Awkarin Menjadi Korban Penggelapan Dana

Awkarin kembali melaporkan karyawannya ke polisi. Kali ini, salah satu pegawai kepercayaannya yang bertugas sebagai admin diduga menggelapkan dana senilai total Rp400 juta.
“Mungkin, ini yang namanya sedekah hari Jumat. Admin kepercayaan gue, ternyata menggelapkan uang senilai total Rp400 juta selama ini.” Ucap Awkarin.
Dia tidak habis pikir, karena karyawan tersebut sempat menjadi saksi dari kasus serupa yang dilakukan asistennya pada tahun 2023.
“Nyangka enggak? Ya, enggak dong. Orang dia yang ikut bersaksi juga waktu asisten gue nyolong uang.” Tutur Awkarin.
Awkarin mengaku bingung dengan ulah para karyawannya. Apalagi, selama ini dia merasa selalu memperlakukan karyawannya dengan baik. Bahkan, dia berani memberikan gaji yang baik dan kompetitif.
“Tapi memang banyak orang seperti ini. Gaji belasan bahkan puluhan juta per bulan pun ternyata masih belum puas. Entah untuk apa juga uang Rp400 juta itu. Mungkin untuk beli susu anak. Tapi, susu apa yang harga Rp400 juta?” Ucap Awkarin.
Awkarin mengungkapkan, modus sang karyawan mengambil Rp400 juta darinya adalah dengan menipu brand dan perusahaan yang ingin bekerja sama dengannya. Karyawan itu memberikan nomor rekening Awkarin yang sudah lama tidak dipakai.
Dengan begitu, sang karyawan dapat dengan leluasa menarik dana dari rekening kosong tersebut. Awkarin menjelaskan, bahwa dirinya tidak pernah tahu kerja sama apa saja yang telah dibuat sang karyawan itu dengan para pengiklan.
“Teruntuk olshop-olshop yang baru-baru ini menghubungi saya dan meminta saya ngepost, saya tidak tahu ada endorsean dari kalian, dan duitnya pun enggak ke saya.” Tutur Awkarin.
Semua dana yang masuk ke rekening lamanya itu, menurut Awkarin, ditransfer ke seseorang bernama Ely Rosita yang diketahui tante si pelaku. Namun, dia juga mentransfer sedikit uang itu ke rekening perusahaan Awkarin.
Pada akhir unggahannya, Awkarin berharap, dapat selalu menjadi pribadi yang bersyukur sehingga dia bisa mendapatkan penghasilan tanpa merugikan orang lain.
“Alhamdulillah, selama ini pekerjaan gue tidak mencuri dan pekerjaan gue insyaAllah bener. Gue tidak pernah mengambil hak orang lain. Makanya Tuhan selalu kasih jalan buat gue. Semangat, rezeki gue lagi dibersihin sebelum umrah.” Ujar Awkarin.
Admin Awkarin bernama Chantika Syaumi ini akhirnya buka suara. Dia pun mengakui perbuatannya, yakni mencuri uang milik Awkarin sebesar Rp 400 juta. Pengakuan Chantika tersebut diungkapkannya melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadi Awkarin.
“Dengan ini saya mengakui dengan sejujur-jujurnya bahwa saya telah melakukan penggelapan dan pencurian selama saya menjabat sebagai admin dari 2023 sampai 2024 sekitar 300 sampai 400 juta. Saya akan bertanggung jawab secara penuh dan bersedia diproses secara hukum atas perbuatan yang telah saya lakukan.” Ujar Chantika Syaumi.
Kejadian ini bukan kali pertama Awkarin mengalami penggelapan uang oleh orang terdekatnya. Sebelumnya, ia juga pernah kehilangan uang akibat ulah asistennya. Hal ini membuat Awkarin merasa lelah dan geram, sehingga ia memutuskan, akan melaporkan permasalahan tersebut ke pihak berwajib karena tidak ingin hasil keringatnya dicuri orang lain.
“Kali ini, gue enggak akan tinggal diam. Karma pasti berjalan, tapi gue juga mau hukum berjalan. Selama ini gue selalu luluh kalau urusan mau menyeret orang ke ranah hukum. Biarlah, Tuhan yang bales. Tapi kok lama-lama capek juga ya, gue yang berkeringat, uangnya justru mengalir ke orang lain.” Tegas Awkarin.
Awkarin berharap dengan melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib, ia dapat memperoleh keadilan dan mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa depan.