Galih Ginanjar Menyesal Dan Rindu Anaknya

Galih Ginanjar belum lama ini menjadi sorotan setelah mengakui bahwa dirinya masih belum dapat bertemu dengan anak kandungnya, King Faaz. Pasca bercerai dengan Fairuz A Rafiq, Galih Ginanjar mengaku masih tidak bisa bertemu empat mata dengan anaknya itu. Menyesal lantaran pernah bersikap kasar dan seolah tidak mengakui bahwa King Faaz adalah anaknya, Galih Ginanjar menangis pilu.
“Belum (ketemu) sih, sebenernya gosip-gosip di luar sana bilang kalau gue pengen merebut hak asuh, sebenernya gua gak mau, silahkan” ujarnya.
Walau begitu, Galih Ginanjar mengakui jika hak asuh anak jatuh pada Fairuz A Rafiq, tetapi jangan sampai kasih sayangnya diputus karena isu miring yang beredar.
“Kita melihat putusan pengadilan, hak asuh anak itu ada di Ibunya tapi tidak menghalangi seorang ayah menyalurkan kasih sayangnya,” ucapnya.
“Tapi banyak pemberitaan yang dipelintir gue pengen merebut hak asuh, gue cuman pengen kebebasan aja untuk bertemu,” kata Galih.
Mengakui sempat tersulut emosi, Galih Ginanjar menyebut dirinya memiliki ego yang tinggi.
“Akhirnya karena ada perselisihan dan egois guenya pada saat itu, akhirnya gue ngeluarin statement yang gak bagus buat anak gue,” ucapnya.
“Yaudah lah tes DNA aja, gue pikir kenapa sih gue susah ketemu anak gue? Itu kan anak gue, karena gue egois lah pasti itu bukan anak gue dah, yuk tes DNA,” tuturnya.
Atas ucapannya tersebut, Galih Ginanjar harus menelan pil pahit lantaran menorehkan luka pada anak kesayangannya itu.
“Jadi banyak yang gue pengen ucapkan sama permintaan maaf sama ank gue itu, karena dengan keegoisan gue dengan kebodohan gue, akhirnya gue bisa masuk (penjara), mengeluarkan kata-kata buruk,” ujarnya.
Galih berharap bahwa Fairuz A Rafiq dapat memberikan ijin padanya agar dapat bertemu dengan King Faaz. Galih mengaku akan mengunjungi sang putra bila diberi izin oleh Fairuz dan Sonny. Mantan suami Barbie Kumalasari itu mengaku akan datang sendiri bila memang diminta untuk berkunjung menemui sang putra.
“Gue untuk datang ke rumahnya aja malu, kecuali kalau mereka izinkan, kecuali ‘sok Galih datang’ pasti gue datang, dan gue pasti datang sendiri. Gue malu menghina ibu dari anak gue.”
“Semoga gue ada peluang untuk ketemu anak gue, sebenernya gue bisa dateng tapi gue gak mau kalau tanpa ada ijin, gue gak mau ngelanggar kayak kemaren deh. Gue Cuma pengen diijinin ketemu, terus bisa liburan bareng. Itu rezeki gede buat gue” turtunya.
“Buat Faaz, daddy minta maaf atas kelakuan daddy terhadap mommy, dan sampai sekarang daddy jujur belum jadi ayah yang baik buat kamu,” kata Galih Ginanjar.
Secara mengejutkan, Galih bahkan membenarkan singgungan masyarakat yang menyebutnya sebagai ayah yang tidak bertanggung jawab. Galih membenarkan selama ini dirinya tidak menafkahi sang putra tampan yang kini berada dalam dekapan Fairuz A. Rafiq dan Sonny Septian.
“Galih Ginanjar ayah yang gak bertanggung jawab, tidak pernah menafkahi,” seru Feni Rose.
Hal itu bermula saat, Feni Rose dalam program “Rumpi No Secret” bertanya apakah benar Galih seorang ayah yang tidak bertanggung jawab. Tanpa pikir panjang, Galih pun dengan cepat membenarkan pernyataan Feni Rose.
“Betul,” jawab Galih mantap.
Yang mana menurut Galih, ia akan bersama dengan Faaz bila memang dirinya ayah yang bertanggung jawab. Terlebih lagi, Galih terlalu malu untuk menemui sang putra di kediaman Fairuz dan Sonny.
“Iya, karena misalnya kalau gue bertanggung jawab ya pasti gue masih bisa sama dia dong,” terang Galih. “Karena gue juga malu gitu sekarang kenapa gue cuman bisa ngomong ke media saat ini, gue gak ada henti-hentinya meminta maaf dan berterima kasih kepada mereka.”
Galih tidak mengelak jika rasa egoisnya membuatnya kini terpisah dari sang putra. Yang mana, Galih merasa telah mengucapkan kalimat tidak pantas yang tidak seharusnya disampaikannya.
“Yang pertama ya karena keegoisan gue ya karena pada saat itu gue egois terus gue juga masih mikirin diri gue doang,” pungkas Galih. “Yang pada akhirnya terucap kata-kata yang gak boleh gue ucapkan, bukannya berusaha sungguh-sungguh malah memberikan statement yang gak bagus lah.”