Kontroversi Podcast Deddy Corbuzier

Deddy Corbuzier kembali membuat kehebohan di jagat dunia maya. Namanya trending di Twitter, karena dia mengundang pasangan gay yakni selebgram Ragil Mahardika dan suaminya, Frederik Vollert.
Artis 45 tahun ini bertanya banyak pada Ragil dan pasangannya, termasuk mengapa mereka memutuskan menikah sebagai pasangan sesama jenis. Deddy bahkan juga bertanya apakah dirinya bisa menjadi gay pada Ragil. Walau tahu kalau pasangan sesama jenis ditentang baik agama maupun negara termasuk di Indonesia, Deddy Corbuzier mengungkapkan bahwa mereka ada di dunia nyata.
“Di sini kita lihat bahwa kenyataan di dunia ini berbeda beda.. Suka tidak suka.. Setuju atau tidak.. They are here…. @ragilmahardika.” Tulis Deddy di instagram miliknya mempromosikan video podcast dengan Ragil dan suami.
Kritik terkait konten Deddy yang mengundang pasangan gay salah satunya datang dari pendakwah Felix Siauw. Melihat Deddy Corbuzier yang sudah terang-terangan membahas gay, Felix merasa juga perlu memberi peringatan secara terbuka.
“Di zaman kemaksiatan dianggap wajar, dianggap open minded, dianggap toleran, dianggap modern, harus ada yang tetap berpijak pada prinsip yang benar dan baik.” Tulis Felix Siauw
Felix Siauw menilai, bahwa konten Ragil Mahardika dan Frederick Vollert di podcast Deddy Corbuzier sebagai kampanye negatif dan jauh dari tuntunan agama.
“Menyedihkan sekali ketika keburukan dipromosikan luas, sementara kebenaran dan kebaikan malah diejek dan dibully.” Ucap Feliz Siauw.
Deddy Corbuzier akhirnya buka suara setelah mendapat kecaman dari warganet yang dialamatkan kepadanya. Deddy dikecam karena mengundang pasangan gay, Ragil Mahardika Frederick Vollert dalam podcastnya. Deddy pun menyampaikan permohonan maaf.
“Seperti biasa ketika gaduh di sosmed, saya minta maaf. Kebetulan masih dalam suasana bulan Ramadhan.” Tulisnya di Instagram.
Deddy menegaskan bahwa dirinya tidak mendukung kegiatan LGBT, Deddy hanya membuka fakta bahwa fenomena LGBT memang nyata adanya.
“Sejak awal saya bilang tidak mendukung kegiatan LGBT. Saya hanya melihat mereka sebagai manusia. Hanya membuka fakta bahwa mereka ada di sekitar kita dan saya pribadi merasa tidak berhak men-judge mereka. Mereka menyimpang, saya paham. Dan saya tidak mendukung hal itu. Tapi fenomena itu nyata dan ada. Di sekitar kita, itu yang saya bahas.” Ujar Deddy.
Deddy juga menyertakan video saat dirinya berbincang dengan Gus Miftah, Ia mengaku akan menurunkan video yang sudah membuat gaduh tersebut.
“I’m taking down the video. But I still believe they are human. Hope they will find a better way. Sorry for all.” Pungkasnya.
Netizen yang kebanyakan belum menonton video podcastnya sudah menyerang di kolom komentar duluan. Mereka yang kontra dengan kaum LGBT, sontak langsung protes dan mengkritik tindakan Deddy Corbuzier memberikan panggung pada pasangan gay tersebut.
“Mas Deddy termasuk affiliator LGBT dan melanggar hukum gak sih?” Komentar netizen sampai menyisipkan pasal 1 UU nomor 1 tahun 1974 tentang perkawinan.
“Hanya menunggu waktu.. lu mikir ded, klo ada yg terinspirasi lu ikut bertanggungjawab.. makanya ada quote.. GREAT POWER COMES WITH BIG RESPONSIBILITY.” Komentar netizen lain.
“Memang berbeda beda om, tapi ini jelas jelas dilarang di agama om ded om ded Ya Allah.” Imbuh netizen yang lain.
“Makin kesini kok makin aneh bintang tamunya.” Celetuk Netizen Mengkritik.
Namun tidak sedikit juga yang mendukung Deddy Corbuzier, apalagi Ragil termasuk selebgram yang berprestasi dan pintar dalam bidang pendidikan.
“Keren Om Ded, sekarang makin banyak ngundang tokoh yang berprestasi, panutan, dan berkelas.” Komentar netizen.
“Makin sini makin banyak ngundang tokoh yang berprestasi, menginspirasi dan berkelas. mantep bangtt close the dooor.” Komentar yang lain.
“Kan dulu pernah di jelasin. Om Ded disini sebagai pendengar dan bersikap netral. Setuju/ngga, suka/ngga ya itu hak masyarakat aja yang menilai.” Bela yang lainnya.