Bunga Zainal Tertipu Investasi Bodong

Kasus dugaan penipuan yang membuat Bunga Zainal menanggung kerugian total sekitar Rp15 miliar memasuki episode baru saat pasutri terduga pelaku memenuhi panggilan polisi di Polda Metro Jaya. Mendengar ini, emosi istri Sukhdev Singh sempat meledak. Ia ingin menyusul ke Polda Metro Jaya untuk melabrak terlapor kasus penipuan, namun niat Bunga Zainal dicegah suami.
Beberapa jam setelahnya, ia curhat di medsos. Bunga Zainal berikrar akan memperjuangkan keadilan.
“Gue akan memperjuangkan keadilan gue pribadi sebagai korban dan juga korban-korban lainnya.” Ujar Bunga Zainal.
Bunga Zainal sadar, mengawal proses hukum dugaan penipuan bukan mudah. Namun, ia tidak akan menyerah walau harus berdarah-darah memperjuangkan keadilan dalam kasus miliaran rupiah ini.
“Kalau pun gue harus berdarah-darah jalanin prosesnya, tapi gue yakin keadilan itu masih ada dan gue yakin para penegak hukum akan menjalankan tugasnya dengan baik dan seadil-adilnya.” Cetus Bunga Zainal.
Ia percaya pasang surut kehidupan diatur Sang Khalik. Bunga Zainal berharap aksinya memolisikan dugaan penipuan ini menjadi titik terang untuk kasus yang konon terjadi sejak 2013. Korbannya pun banyak.
“Gue percaya kekuatan Tuhan lebih dari segalanya. Dengan kejadian ini pun gue sadar bahwa ini adalah rencana Tuhan untuk bisa membongkar kasus penipuan yang dari 2013 tak tersentuh.” Ucap Bunga Zainal.
Awalnya uang tersebut digelontorkan Bunga Zainal untuk bisnis. Demi berinvestasi dalam bisnis milik teman dekatnya, Bunga Zainal sampai menggadaikan tas mewah. Kini Bunga Zainal merasa seperti orang tolol karena menjadi korban penipuan investasi.
Bunga Zainal menceritakan kronologi dirinya tertipu investasi oleh dua temannya yang merupakan suami istri. Diakui Bunga Zainal, dirinya begitu percaya dengan temannya tersebut hingga tidak menyangka dirinya ternyata ditipu.
“Ya karena kan dia bilang ada kode etik berbisnis, kita paham lah kalau kita sesama teman gitu.” Ucap Bunga Zainal
Pelaku juga sering mengirimkan bukti video dan foto yang membuatnya semakin percaya dengan investasinya.
“Ada bukti video foto dia lagi ngumpulin sembako, jadi pengadaan itu ada banyak bentuknya. Ada sembako, ada tangki air, bibit tanaman.” Jelas Bunga Zainal.
Diakui Bunga Zainal, dirinya seperti orang yang berbeda saat berurusan dengan kedua pelaku tersebut.
“Jadi aku itu kayak orang aneh gitu lho, kayak orang tolol gitu lho. Aku ngerasanya kayak apa ya, aku itu selama ini kayak. Jadi kalau banyak orang nanya, ‘Mau cepat kaya banget, lo ya sampai bisnis kayak gini,’ enggak kayak gitu.” Ungkap Bunga Zainal.
Bunga Zainal merasa dirinya seperti tidak sadar berurusan dengan pelaku. Pasalnya Bunga Zainal selalu menuruti permintaan pelaku untuk menransfer uang berapapun nominalnya.
“Jadi pernah mungkin kalau ada orang yang ngalamin melalukan sesuatu di luar alam sadar. Aku itu bisa benar-benar enggak kepikiran. Kalau dia udah bilang transfer, hari itu aku udah pasti transfer. Enggak pakai nunggu, berapapun nilainya itu aku transfer.” Tutur Bunga Zainal.
Bahkan, aktris berusia 37 tahun tersebut sempat rela mencoba menggadaikan tas mewahnya demi menggelontorkan dana untuk pelaku.
“Enggak pernah ngomong tidak. Sampai aku pernah bilang aku benar-benar enggak ada uang, semua udah aku gelontorin untuk dia, aku bilang, ‘Kalau kamu enggak percaya, saya akan fotoin mutasi saya’. Terus dia (bilang), ‘Kamu coba cari pinjaman’, sampai aku pernah mencoba menggadaikan tas Hermes aku hanya untuk kasih uang ke dia.” Beber Bunga Zainal.
Soal alasannya berinvestasi dengan nominal mencapai Rp15 miliar, menurut Bunga Zainal, dirinya merasa melakukan itu tanpa sadar.
“Ya itu tadi aku bilang, aku di luar alam sadar aku.” Ucap Bunga Zainal.
Dua orang terlapor diduga kasus investasi bodong Bunga Zainal pun telah diperiksa selama 12 jam di Polda Metro Jaya. CD dan SFS yang merupakan warga Bali itu tiba di Polda Metro Jaya sekitar pukul 10.30 WIB dan selesai menjalani pemeriksaan sekitar pukul 22.00 WIB. Dalam pemeriksaan tersebut keduanya dicecar 33 pertanyaan. Kuasa hukum terlapor dengan tegas menyatakan kedua kliennya membantah telah melakukan penggelapan.
“Tidak ada penggelapan. Klien saya tidak ada (penggelapan). Ini dalam proses kita tunggu aja.” Ucap Ikhsan selaku kuasa hukum terlapor di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.
Candra sebagai terlapor juga membantah adanya penipuan dengan nilai kerugian Rp 15 Miliar.
“Jelas tentu (membantah). Nanti ditanyakan oleh penyidik ya.” Tegas Candra.
Candra juga mengaku sempat berkomunikasi dengan Bunga Zainal. Ia menyatakan saat itu istri Sukhdev Singh itu setuju untuk menyelesaikan permasalahan ini baik-baik.
“Terakhir sempat komunikasi dan berjumpa di tgl 8 Agustus 2024. Kita sudah bertemu dan coba bicara baik-baik. Karena tentunya kita mau selesaikan secara baik-baik dan tidak membawa pihak luar yang tidak terkait, terutama partner dan relasi saya.” Tutur Candra.