Ferry Irawan Sakit Parah

Aktor Ferry Irawan terpaksa istirahat dari dunia hiburan Tanah Air karena sakit. Ferry mengatakan, sakit yang dirasakannya sekarang adalah penyakit lama yang kambuh.

“Sebenarnya ini sakit lama yang kambuh lagi. Dokter bilang jangan sampai kambuh karena bisa lebih berat dari keadaan pertama,” kata Ferry Irawan, saat ditemui di kediamannya dikawasan Bekasi.

Masih lemas dan tidak bisa bicara dengan baik, Ferry Irawan pun menyerahkan pembicaraan ke adiknya. Sang adik menjelaskan, aktor 44 tahun ini mengidap dystonia, penyakit gangguan saraf otot.

“Penyakit dulu namanya dystonia. Cuma merembet ke syarat kejepit,” ujar Ari, adik Ferry Irawan.

“Dystonianya di kepala, jadi lehernya bengkak. Beda sama cancer,” kata Ari menjelaskan.

Walau tidak terlalu serius, pengobatan yang tidak tuntas saat dilakukan dulu dikhawatirkan semakin parah kini. Lantaran Ari menyebut, pembuluh darah Ferry Irawan kini kian tipis.

“Yang ditakutkan sampai ke otak belakang. Kemarin juga sempat diobatin sama alternatif. Pembuluh darah belakang sudah menipis katanya, jadi harus hati-hati kalau memang mau pegang (kepala),” imbuh Ari.

Kondisi kepala Ferry Irawan kini sudah lemah sehingga harus memakai penyangga leher. Tidak hanya itu, kedua tangannya pun kaku dan sulit bergerak.

“Tangan sudah parah, dikasih tahu syaraf kejepit di tangan ada,” ucap Ari.

Tangan kanan Ferry Irawan beberapa waktu lalu bahkan sempat tidak bisa bergerak. Hal itu merupakan efek dari dystonianya.

“Yang kanan kemarin sempat nggak bisa bergerak tuh. Saya sempat nggak tahu kan, saya pegang dan urut (tangannya) ternyata nggak boleh,” tutur Ari.

Ferry Irawan mengaku biaya yang ia butuhkan untuk menyembuhkan penyakitnya sangatlah besar. Sedangkan asuransi dan BPJS yang Ferry Irawan miliki tidak bisa digunakan untuk berobat penyakitnya. Oleh karena itu, akhirnya Ferry Irawan memilih pengobatan alternatif sebagai cara penyembuhan.

Kondisi Ferry saat ditemui wartawan memakai gips di leher dan berbicara terbata. Ferry Irawan pun mengucapkan terima kasih pada rekan, sahabat, dan keluarga yang selama ini membantu.

“Asuransi juga nggak bisa karena ada riwayat sakit. Jadi ya semua keluarga, sahabat, banyak yang bantuin (biaya pengobatan) dan support,” lanjutnya.

“Banyak yang support sahabat-sahabat, teman-temannya, alhamdulillah banyak yang support,” ujar Ari, adik Ferry menimpali.

Pengobatan alternatif pun dipilih karena beberapa pertimbangan. Apalagi, di tengah kasus Covid-19 yang melonjak saat ini, perawatan di rumah dirasa lebih aman.

“Kalau di rumah sakit pasti biaya lebih besar dan sekarang ini kasus covid makin ini ya (besar),” ujar Ferry Irawan.

Oleh karena itu saat ini Ferry Irawan memilih di rumah saja sementara. Sebab, biaya berobat sekarang lebih besar karena harus melakukan prosedur swab juga.

“Jadi saya juga tiap berobat ke rumah sakit dan alternatif, semua harus swab dulu. Prokes dijalanin,” imbuh mantan suami Anggia Novita ini.

Pasalnya, sekali berobat, Ferry Irawan harus mengeluarkan uang jutaan rupiah. Tidak bisa berbicara banyak karena sakitnya, bintang film Leak ini lantas pamit dan menyerahkan pada pihak keluarga untuk melanjutkan wawancara.

“Obatnya lumayan ya, mahal. Sekali tebus tuh kadang buat seminggu dua minggu bisa Rp 3 juta. Ya bayangin aja lagi keadaan seperti ini ya,” ucap Ferry Irawan masih terbata.

“Saya mohon pamit ya (tersengal-sengal napasnya) lanjut sama ini aja, terima kasih,” kata Ferry Irawan mengakhiri.

Kabar Ferry Irawan sakit pertama kali diberitakan oleh Ferry Ardiansyah dan Marcelino Lefrandt. Kedua sahabatnya itu pun menggalang dana untuk membantu pengobatan Ferry yang mengalami pecah pembuluh darah di kepala.