Keponakan Chika Jessica Menjadi Korban Salah Pemukulan Oleh Oknum

Artis Chika Jessica geram karena keponakannya yang sedang jajan tahu bulat diseret lalu dipukuli polisi di tengah demonstrasi di Bandung. Ia mengklaim keponakannya habis pulang kerja di toko dan tidak ikut-ikutan demo.
Dijelaskan, keponakan Chika Jessica sedang diam di dekat gerobak tahu bulat. Tiba-tiba, sang keponakan diseret ke jalanan dan kepalanya dipukuli polisi. Situasi di ibu kota Jawa Barat kala itu sedang tidak kondusif.
Chika Jessica mengabarkan ini lewat Instagram Stories, dengan latar hitam polos pertanda duka. Artis kelahiran Bandung, 25 April 1988, itu membeberkan kronologi dan kondisi terkini setelah keponakannya jadi korban salah pukul aparat.
“Semalam di Bandung, keponakan saya menjadi korban pemukulan oleh polisi di Bandung, yang di mana polisinya sedang mengejar pendemo berlarian sambil memukul secara random,” Chika Jessica menjelaskan.
“Posisi keponakan saya baru pulang kerja dan sedang jajan di gerobak tahu bulat dan sedang diam. Tapi, tiba-tiba diseret dan dipukul kepalanya oleh polisi. Bahkan teman-temannya pun sudah teriak: Ini mah karyawan Pak, baru pulang kerja,” ia menyambung.
Dalam penjelasan versi Chika Jessica, teman-teman keponakannya telah mengingatkan polisi bahwa yang diseret bukan pendemo. Melainkan, pekerja yang habis pulang kerja lalu istirahat sejenak dengan jajan.
Ironisnya, teman-teman keponakan Chika Jessica ikut jadi korban. Chika Jessica menyebut teman-teman keponakannya malah dapat “hadiah” berupa hantaman pentungan polisi. Ini membuatnya miris.
“Tapi temannya malah ikut kena hantaman pentungan polisi juga. Dalam keadaan yang sedang tidak kondusif seperti ini pasti banyak juga oknum yang mengatasnamakan pendemo padahal dia perusuh. Tapi tolong pak polisi jangan salah sasaran dong,” imbau Chika Jessica.
Chika Jessica memperlihatkan kondisi keponakannya yang seorang laki-laki. Ada cedera pada bagian lututnya.
“Cedera karena diseret ke tengah jalan. Ada juga luka seret di tangan kanan, pipi kanan yang bengkak karena kena bogem dan bagian kepala yang masih benjol,” tulis Chika Jessica dalam akun Instagram Story-ya, Rabu (3/9/2025).
Chika menceritakan keponakannya sempat muntah usai berhasil selamat. Keponakannya juga sempat diajak lari ke UNISBA, tapi memilih balik ke tempatnya bekerja.
“Dia memilih kembali ke toko tempat dia bekerja, lalu pulang dengan nekat melewati kerumunan yang chaos. Sampai rumah laki-laki yang jarang nangis ini meluapkan traumanya dan nangis sampai bilang, ‘Kirain tadi sudah mau mati’,” cerita Chika.
Dalam amarahnya, Chika Jessica mengingatkan nyawa tak ada gantinya. Tak ada barang mewah yang harganya sepadan dengan nyawa dan rakyat Indonesia tidak pantas mendapat perlakuan kasar seperti ini. Apalagi keponakannya hanyalah pekerja yang ingin pulang.
“Nyawa gak bisa diganti. Kami tidak pantas mendapat perlakuan kasar seperti ini. Keponakan saya langsung trauma dan hari ini kami pihak keluarga tidak mengizinkan dia untuk bekerja karena badannya pun sak kaena diseret. Dan kepalanya pun memar di dalam,” tulisnya.
Namun kepada awak media, Chika Jessica terkesan enggan merinci kejadian yang menimpa keponakannya. Ia lebih memilih menyampaikan harapan agar Indonesia kembali pulih dan kondusif.
“Ya pokoknya aku berharap Indonesia ini cepat pulih, cepat kondusif supaya semuanya cepat serba baik-baik saja, enggak ada korban, enggak ada oknum-oknum yang mau memecahkan kita.” Ucap Chika Jessica.
Chika Jessica mengimbau masyarakat untuk bersatu dan tidak ada lagi oknum yang memecah belah sehingga tidak ada lagi korban akibat situasi yang panas.
“Yuk, kita bersatu lagi dan itu saja sih. Jangan sampai ada korban lagi, itu saja.” Ucap Chika Jessica.
Saat kembali dicecar soal kronologi kejadian menimpa keponakannya, Chika Jessica lagi-lagi menghindar. Ia tidak ingin memperpanjang masalah.
“Aku bilang enggak pengin terlalu panjang kalau masalah itu,” ujar Chika Jessica.