Mark Sungkar Terlibat Kasus Korupsi

Artis senior Mark Sungkar, saat ini tengah tersandung kasus korupsi. Ayah Shireen dan Zaskia Sungkar ini didakwa melakukan perbuatan memperkaya diri saat menjabat Ketua umum Pengurus Pusat Federasi Triathlon Indonesia (PPFTI) periode 2015-2019 sehingga menyebabkan kerugian pada negara senilai Rp 694,9 juta.

Mark Sungkar juga didakwa dengan tuduhan membuat laporan keuangan fiktif terkait bukti belanja akomodasi dalam kegiatan pelatnas di The Cipaku Garden Hotel, Bandung, Jawa Barat. Menanggapi dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) ini, Mark Sungkar beri pembelaan diwakili kuasa hukumnya, Fahri Bachmid. Dia mengatakan bahwa kliennya telah dikriminalisasi.

“Kami ingin meluruskan yang berkembang pemberitaan ini, bahwa telah terjadi distorsi yang telah mengarah pada penggiringan opini yang berpotensi menyudutkan nama baik klien kami,” kata Fahri.

Fahri menegaskan bahwa anggaran Rp 5 miliar untuk dana pelatnas Asian Games Triathlon dari Kemenpora dipakai sesuai petunjuk teknis.

“Yaitu untuk membayar honorarium atlet, pelatih, manajer dan lainnya,” ujarnya.

Fahri justru menyebut Deputi Olahraga yang ingkar janji terkait kesepakatan pembayaran.

“Seandainya Asisten Deputi Olahraga Prestasi tidak ingkar janji/wanprestasi, maka Surat perjanjian/MOU Pasal 7 nomor 1.a yang menyatakan bahwa setelah surat perjanjian ditandatangani Pihak PPFTI akan menerima pembayaran sebesar 70 persen. Namun realisasinya, dana sengaja baru ditransfer pada hari lomba dimulai. Ini kenyataan dan faktanya,” katanya menjelaskan.

Menurut Fahmi, hal itu tanpa ada pemberitahuan terhadap Mark Sungkar. Sehingga, dia menilai kliennya telah dikriminalisasi. Fahmi Bachmid juga menilai negara seakan mempersulit pencairan dana dan proses pelaporan. Oleh karena itu, Mark Sungar harus berulang kali mengirimkan laporan.

Mark didakwa telah melanggar Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 18 Ayat (1) huruf b Undang-undang (UU) Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi subsider Pasal 3 Jo Pasal 18 Ayat (1) huruf b UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi lebih subsider Pasal 9 Jo Pasal 18 Ayat (1) huruf b Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Ditinggal suami, ternyata membuat istri Mark Sungkar , Santi Asoka Mala harus banting tulang untuk menyambung hidup. Terlihat di halaman Instagram miliknya, Santi Asoka Mala berjualan kue kering di rumahnya di kawasan Puncak, Jawa Barat.

Santi yang awalnya merupakan sekretaris Mark, saat ini berjualan kue beraneka rasa, mulai dari kue kering, red velvet, tiramisu hingga aneka eclaire. Semua kue itu dibuat Santi sendiri di dapur rumahnya. Tidak hanya kue untuk camilan, Santi juga kerap menerima pesanan untuk membuat kue pernikahan sahabatnya.

Sejak dipenjara karena kasus korupsi, aktor senior Mark Sungkar ternyata belum dijenguk oleh dua putrinya, Zaskia Sungkar dan Shiren Sungkar .Kuasa hukum Mark Sungkar, Fahri Bachmid, mengaku pihak keluarga yang sering menjenguk hanya Santi Asoka, istri Mark Sungkar.

“Istrinya besuk setiap saat. Besuk di tahanan Polda Metro Jaya memenuhi kebutuhan di dalam penjara,” kata Fahri sebelum sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat.

Walau begitu, Fahmi Bachmid sebagai pengacara tidak mau berprasangka buruk. Apalagi kondisi saat ini tengah pandemi, dan Zaskia Sungkar juga sedang dalam kondisi hamil.

“Anak-anak lewat saya (komunikasi) biasanya. Karena mungkin Zaskia lagi hamil besar dan pertimbangan khusus, jadi lewat kuasa hukum saya rasa nggak masalah,” sambungnya.

Namun mereka tetap memberi dukungan kepada sang ayah melalui tim kuasa hukumnya. Bahkan beberapa kali Zaskia dan Shireen Sungkar memberi salam kepada sang ayah.

“Keluarga memberikan support. Mereka memberikan yang terbaik lewat saya. Keluarga memberikan amanat tertentu, anak-anaknya itu sering kasih amanat ke saya sebagai kuasa hukum meminta pak Mark tabah dalam menghadapi cobaan ini, dan konsentrasi menghadapi proses hukum,” ujar Fahmi.

Tidak hanya itu, melalui kuasa hukum dua putri dari pernikahan pertamanya dengan artis Fanny Bauty itu, meminta sang ayah untuk kuat dalam menghadapi segala cobaan.

“Mereka meminta pak Mark harus dihadapi masalahnya. Pak Mark bertanggung jawab ya, dan dia orang baik. Dia tegar menghadapi cobaan ini walaupun kondisi fisik tidak memungkinkan,” katanya menyambung.