mengurungkan niat pelapor untuk melaporkan Baim dan Paula.
“Kita akan terus lanjutkan proses hukum meskipun mereka sudah minta maaf tadi. Kena Pasal 220 KUHP ya tentang barang siapa memberitahukan atau mengadukan bahwa telah dilakukan suatu perbuatan pidana, padahal mengetahui bahwa itu tidak dilakukan, diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan.” Tutur Tengku.
Laporan Tengku Zanzabila ini telah diterima Polres Metro Jakarta Selatan dengan nomor laporan: LP/B/2386/X/2022/SPKT/POLRES METRO JAKSEL dengan Pasal 202 KUHP tentang laporan palsu. Pihak polisi juga akan segera menjadwalkan pemanggilan terhadap Baim Wong dan Paula terkait kasus video prank tersebut.
“Dari laporan tersebut, kita akan merencanakan pemanggilan terhadap terlapor.” Beber Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi.
Sebelumnya, konten Baim Wong dan istrinya, soal prank lapor KDRT ke Polsek Kebayoran Lama menuai kecaman. Baim Wong dan Paula mencabut konten videonya dan meminta maaf. Baim Wong telah datang ke Polsek Kebayoran Lama siang kemarin. Ia menyatakan minta maaf dan akan melakukan introspeksi diri atas kesalahannya ini, apalagi yang di-prank institusi Polri.
“Jadi ke sini mau minta maaf, saya minta maaf karena saya salah, introspeksi diri karena nggak boleh kita harus hargai institusi pemerintah kita, mudah-mudahan mengerti Cuma bagi menegur kita dengan caranya masing-masing.” Ujar Baim Wong.
Baim Wong menerima jika harus ditegur tas kesalahannya. Ia juga mengaku sudah diingatkan istrinya soal konten ini.
“Saya nggak apa-apa, memang harus seperti ini, jadi tolong tegur saya terus kalau saya salah, karena saya manusia pikirannya nggak kenapa-kenapa ternyata ya begini, Cuma tegur terus nggak apa-apa, biar belajar terus, istri saya juga sudah memperingatkan, cuman saya pribadi yang punya ide.” Jelas Baim.
Permintaan maaf Baim Wong dan Paula disampaikan lewat video yang diposting di Instagram @baimwong Senin kemae. Permintaan maaf Baim Wong ini setelah bersama Paula mendatangi Polsek Kebayoran Lama untuk meminta maaf kepada kepolisian. Berikut pernyataan lengkap minta maaf Baim Wong dan Paula soal prank polisi kasus KDRT.
“Assalamualaikum warohmatullahi wabarakatuh. Ehm, tadi sebenarnya video saya untuk minta maaf ke Polsek yang kita datangin. Saya minta maaf kalau melibatkan mereka.
Seharian kemarin juga saya berpikir, ehm, apa yang udah kita lakuin, dan kenapa kita post, dan kenapa kita juga melakukan semua itu. Ya, tadinya kita tidak terpikir seperti ini dan ternyata banyak sekali pihak yang dirugikan, salah satunya instansi pemerintah, kepolisian.
Ya tadinya saya mikirnya kalau memang saya kenal dengan mereka, karena mereka juga yang berjasa, ya, untuk menangkap pencuri motor di rumah saya dulu. Kita berhubungan juga, ehm, terkadang saya silaturahmi ke sana. Dikiranya dengan silaturahmi seperti itu saya bisa melakukan kemarin. Dan ternyata salah, orang akan melihatnya itu tetap institusi pemerintah, dan takutnya kita semena-mena terhadap mereka.
Akhirnya saya tahu, saya salah. Saya minta maaf secara langsung. Semoga mereka tidak disalahkan, karena salah ada di pihak saya. Di pihak kita, ya, tim juga, saya minta maaf, dan juga kepada korban-korban KDRT saya juga minta maaf, saya tidak terpikir sama sekali ke arah sana. Sebodoh itu memang saya untuk melakukan kemarin.
Dan saya juga malah terima kasih buat teman-teman yang sudah menegur saya, dengan sarannya apa pun, dengan cara apa pun, sudah terima kasih, terima kasih banget, memang harus, harus, harus selalu saya diingatkan.
Sebagai manusia, salah diingatkan, salah diingatkan, salah diingatkan. Tolong, malah saya selalu bilang, tolong bosqu ingetin saya kalau misalnya saya salah. Dan sudah dilakukan, walaupun dengan cara yang berbeda-beda, tapi malah saya bilang terima kasih, memang itu yang saya mau.
Dan buat orang yang sudah support terima kasih juga. Karena mereka, ya, mungkin, kita bisa introspeksi diri menjadi orang yang lebih baik.
