Mandala Shoji Mendapatkan Pengalaman Tidak Menyenangkan Di Hotel Bintang 4

Aktor Mandala Shoji dan istri, Maridha Deanova, menelan kerugian secara materiil dan imaterial atas insiden pengusiran paksa dari salah satu hotel mewah di Kalimantan Barat. Sebab, acara yang dihelat menjadi berantakan, imbas dari kejadian tersebut.
Padahal semula, mereka menyewa hotel itu atas nama korporasi untuk sebuah acara. Mandala Shoji dan Maridha Deanova mengaku mengalami kerugian materiil sebesar Rp6 miliar, dan imaterial Rp100 miliar.
“Kita (sewa kamar) hampir 80 sampai 100. Kami corporate, jadi seminggu sebelum acara kita sudah bayar 50 persen full. Itu all pack. Per hari ini semua sudah lunas. Kalau (kerugian) materiilnya mungkin Rp6-Rp7 Miliar. Kalau imaterial Rp100 miliar” Ujar Maridha Deanova di Kawasan Ampera, Jakarta Selatan.
Bukan tanpa alasan Mandala dan Maridha mengalami kerugian mencapai miliaran rupiah. Pasalnya, ia harus bertanggung jawab dengan para peserta acara yang juga ikut terganggu dengan adanya kejadian ini.
“Itu ada 400 orang. Tiket pesawat kan ganti lagi karena berubah. Terus kamar, harus pesan lagi. Akomodasi, transportasi, ballroom yang baru, pengisi acara baru. Banyak, detailnya banyak.” Jelas Maridha.
Mandala melanjutkan, betapa malunya ia mendapati barang pribadinya tiba-tiba dikeluarkan tanpa sepengetahuannya.
“Yang kita rasakan malu, ya maksudnya kita salah apa? Aku break sebentar mau ambil charger. Pas mau ambil, katanya udah check out, dan barang-barang pribadi saya dijemur di lobi. Malunya minta ampun.” Ungkap Mandala.
Mandala semula berharap mendapatkan kenyamanan dengan menggelar event di salah satu hotel mewah. Nyatanya, ia justru mendapat perlakukan yang tidak menyenangkan.
“Saya gelar event di situ dengan tim kan ingin mendapat kualitas terbaik. Ini bukan baik, malah buruk.” Ujar Mandala Shoji.
Denova, juga tengah menenangkan temannya yang diperlakukan sama oleh hotel tersebut. Denova yang niat ingin protes ke resepsionis justru dibuat kaget karena melihat barang-barangnya sudah di lobby hotel.
“Aku sudah kesal teman aku diusir, aku ke resepsionis mau marah. Pas ke lobby barang aku udah di luar. Ternyata lebih parah.” Ungkap Denova.
Dalam pengakuan Maridha Deanova, mereka seharusnya menginap hingga 9 Desember 2023, namun pada tanggal 8 Desember 2023, koper dan barang-barang mereka dikeluarkan tanpa pemberitahuan dari pihak hotel.
Maridha kemudian membagikan video di akun Instagram pribadinya, memperlihatkan klep penutup kopernya rusak dan tidak dapat ditutup serta dikunci. Dalam video tersebut, Maridha Deanova juga menulis pesan terbuka kepada pihak hotel, mengeluhkan tindakan yang dilakukan.
“Haiii goldentulippontianak @goldentuliphotels koper saya ini tsa lock.. kalian paksain brg sy kemasin brg saya maksain nutup koper saya dg seenaknya skrng koper sy gk bs dtutup gmna saya balik k jkt?” Tulis Maridha yang dikutip dari Instagram @denova_zaes.
Ia menanyakan tindakan tersebut bisa dianggap sebagai perusakan. Mereka juga menegaskan bahwa sebelumnya telah ada konfirmasi check-out hingga tanggal 9 dari pihak panitia kamar Mandala Shoji. Namun, tanggal 8 barang-barang mereka sudah dikeluarkan tanpa izin, koper mereka rusak dengan beberapa barang hilang.
“Ini masuk perusakan loh?? Gmna sich jelas2 d awal ditekenin sm ketua panitia kamar @mandalaabadishoji smpe tgl 9 tgl 8 kalian kluarin brg2 kami tnpa seijin kami dan koper kami rusak dan ada bbrpa brg gk ada..??” Ujar Maridha Deanova.
Pada 8 Desember 2023, Maridha Deanova juga mengunggah video keluhannya karena merasa diusir paksa dari hotel bintang 4 tersebut. Ia menilai perlakuan pihak hotel sebagai tindakan yang tidak etis dan merinci bahwa barang-barang pribadinya, termasuk underwear dan lingerie, dipegang oleh orang hotel tanpa izin.
“Kejadian sangat tidak etis di hotel gol t* Pontianak, barang2 saya dikemasin oleh pihak hotel tanpa sama sekali ijin dr saya! Pdhal itu banyak barang2 pribadi!! Underwear!! Lingerie!!” Keluh Maridha Deanova.
Geram atas perlakuan tersebut, Mandala Shoji yang sudah mencoba untuk berdialog dengan panitia acara dan pihak hotel memutuskan untuk melayangkan somasi. Tidak sendiri, beberapa peserta yang hadir dalam acara yang sama dan dapat perlakuan yang sama juga akan melayangkan somasi ke pihak hotel.
Mandala Shoji dan Denova sudah melayangkan somasi kepada pihak hotel dan menunggu itikad baik sampai 4 hari. Apabila tidak ada itikad baik dari pihak hotel, Mandala Shoji dan istri akan membawa masalah itu ke jalur hukum dengan melaporkan tindak pidana dan perdata serta menuntut kerugian Rp 100 miliar.
Mandala Shoji dan istri juga membagikan pengalaman kurang menyenangkan itu di akun Instagram pribadi mereka. Mereka mengatakan sudah mengirim pesan DM, komentar, hingga email ke hotel tersebut, tapi belum mendapat respons.