Artis Senior Wawan Winsar Meninggal Dunia

Duka kembali menyelimuti dunia sinema tanah air, salah satu aktor senior Wawan Wanisar meninggal dunia. Kabar duka ini disampaikan oleh Humas PARFI, Evry Joe. Evry Joe menyampaikan kepergian pemain film G 20 S/PKI ini melalui aplikasi WhatsApp kepada awak media, pada hari Senin, 29 Maret 2021 kemarin.
“Innalillahi wa innaillaihi rojiun. Telah berpulang aktor film kita Bang Wawan Wanisar,” ujar Evry.
Diungkapkan Evry, selama hidupnya, Wawan Wanisar telah banyak meraih penghargaan dari dunia perfilman.
“Selama hidup beliau mengabdi di perfilman Indonesia, dan banyak penghargaan-penghargaan yang beliau dapatkan,” lanjutnya.
Seluruh anggota PARFI ikut berduka atas meninggalnya Wawan Wanisar. Tidak lupa doa pun dipanjatkan untuk aktor pemeran Pierre Tendean ini.
“Kami dari Persatuan Artis Film Indonesia berduka cita sedalam-dalamnya atas berpulangnya almarhum Bang Wawan Wanisar. Semoga amal ibadah beliau bisa diterima, dan karya-karya beliau jadi ladang amal bagi beliau, amin,” ia mengakhiri.
Penyebab meninggalnya Wawan Wanisar hingga kini masih belum diketahui, Wawan meninggal di usia 71 tahun. Kabar duka ini menyisakan kesedihan bagi keluarga hingga rekan-rekan Wawan di dunia perfilman. Salah satunya, aktor Deddy Mizwar.
“Innalilahi wainna ilaihi rojiun..Satu lagi aktor film dan sinetron kembali ke pangkuan Illahi, hari ini 29 Maret 2021,” tulis Deddy Mizwar dalam cuitannya di Twitter sambil mengunggah foto bersama Almarhum Wawan Wanisar.
Deddy Mizwar juga mengenang kebersamaannya dengan almarhum Wawan ketika bermain bersama di film Naga Bonar pada tahun 1986. Deddy mengatakan, Wawan Wanisar merupakan sosok yang disiplin bekerja dan tidak pernah letih.
“Kawan yang sangat disiplin kerja, tidak ada kata letih, selalu siap di lapangan untuk shooting,” kata Deddy Mizwar.
Tidak lupa, Deddy Mizwar mengatakan, Wawan Manisar adalah aktor yang telah mewarnai perfilman Indonesia. Mulai dari film G30S/PKI hingga film Naga Bonar. Lanjut Deddy Mizwar, banyak penghargaan juga disebut didapat oleh Wawan Wanisar.
“Selamat jalan kawan. Semoga Allah menerima amal ibadah kawan, dan mengampuni segala kesalahannya, amin,” tulis Deddy Mizwar lagi.
Wawan Wanisar lahir di Jakarta, pada tanggal 13 Desember 1949. Wawan Wanisar di masa mudanya dipercaya untuk memerankan sosok Lettu Pierre A. Tendean. Menjadi tokoh yang tidak kalah penting dari Letjen Achmad Yani, Lettu Pierre A. Tendean merupakan pria muda yang pada saat itu menjabat sebagai perwira militer.
Selama tugasnya, dirinya juga begitu aktif dan berani. Namun, pada tanggal 30 September tahun 1965, Pierre menjadi salah satu korban tewas oleh PKI. Padahal, pada saat itu usia Pierre masih 26 tahun. Sama seperti Achmad Yani, gugurnya Pierre juga mendapatkan gelar pahlawan revolusi.
Wawan Wanisar dianggap menjadi pemeran yang cocok dalam memerankan karakter Pierre. Pada saat itu memang merupakan debutnya sebagai aktor, namun Wawan bisa membuktikan jika bakatnya tidak main-main. Wawan pun dipercaya untuk berperan dalam film lainnya yang rilis di tahun 1985.
Wawan mengawali karier aktingnya dalam film Pengkhianatan G 30 S/PKI, dan berperan sebagai Letnan Satu Pierre Tendean. Beberapa film lainnya yang berhasil dibintangi Wawan sebagai berikut: Pengkhianatan G 30 S/PKI (1982),Matahari-Matahari (1985), Naga Bonar (1987), Ayahku (1987), Suamiku Sayang (1990), Cinta dan Noda (1991), Misteri Kebun Tebu (1997), Janus: Prajurit Terakhir (2003), The Fabulous Udin (2016), Lukisan Ratu Kidul (2019), Cinta Tanpa Tapi (2021), Berhenti Di Kamu (2021).
Selain film, Wawan juga aktif di dunia sinetron dan juga FTV. Mulai dari tahun 1991 hingga 2019, terhitung sebanyak 24 judul sinetron yang berhasil diperankannya. Sementara untuk FTV, Wawan sempat terlibat dalam beberapa judul, yaitu :Aku (BUKAN) Pembawa Sial (2015), Cowok Cowok Serigala (2015), Cermin Kehidupan: Jenazah Yang Diiringi Malaikat (2016).