Audi Marissa Dan Anthony Xie Mantap Bercerai
Kasus perceraian Audi Marissa dan Anthony Xie kembali menyita perhatian publik. Pengadilan Agama menggelar sidang lanjutan yang berujung pada penetapan jadwal mediasi bagi kedua belah pihak.
Kuasa hukum Audi Marissa, Ryan Iswara, mengonfirmasi bahwa sidang kali ini belum masuk ke pock perkara, melainkan hanya menetapkan agenda mediasi yang wajib diikuti Audi dan Anthony Xie.
“Ya, ya untuk hari ini sidangnya penetapan untuk jalur mediasi di tanggal 22, mungkin untuk para pihak juga hadir di sidang mediasi di tanggal 22. Gitu ya rekan-rekan.” Ungkap Ryan Iswara saat ditemui di PN Jakarta Selatan.
Ryan menegaskan kliennya tetap berkomitmen mengikuti proses hukum sesuai aturan. Ia menyebut kehadiran dalam sidang mediasi memang bersifat wajib bagi kedua pihak yang berperkara.
“Untuk mediasi seharusnya wajib hadir. Kalau itu sih sudah kita konfirmasi sih hadir insyaallah, gitu.” Tutur Ryan.
Sidang hari ini sendiri hanya dihadiri oleh kuasa hukum dari masing-masing pihak, sementara Audi Marissa maupun Anthony Xie belum perlu turun langsung. Ryan menyebut agenda tanggal 22 mendatang akan menjadi pertemuan mediasi yang pertama kali digelar.
“Mediasi, mediasi pertama. Gitu.” Jelas Ryan.
Ryan mengungkapkan bahwa langkah hukum ini diambil setelah berbagai upaya damai gagal mempertahankan rumah tangga Audi dan Anthony. Perpisahan tempat tinggal disebut sudah berlangsung sejak tahun 2025 sebagai syarat sebelum gugatan resmi diajukan.
“Sudah, sudah upaya kekeluargaan, sudah berkomunikasi, ya perjalanannya tidak ada kecocokan untuk berjalan bersama, ya ini mungkin keputusan yang terbaik buat pasangan Ibu Audi sama Pak Anton gitu.” Papar Ryan.
Ia pun menegaskan bahwa sikap Audi Marissa untuk berpisah dari Anthony Xie sudah final dan tidak akan berubah lagi, terlepas dari bagaimana proses mediasi nanti berjalan.
“Iya udah bulat, udah bulat mau berpisah, mungkin ya ini keputusan yang terbaiklah buat masing-masing pihak, seperti itu.” Pungkas Ryan.
Kuasa hukum Anthony Xie, Rendi Rumapea, membenarkan bahwa kedua prinsipal telah menyepakati waktu pelaksanaan mediasi usai berkoordinasi dengan pihak pengadilan. Ia menyebut jadwal tersebut akan segera dikomunikasikan lebih lanjut dengan mediator yang telah ditunjuk.
“Hari ini kita, kita sudah sampaikan ya, bahwa dari prinsipal masing-masing bisa tanggal 22 September. Tinggal nanti kami komunikasikan dengan mediator yang sudah dipilih.” Ungkap Rendi Rumapea saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Berbeda dari kasus perceraian pada umumnya, harta gono-gini Audi dan Anthony rupanya tidak dibagi kepada keduanya. Rendi mengungkapkan seluruh aset yang dimiliki pasangan tersebut justru dihibahkan sepenuhnya kepada sang buah hati.
“Sepengetahuan kami semua aset dihibahkan ke anak.” Tutur Rendi.
Ia pun menegaskan kembali bahwa apa pun bentuk kekayaan yang dihasilkan Audi dan Anthony selama membina rumah tangga akan sepenuhnya menjadi hak milik anak mereka, tanpa memerinci lebih jauh detail aset yang dimaksud.
“Perkara nanti ke depannya itu urusan mereka ya, tapi sepengetahuan kami memang aset-asetnya diberikan ke anak. Mau aset seperti apapun kami tidak bisa sampaikan di sini, tapi pada intinya aset yang dimiliki, yang dihasilkan, semua diberikan ke anak.” Jelas Rendi.
Selain soal harta, hak asuh anak juga sudah lebih dulu disepakati kedua pihak sebelum gugatan resmi diajukan ke pengadilan. Rendy menegaskan keputusan tersebut diambil tanpa mempersoalkan siapa yang benar maupun salah dalam rumah tangga tersebut.
“Atas kesepakatan mereka, mau terlepas dari apapun ya, pada intinya dengan masing-masing alasan mereka, sampai akhirnya, tergugat atau di Anthony sendiri, hak asuhnya, seperti itu. Mau siapa yang benar, mau siapa yang salah, terlepas dari situ, mereka udah sepakat soal hak asuh ada di ayahnya.” Papar Rendi.
Keputusan soal hak asuh anak yang diberikan kepada Anthony bahkan memunculkan berbagai tudingan di media sosial. Sejumlah netizen menilai Audi sengaja menyerahkan hak asuh anak karena tidak ingin direpotkan dengan urusan anak. Namun, kuasa hukum Audi, Ryan Iswara, membantah anggapan tersebut.
“Enggak kok, enggak. Dia nganter sekolah, tetep dia ngasih makan anaknya, tetep bertanggung jawab sama anaknya, dengan sebagai ibu yang baik lah.” Tegas Ryan.
Sementara itu, kuasa hukum Anthony Xie, Rendi Rumapea, mengatakan keputusan soal hak asuh merupakan kesepakatan Audi dan Anthony. Ia menegaskan tidak ada pihak yang memaksakan keputusan tersebut.
“Atas kesepakatan mereka, mau terlepas dari apa pun ya, pada intinya dengan masing-masing alasan mereka, sampai akhirnya ya di tergugat atau di Anthony sendiri hak asuhnya.” Jelas Rendi.