Bedu Resmi Bercerai

Proses perceraian komedian Bedu dan Irma Kartika akhirnya mencapai babak final setelah Pengadilan Agama Jakarta Selatan menggelar pembacaan ikrar talak pada Hari Selasa, 9 Desember 2025. Kuasa hukum sang komedian, Idrus Maulana Yusuf, mengkonfirmasi bahwa seluruh rangkaian persidangan telah usai dan kesepakatan damai antara kedua belah pihak telah terpenuhi dengan baik.
“Alhamdulillah berjalan dengan lancar dan juga berjalan sesuai dengan yang diharapkan, yaitu adanya perdamaian, kesepakatan, sehingga perceraian pada hari ini yang sudah diputus, Alhamdulillah sudah selesai.” Ujar Idrus Maulana Yusuf di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.
Walau proses hukum berjalan lancar, Bedu tidak dapat menyembunyikan emosinya saat membacakan ikrar talak di ruang sidang. Bedu teringat pada kesakralan pernikahan, dan tanggung jawab besar sebagai kepala keluarga yang kini harus ia lepaskan.
“Ya, menikah itu kan tanggung jawab ya, ibadah ya. Artinya saya bertanggung jawab atas apa yang saya bawa dalam kehidupan saya. Saya menjadi pemimpin dalam rumah tangga saya. Saya menjaga anak istri saya dari panas api neraka.” Ucap Bedu.
Lebih jauh, Bedu mengkhawatirkan kehidupan mantan istrinya pasca-perpisahan. Ia berdoa sekaligus berharap sang mantan tetap berada di jalur yang benar setelah mereka tak lagi bersama.
“Nah, ketika saya bercerai, berpisah, sepertinya ada sesuatu yang bukan bebannya hilang ya, tapi artinya apakah setelah perpisahan ini mantan istri saya tetap berada di trek yang lurus? Artinya saya berharap, berdoa semoga ya dia tetap ada di dalamnya.” Ungkap Bedu.
Kekhawatiran Bedu bukan tanpa alasan. Ia mengaku sering melihat perubahan pada gaya hidup teman-temannya yang baru saja menyandang status janda. Ia khawatir apa yang dikhawatirkan itu akan berdampak pada buah hatinya.
“Karena saya melihat beberapa perpisahan teman-teman selebriti, yang wanita setelah berpisah dengan suaminya, yang tadinya di trek yang bisa dikatakan lurus, kemudian keluar dari treknya. Nah, itu yang saya khawatirkan. Karena kan dia adalah ibunya dari anak-anak saya. Saya khawatir anak-anak saya melihat itu.” Ujar Bedu.
Bedu terus memanjatkan doa agar mantan istrinya selalu dalam lindungan Tuhan dan mampu menjadi orang tua tunggal yang tangguh. Ia menyadari meskipun ikatan suami istri telah usai, tanggung jawab untuk memastikan kesejahteraan mental dan moral keluarga tetap menjadi prioritas utamanya.
“Mudah-mudahan, dalam hati saya tetap berdoa semoga ibunya anak-anak saya, ya mantan istri saya, tetap berada di jalan yang lurus. Bisa menjadi teladan yang baik buat anak-anak saya nanti. Mudah-mudahan saja Allah selalu melindunginya, gitu saja. Makanya saya gitu, saya bergetar tuh.” Ucap Bedu.
Usai menjalani sidang ikrar talak, Bedu mengungkapkan bahwa total pengeluaran rutin yang harus ia tanggung setiap bulannya hampir menyentuh angka Rp50 juta.
“Kalau ditotal-total ya hampir menyentuh angka segitu (Rp50 juta).” Ungkap Bedu.
Nominal tersebut merupakan akumulasi dari nafkah anak sebesar Rp20 juta (termasuk gaji pengasuh), biaya operasional rumah yang ditinggali mantan istri dan anak-anak, uang makan, hingga cicilan aset harta gono-gini berupa rumah dan mobil yang masih berjalan.
Walau beban tersebut tergolong berat, Bedu tidak menunjukkkan sikap mengeluh. Sebaliknya, pemilik nama asli Harabdu Tohar ini justru meluapkan rasa syukurnya. Ia merasa Tuhan selalu memberikan jalan rezeki yang cukup untuk menutup semua kewajiban tersebut.
“Alhamdulillah, Rp50 juta itu didapat dari pekerjaan. Sisanya donasi, enggak lah bercanda. Alhamdulillah Allah kasih kecukupan. Ya tipis-tipis lah selisihnya, tapi pas. Artinya enggak minus.” Ujar Bedu.
Saat ini, Bedu mengaku masih aktif bekerja sebagai host program dakwah di televisi, membuat konten YouTube, hingga mengambil pekerjaan sebagai MC.
“Masih jadi presenter ‘Jalan Dakwah’ nih, makanya nih pakai kopiah, pakai entar abis ini tinggal ganti baju doang langsung mulai syuting jam 12.00.” Papar Bedu.
Bedu meyakini, bahwa rezeki untuk anak-anak dan tanggung jawabnya akan selalu ada selama ia berusaha.
“Ya yang namanya rezeki kan kita syukurin. Apalagi semuanya cukup. Mau beli mobil uangnya cukup (buat nyicil), mau beli rumah uangnya cukup.” Pungkas Bedu.