Enno Lerian Ditagih Pinjol

Penyanyi cilik Enno Lerian membagikan cerita dirinya yang harus membayar tagihan 20 pinjaman online atau pinjol dalam satu waktu. Enno Lerian tidak bisa menahan amarah dan tangisnya, saat tahu dirinya dikejar-kejar untuk membayar pinjaman online yang tidak ia lakukan.

Hal itu diketahui belum lama ini, saat Enno Lerian mencurahkan isi hatinya di media sosial tentang dirinya yang ditagih untuk membayar di 20 pinjol atau pinjaman online. Curhatan Enno Lerian soal tagihan pinjol itu pun viral, dan menjadi topik hangat perbincangan publik.

Yang membuat dirinya marah lantaran tidak hanya satu, namun ada puluhan pinjol yang mengejar-ngejar dirinya. Padahal, kenyataannya Enno Lerian mengaku tidak pernah sama sekali meminjam uang di tempat pinjaman online.

Ia pun tidak tahu mengapa dirinya harus menanggung cicilan yang tidak ia lakukan. Ibu empat anak ini meluapkan amarahnya sambil menangis di sebuah unggahan Instagram.

“Marah sampai rasanya capek banget. Marah membayangkan bukan aku yang ngutang, tapi yang harus menanggung.” Ucap Enno Lerian dikutip dari YouTube Starpro yang diunggah pada 13 Juli 2022 silam.

Pelantun lagu Si Nyamuk Nakal ini tidak menyebutkan siapa sosok yang berutang di pinjol, namun tagihannya dilimpahkan kepada dirinya. Namun, seseorang yang meminjam pinjol itu diduga merupakan anggota keluarga Enno Lerian. Enno pun mengatakan dirinya sudah tidak bisa lagi menangis untuk meluapkan kemarahannya terkait hal tersebut.

“ Allah sampai rasanya aku kok jadi orang lain karena semarah ini.” Tutur Enno Lerian.

Dalam video itu, Enno Lerian menceritakan awal mula anggota keluarganya itu bisa terlilit hutang pinjol. Enno mengatakan, bahwa saudaranya itu meminjam pinjol untuk menutupi hutang di paylatter salah satu e-commerce.

“Berawal dari satu paylater e-commerce buat belanja. Karena nggak bisa menutupi, akhirnya pinjam sama pinjol.” Ungkap Enno Lerian.

Namun, lanjut Enno, pinjaman itu ternyata dilakukan terus menerus dengan sistem gali lubang tutup lubang. Yang artinya, saudaranya itu melunasi hutang yang satu namun berhutang kepada pinjol lain. Pinjaman itu pun tagihannya semakin bengkak, lantaran bunga keterlambatan pada pinjol yang dipinjam itu sangat besar.

“Kenapa sampai besar? Karena karena adanya tunggakan. Keterlambatan satu hari saja, bunganya gede.” Ujar Enno.

Untuk bulan Juli saja, Enno Lerian mengatakan ada puluhan pinjaman online yang tengah berurusan dengan dirinya. Berutungnya tidak ada dari pihak pinjol itu yang sampai meneror dirinya atau pun keluarga.

“Untuk bulan ini, tagihannya sampai 20 pinjaman online. Itu yang legal dan ilegal.” Tutur Enno.

Lantaran tidak memiliki jalan keluar, Enno pun terpaksa menjual sejumlah barang milik saudaranya itu untuk melunasi tagihan puluhan pinjol itu.

“Kalau ada yang suka K-Pop, k-pop-an, aku mau menjual beberapa barang saudara aku. Siapa tahu ada yang suka dan mau beli.” Ujar Enno Lerian.

Meski dirinya ikut terseret dalam pinjol tersebut, Enno Lerian berjanji akan menyelesaikan masalah tersebut. Dikatakan Enno, apa yang ia curahkan ini mungkin untuk menjadi pembelajaran bagi semua orang yang melihat curhatannya. Enno pun mengaku masih tidak habis pikir, mengapa saudaranya tega melibatkan dirinya dalam pinjaman online.

“Tapi masih nggak habis pikir banget. Kenapa tega melakukan ini?” Ucap Enno.

Ia pun berharap masyarakat bisa mengambil pelajaran berharga dari masalah yang ia hadapi. Enno Lerian pun mengingatkan masyarakat untuk tidak mengambil pinjaman online.

“Nggak usah tergoda buat paylater atau pinjaman online. Apalagi sampai gali lubang tutup lubang.” Pungkas Enno Lerian.