Paula sebetulnya sudah mengingatkan, Cuma saya masih melakukannya, ya mungkin karena keegoisan laki-laki, ya, saya minta maaf kepada keluarga saya, saya minta maaf. Tapi kembali dari ini semua saya minta maaf, ya, terutama kepada institusi kepolisian, tidak ada niat untuk melecehkan sama sekali, dan buat korban KDRT, dan juga situasinya sih salah untuk saya melakukan itu. Salah banget.
Gak ada kata-kata lain selain minta maaf dan tolong tegur saya terus kalau memang saya salah. Tegur terus. Dan kembali saya tidak dendam dengan siapa pun. Terima kasih, terima kasih, tolong ingatkan saya terus saya, ya, saya minta maaf.” Kata Baim Wong.
karena saya salah, introspeksi diri karena nggak boleh kita harus hargai institusi pemerintah kita, mudah-mudahan mengerti cuma bagi menegur kita dengan caranya masing-masing.” Ujar Baim Wong.
Baim Wong menerima jika harus ditegur tas kesalahannya. Ia juga mengaku sudah diingatkan istrinya soal konten ini.
“Saya nggak apa-apa, memang harus seperti ini, jadi tolong tegur saya terus kalau saya salah, karena saya manusia pikirannya nggak kenapa-kenapa ternyata ya begini, cuma tegur terus nggak apa-apa, biar belajar terus, istri saya juga sudah memperingatkan, cuman saya pribadi yang punya ide.” Jelas Baim.
Permintaan maaf Baim Wong dan Paula disampaikan lewat video yang diposting di Instagram @baimwong Senin kemae. Permintaan maaf Baim Wong ini setelah bersama Paula mendatangi Polsek Kebayoran Lama untuk meminta maaf kepada kepolisian. Berikut pernyataan lengkap minta maaf Baim Wong dan Paula soal prank polisi kasus KDRT.
“Assalamualaikum warohmatullahi wabarakatuh. Ehm, tadi sebenarnya video saya untuk minta maaf ke Polsek yang kita datangin. Saya minta maaf kalau melibatkan mereka.
Seharian kemarin juga saya berpikir, ehm, apa yang udah kita lakuin, dan kenapa kita post, dan kenapa kita juga melakukan semua itu. Ya, tadinya kita tidak terpikir seperti ini dan ternyata banyak sekali pihak yang dirugikan, salah satunya instansi pemerintah, kepolisian.
Ya tadinya saya mikirnya kalau memang saya kenal dengan mereka, karena mereka juga yang berjasa, ya, untuk menangkap pencuri motor di rumah saya dulu. Kita berhubungan juga, ehm, terkadang saya silaturahmi ke sana. Dikiranya dengan silaturahmi seperti itu saya bisa melakukan kemarin. Dan ternyata salah, orang akan melihatnya itu tetap institusi pemerintah, dan takutnya kita semena-mena terhadap mereka.
Akhirnya saya tahu, saya salah. Saya minta maaf secara langsung. Semoga mereka tidak disalahkan, karena salah ada di pihak saya. Di pihak kita, ya, tim juga, saya minta maaf, dan juga kepada korban-korban KDRT saya juga minta maaf, saya tidak terpikir sama sekali ke arah sana. Sebodoh itu memang saya untuk melakukan kemarin.
Dan saya juga malah terima kasih buat teman-teman yang sudah menegur saya, dengan sarannya apa pun, dengan cara apa pun, sudah terima kasih, terima kasih banget, memang harus, harus, harus selalu saya diingatkan.
Sebagai manusia, salah diingatkan, salah diingatkan, salah diingatkan. Tolong, malah saya selalu bilang, tolong bosqu ingetin saya kalau misalnya saya salah. Dan sudah dilakukan, walaupun dengan cara yang berbeda-beda, tapi malah saya bilang terima kasih, memang itu yang saya mau.
Dan buat orang yang sudah support terima kasih juga. Karena mereka, ya, mungkin, kita bisa introspeksi diri menjadi orang yang lebih baik.
Paula sebetulnya sudah mengingatkan, cuma saya masih melakukannya, ya mungkin karena keegoisan laki-laki, ya, saya minta maaf kepada keluarga saya, saya minta maaf. Tapi kembali dari ini semua saya minta maaf, ya, terutama kepada institusi kepolisian, tidak ada niat untuk melecehkan sama sekali, dan buat korban KDRT, dan juga situasinya sih salah untuk saya melakukan itu. Salah banget.
Gak ada kata-kata lain selain minta maaf dan tolong tegur saya terus kalau memang saya salah. Tegur terus. Dan kembali saya tidak dendam dengan siapa pun. Terima kasih, terima kasih, tolong ingatkan saya terus saya, ya, saya minta maaf.” Kata Baim Wong.