Taman Pendidikan Sarwendah Dirusak

Taman Pendidikan Sarwendah di Kampung Cipetir, Desa Cicareuh, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi dirusak. Beberapa kaca jendela di bangunan yang mencakup pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini (Paud), Bimbel dan Taman Bacaan, pecah. Dilihat di akun instagram miliknya @ruben_onsu, Ruben terlihat gusar dengan aksi perusakan tersebut. Ia pun mengutarakan unek-uneknya.

“Udah 3x Taman Pendidikan Sarwendah yg terletak di Cipetir Cikidang mendapat perlakuan dari org2 yg tidak bertanggung jawab, dng cara menghancurkan kaca2 baik dgn melempar batu atau benda apapun untuk menghancurkan kaca2. Dimana pelaku menghancurkan kaca di saat anak2 sedang belajar, sedih sekali pasti anak2 belajar di situasi yg cemas krn takut di lempar Ig, semoga pelaku bisa tau betapa bahaya nya untuk anak2 yg belajar akan menimbulkan Trauma.” Tulis Ruben.

Beberapa fasilitas di Taman Pendidikan Sarwendah juga dibawa lari maling. Bahkan kejadian tersebut telah terjadi sebanyak tiga kali.

“Ya karena udah 3 kali, sekalian. Waktu ambil kipas angin diam aja, sambil bohlam-bohlam di ambil, bohlam yang di depan.” Ujar Ruben saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan.

Ruben menduga kejadian tersebut telah direncanakan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab tersebut. Lebih lanjut, suami Sarwendah ini telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib setempat.

“Mencuri kali ya, saya nggak ngerti apa modusnya, yang pasti saya udah lapor aja ke polsek setempat.” Ungkap Ruben.

Ditemui di lokasi, Kapolsek Cikidang AKP Aah Hermawan membenarkan perihal adanya kaca jendela Taman Pendidikan Sarwendah yang dirusak.

“Kami dari Polsek Cikidang dan kepala desa selaku pemangku wilayah betul ada kerusakan di bagian jendela kaca dua biji itu temuan sementara dari TKP, kami melakukan penyelidikan lebih lanjut.” Tutur Aah.

Posisi sekolah dikatakan Aah berada di jalan yang kerap dilintasi masyarakat. Tidak ada pagar pengaman di lokasi tersebut, kepolisian sendiri mendatangi lokasi setelah menerima informasi soal adanya kerusakan di Taman Pendidikan Sarwendah.

“Untuk sekolah kita ketahui (posisinya) dari jalan yang dilalui masyarakat langsung. Tidak ada pembatas pagar dan tidak ada pintu gerbang dari depan langsung ke lokasi sekolah. Sementara kami cek TKP mencari saksi-saksi dan melakukan penyelidikan.” Ujar Aah.

Sementara itu, Kades Cipetir Ramdan Rustarmono mengaku sudah mendapat laporan dari pihak taman pendidikan.

“Kebetulan hari ini kami turun ke lokasi, atas laporan dari guru juga sempat komunikasi hari ini ada pak kapolsek mendampingi. Disini ada kaca jendela dari Taman Belajar Sarwendah yang pecah memang ada di wilayah kami di desa Cicareuh, Kecamatan Cikidang.” Ungkap Ramdan.

Menurut Ramdan kejadian perusakan itu berulang, sudah beberapa kali terjadi perusakan di sekolah tersebut.

“Berdasarkan laporan dari guru terjadi setelah waktu pembelajaran bertahap tidak sekaligus ada beberapakali kejadian seperti itu.” Pungkas Ramdan.

Taman Pendidikan Sarwendah ternyata merupakan hadiah ulang tahun pernikahan dari Ruben Onsu untuk sang istri, Sarwendah. Lokasi itu sudah berdiri selama 3 tahun di Kampung Cipetir, Desa Cicareuh, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi.

Ruben diketahui sengaja memberikan kado yang spesial dan berbeda dari sebelumnya, Ruben Onsu memberikan kado Sarwendah yaitu sebuah Taman Bacaan yang berlokasi di Sukabumi. Kado tersebut Ruben berikan sebagai hadiah di Hari Ulang Tahun pernikahannya yang ke-6.

“Sudah tiga tahun, semua pembiayaan pembangunan dari Pak Ruben ya. Kami mengelola, di lokasi itu ada Taman Bacaan, Paud dan Bimbel. Semua legalitasnya berikut perizinan ada.” Tutur Heni Herlianti, Kepala Sekolah Paud Rengganis.