Penyanyi Legendaris Hamdan ATT Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi dangdut legends Hamdan ATT dikabarkan meninggal dunia di Jakarta, pada Hari Selasa 1 Juli 2025 kemarin. Kabar duka ini terkonfirmasi dari salah satu anaknya, Haikal Attamami, melalui unggahan Instagram Story @hay_kal.

“Innalilahi wainna ilaihi Rojiun, telah berpulang ke Rahmatullah, Aba @realhamdan.att pada jam 12.00.” Tulis deskripsi unggahan tersebut.

Ditelusuri dari unggahan Instagram @realhamdan.att, pada akhir 2024, Hamdan dikabarkan menjalani perawatan di Rumah Sakit Kramat Jati, Jakarta. Saat itu, Hamdan mengalami pecah pembuluh darah, hingga dilakukan tindakan operasi pemasangan selang, karena adanya cairan pada otak.

Operasi selesai dilakukan, kondisi Hamdan dikabarkan mulai pulih secara berangsur. Namun, pada Selasa siang kemarin, kondisi Hamdan menurun dan menghembuskan napas terakhirnya di usia 76 tahun.

Kabar duka tersebut disampaikan oleh sang anak, Aisyah Kamaliah, melalui pesan singkat. Aisyah Kamaliah mengungkap kronologi wafatnya sang ayah pada pukul 12.00 WIB, Selasa. Aisyah mengatakan, sang ayah meninggal dalam keadaan tenang.

“Jadi ketika aku lagi di luar, aku dikabari dan diceritakan bagaimana kondisinya saat napas terakhir ayah. Katanya, ayah meninggal dalam keadaan yang benar-benar tenang. Jadi, begitu nyawanya dicabut pun cuma embusan napas, kayak lega gitu. Seperti orang tidur.” Ucap Aisyah di rumah duka di daerah Kramat Jati, Jakarta Timur.

Aisyah juga menyebut, hal itu seolah menjadi jawaban dari doanya selama ini agar sang ayah berpulang tanpa merasakan sakit yang berat.

“Aku merasa ini jawaban dari doaku. Karena aku selalu berdoa, kalau memang ayah diambil, aku minta tolong jangan dalam keadaan yang sakit banget. Seminim-minimnya rasa sakit. Mungkin ini jawaban dari doaku. Sudah waktunya ayah berpulang, dan sudah cukup waktuku berbakti. Sekarang tinggal kiriman doa saja.” Tutur Aisyah.

Hamdan ATT diketahui menjalani perawatan akibat penyakit ginjal. Kondisi ini memperburuk kesehatannya yang sebelumnya juga sempat menjalani operasi akibat pecah pembuluh darah di kepala.

“Jadi memang sekarang fokus perawatan ginjal. Kalau sebelumnya itu stroke berulang, ternyata ada masalah ginjal juga, sudah komplikasi. Kemarin jantungnya juga sempat ada pembesaran, tapi masih aman. Dokter masih izinkan rawat jalan. Kemarin kontrol ke dokter, bawa hasil lab-nya, dan masih bisa rawat jalan. Ya sudah, kita pikir aman-aman saja.” Ungkap Aisyah.

Sang Istri Istri mendiang Hamdan ATT, Hasibah, tidak kuasa menahan haru melihat sang suami telah tiada. Namun, ia mengaku ikhlas karena telah merawat sang suami selama masa sakit.

“Saya ikhlas ngerawatnya, enggak apa-apa. Tapi sekarang sudah enggak ada. Sekarang Abah sudah enggak sakit lagi.” Ujar Hasibah.

Jenazah Hamdan ATT telah dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Kampung Dukuh, Kramat Jati, Jakarta Timur. Prosesi pemakaman berlangsung pada pukul 18.30 WIB dan berjalan dengan khusyuk serta penuh suasana haru. Tampak keluarga dekat dan sejumlah pelayat hadir mengantarkan almarhum ke peristirahatan terakhirnya.

Meninggalnya Hamdan ATT pun meninggalkan banyak cerita yang belum diungkapkan ke publik, salah satunya kehidupan almarhum selama sakit. Sebelum meninggal, Hamdan ATT mengalami stroke berkelanjutan yang berkembang ke ginjal, sehingga membuat komplikasi penyakit.

Karena keluar masuk rumah sakit dan menjalani serangkaian proses penyembuhan, Hamdan ATT mengeluarkan banyak uang sampai habis-habisan. Sehingga banyak rekan musisi senior yang sering menggelar acara musik charity, untuk mengumpulkan uang donasi yang diberikan ke Hamdan ATT.

Hetty Sunjaya, salah satu pedangdut Indonesia belum lama menggelar acara donasi untuk diberikan ke Hamdan ATT yang diketahuinya, sedang mengalami kehidupan yang sulit. Ketika dikonfirmasi kepada keluarga, Haikal Attamimi, putra Hamdan ATT, membenarkan kabar tersebut.  Bahkan, kabar keluarganya yang hidup susah pun sudah terjadi sejak lama.

“Sebenarnya kalau kesulitan memang dari awal ya kesulitan.” Ucap Haikal.

Haikal mengakui keluarganya butuh banyak uang beberapa bulan sebelum Hamdan meninggal, karena sering keluar masuk rumah sakit.

“Kondisi ayah belakangan drop karena susah makan, dari situ kita effort banget jadinya buat kontrol. Yang biasa sebulan sekali, ini jadi seminggu sekali.” Ucap Haikal.

Haikal beruntung biaya rawat inap Hamdan selama di rumah sakit dibantu oleh RS Polri, sehingga keluarga merasa cukup tenang.

“Ya kemarin juga saat di RS Polri sangat baguslah untuk penanganannya, mereka banyak kasih kemudahan juga buat ayah.” Jelas Haikal.

Haikal mengakui kalau banyak orang yang membantu Hamdan, termasuk memperjuangkan hak ekonomi atau royalti, dari semua karya hitsnya di industri musik Indonesia.

“Kalau mechanical atau hak ciptanya itu sudah dibantu diurusinlah.” Ujar Haikal.

Namun yang jadi kendala, menurut Haikal, royalti performance rights Hamdan ATT yang tidak sesuai harapan saat didapati keluarga. Hingga akhirnya Haikal bergabung dengan Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI) yang dipimpin oleh Ahmad Dhani dan Piyu Padi Reborn.

“Saya gabung sama AKSI salah satunya sih. Kalo semua detil untuk mechanical semua udah diurus. Kalo untuk performing right saya mewakili ke AKSI.” Ujar Haikal.