Yanto Tampan Meninggal Dunia

Kabar duka kembali datang dari dunia industri sinetron Tanah Air, aktor sekaligus komedian Yanto Tampan meninggal dunia. Kabar tentang meninggalnya Yanto Tampan tersiar dari akun Instagram Mata Art Community. Dengan mengunggah foto sang aktor yang mengenakan baju muslim lengan panjang putih dan kopiah berwana senada dan tasbih, Mata Art mengumumkan kepergian bintang sinetron Para Pencari Tuhan.

“Kami keluarga besar mata Art community turut berduka cita atas wafat nya teman / sahabat / abang / guru kita Nursani atau yang lebih akrab kita panggil Yanto Tampan,” ungkap akun tersebut, terkait kabar Yanto Tampan meninggal, Jumat 26 Februari 2021.

Kemudian, akun ini juga melantunkan doa untuk almarhum. “Semoga almarhum diterima di sisiNya dan keluarga yang di tinggalkan diberi kesabaran,” akun @mata.art_ menambahkan.

“Benar Yanto Tampan meninggal dunia. (Saya dengar) hari ini, siang ini, akan dimakamkan,” ujar Evry yang saat dihubungi tengah menuju rumah duka di kawasan Bojong Gede, Bogor.

Sejumlah rekan selebritas saat ini tengah menuju rumah duka untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Yanto Tampan. Evry menyebut Yanto meninggal karena sakit dan faktor usia.

“Sudah sakit lama, beliau sakit belakangan ini. Kami cukup dekat (namun sejak pandemi Covid-19) sudah lama saya tidak bertemu muka dengan beliau,” imbuhnya.

Evry Joe mengaku kehilangan Yanto Tampan yang dianggapnya sebagai kawan lama. Yanto Tampan, dalam catatan kami, meroket bersama sinetron Para Pencari Tuhan.

Humas PB Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI), Evry Joe, menyampaikan pesan anak Yanto Tampan. Ini sekaligus mengklarifikasi dugaan almarhum terpapar Covid-19.

“Riwayat sakitnya Bang Yanto Tampan itu liver. Liver yang sirosis hati, ya. Barusan saya menelepon anaknya,” urai Evry Joe via telepon.

“Dan (almarhum Yanto Tampan) akan dikebumikan di permakaman Layur, Penggilingan, Rawamangun, siang ini. Oke, terima kasih,” Evy Joe menyambung. Sebelumnya, ia telah membantah kabar Yanto Tampan kena Covid-19.

“Bukan karena Covid-19. Saya dengar Beliau sudah lama sakit. Sempat beredar kabar ia sesak napas menyerupai serangan jantung dan koma. Tapi mesti saya konfirmasi dulu,” ujarnya.

Sempat menjalani operasi, Yanto Tampan menolak untuk  dirawat di rumah sakit pada pertengahan Februari lalu. Dua minggu sebelum meninggal dunia, ia hanya meminta pada sang istri agar tetap berada di rumah. Aktor dengan nama asli Pudjianto ini sudah ikhlas atas penyakit yang menimpa dirinya.

“Kata dia, capek mah. Kamu juga udah capek mondar-mandir,” kata Nurjanah, di TPU Penggilingan Layur, Jakarta Timur.

“Suntik sana suntik sini pasang selang kamu udah cape banget ngurusin aku Cuma itu yang di jawabin yang masih saya inget sampai sekarang,” tambah dia lagi.

Sehari setelah menolak ke rumah sakit, keadaan Yanto Tampan semakin menurun.

“Pas Seninnya anfal koma dan udah nggak bisa komunikasi,” kata ibu empat anak ini.

Mulut dan anggota tubuh Yanto Tampan yang lain sudah tidak berfungsi, dia hanya dapat menggerakan mata.

“Kalau saya tanya, papa mau makan? Masih ada gerakan mata. Tapi kalau ngomong nggak bisa,” ucapnya.

Untuk makan pun tidak seperti kebanyakan orang yang bisa makan apa saja, menunya hanya ada dua, susu dan makanan bayi.

“Makanannya makanan bayi yang diencerin dan susu,” kata Nurjanah.

“Karena liver, hati itu udah nggak berfungsi. Minum pun dibatesi hanya sebotol sedang, kebanyakan bisa membesar perutnya,” ucapnya menambahkan.

Hingga pagi tadi saat Nurjanah hendak menawarkan Yanto Tampan sarapan, kondisi sang suami kian melemah.

“Saya tanya papa mau makan? Tapi nggak ada reaksi. Pas saya deketin, napasnya mulai pelan,” kata dia.

Mencoba untuk ikhlas, Nurjanah membimbing suaminya melafazkan tahlil.

“Saya bimbing sampai terakhir pukul 07.35 diperiksa dokter di rumah, menyatakan udah nggak ada,” kata Nurjanah mengakhiri.