Chappel Roan Dilarang Tampil Di Konser Tondo No Munro Di Brasil

Kabar tidak sedap datang dari penyanyi pop Chappell Roan yang dilaporkan dilarang tampil di konser Todo Mundo no Rio, Brasil, setelah muncul tuduhan bahwa ia mengirim pengawal untuk mengintimidasi seorang anak berusia 11 tahun.

Anak tersebut diketahui merupakan putri dari aktor Jude Law yang secara tidak sengaja berjalan melewati meja sarapan sang bintang saat berada di sebuah hotel di Sao Paulo.

Insiden tersebut bermula dari momen santai keluarga Jorginho yang tengah menikmati waktu bersama di São Paulo Hari Sabtu, 21 Maret 2026 lalu. Istri Jorginho bersama putri mereka, Ada Law, diketahui merupakan penggemar berat Chappell Roan yang tampil dalam festival tersebut.

Saat sedang sarapan di hotel, mereka melihat seseorang yang sangat mirip dengan sang penyanyi melintas di dekat meja mereka. Rasa penasaran pun muncul, terutama dari Ada yang ingin memastikan apakah sosok tersebut benar idolanya.

Dengan langkah perlahan dan penuh rasa ingin tahu, Ada mencoba mendekat untuk melihat lebih jelas. Tindakan itu murni didorong oleh rasa kagum seorang anak terhadap figur publik yang diidolakan.

Dugaan tersebut ternyata benar, sosok yang dilihat memang Chappell Roan. Namun, situasi yang awalnya biasa berubah menjadi tegang dalam waktu singkat.

Beberapa anggota keamanan yang mendampingi sang penyanyi tiba-tiba menghampiri meja keluarga Jorginho. Mereka disebut memberikan teguran dengan nada tinggi dan menilai tindakan tersebut sebagai bentuk pelanggaran terhadap privasi artis.

Tuduhan tersebut sontak membuat suasana menjadi tidak nyaman. Terlebih lagi, reaksi keras dari pihak keamanan berdampak langsung pada Ada yang masih anak-anak. Frello kemudian menuduh bahwa seorang anggota tim keamanan Roan berbicara “sangat agresif” kepada anak itu dan menuduhnya “tidak menghormati” dan “pelecehan” serta mengancam akan mengajukan pengaduan ke hotel.

“Putri saya sangat ketakutan dan banyak menangis.” Tulis Frello.

Melihat situasi tersebut, Jorginho merasa keberatan dengan perlakuan yang diterima keluarganya. Menurutnya, tidak ada tindakan berlebihan yang dilakukan selain rasa penasaran yang wajar dari seorang penggemar.

Melalui unggahan di media sosial, ia menyampaikan kekecewaannya terhadap respons pihak keamanan yang dinilai terlalu berlebihan dan tidak proporsional.

Setelah mendapat kecaman di media sosial, Wali Kota Rio de Janeiro bahkan ikut berkomentar, dengan mengunggah di X bahwa “Perempuan muda ini @ChappellRoan tidak akan pernah tampil di Todo Mundo no Rio.”

Chappell Roan buka suara soal tuduhan dirinya dan petugas keamanannya sangat toksik kepada anak bintang sepak bola Brasil, Jorginho Frello, saat berada di restoran hotel São Paulo.

Roan merespons tuduhan itu dengan mengunggah video di Instagram Story. Ia meminta maaf dan mengatakan bahwa petugas keamanan yang menghampiri putri Frello bukanstaf pribadinya.

“Saya hanya akan menceritakan bagian saya tentang apa yang terjadi hari ini dengan seorang ibu dan anak yang terlibat dengan seorang petugas keamanan yang bukan petugas keamanan pribadi saya. Saya bahkan tidak melihatnya. Saya bahkan tidak melihat seorang perempuan dan seorang anak. Maksud saya, saya tidak melihatnya. Tidak ada yang menghampiri saya. Tidak ada yang mengganggu saya.” Ujar Chappell Roan.

lRoan melanjutkan dengan kisah dari sudut pandangnya. Ia mengaku sedang sarapan di hotel, dan menyadari banyak orang pula yang menginap di hotel tersebut.

“Jadi, fakta seperti ada seorang petugas keamanan, saya tidak meminta petugas keamanan untuk menghampiri dan berbicara dengan ibu dan anak itu. Saya tidak melakukannya. Mereka tidak menghampiri saya. Mereka tidak melakukan apa pun. Tidak adil bagi petugas keamanan untuk berasumsi bahwa seseorang tidak memiliki niat baik padahal mereka tidak punya alasan untuk memercayainya karena tidak ada tindakan yang diambil.” Klaim Roan.

Bintang pop yang sebelumnya pernah menjadi disorot karena batasan-batasannya terkait interaksi bersama penggemar dan paparazzi baru-baru ini menekankan, bahwa ia tidak mungkin membenci penggemar, terlebih lagi anak-anak.

“Dan saya tidak membenci orang-orang yang merupakan penggemar musik saya. Saya tidak membenci anak-anak. Itu gila. Saya minta maaf kepada ibu dan anak itu karena seseorang berasumsi sesuatu, bahwa Anda akan melakukan sesuatu, dan jika Anda merasa tidak nyaman, itu membuat saya sangat sedih. Anda tidak pantas mendapatkan itu.” Tutur Roan.