Ray Sahetapy Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari dunia perfilman Tanah Air. Aktor senior Ray Sahetapy meninggal dunia pada Selasa (1/4/2025). Kabar tersebut disampaikan oleh sang anak, Surya Sahetapy, melalui unggahan di akun Instagram-nya. Dalam Instagram Story-nya, Surya membagikan foto bersama sang ayah.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Titip salam cinta dan kangen ke Kak Gisca, Dad.” Tulis Surya Sahetapy.

Kabar Ray Sahetapy meninggal dunia juga diumumkan oleh Merdi Octav dalam Instagram Story-nya. Sementara itu, Merdi Octav juga turut menyampaikan ucapan duka atas meninggalnya Ray Sahetapy. Merdi menyebut bahwa Ray Sahetapy meninggal dunia sekitar pukul 21.04 WIB.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah berpulang Ayah, Kakek kami, Farence Raymond Sahetapy (Ray Sahetapy) bin Pieter Sahetapy, pada pukul 21.04. Kami mohon doanya dan mohon dimaafkan segala kesalahannya.” Tulis Merdi.

Ray diduga meninggal dunia karena stroke yang dideritanya sejak 2023. Hal itu terungkap dari salah satu anak Ray, Rama Sahetapy yang mengklarifikasi bahwa ayahnya tengah berjuang melawan stroke pada 2023.

“Halo semua, terima kasih atas doanya untuk kesembuhan Ayah. Karena banyak kabar yang simpang siur dan pertanyaan terkait kondisi Ayah, aku dan keluarga mau menginfokan kalau bulan lalu Ayah terkena serangan stroke yang mengharuskan untuk istirahat total.” Tulis Rama.

Jenazah Ray Sahetapy akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan pada Jumat, 4 April 2025. Jenazah akan dimakamkan setelah salat Jumat. Alasan Ray Sahetapy baru dimakamkan pada Jumat adalah karena menunggu kedatangan anaknya, Surya Sahetapy dari Amerika Serikat.

Sebenarnya Ray Sahetapy pernah berpesan agar dimakamkan di Palu, Sulawesi Tengah tempat kelahirannya. Pihak keluarga turut memikirkan keinginan terakhir Ray Sahetapy yang ingin dimakamkan di Palu. Akhirnya mereka juga akan memakamkan Ray Sahetapy di Palu di kemudian hari.

“Sebenarnya almarhum wasiatnya dimakamkan di makam keluarga di Palu, tapi karena biar efisien dan prosesi berlangsung dengan cepat kita akan makamkan dulu sementara di Tanah Kusir. Mungkin dalam satu atau dua tahun lagi, almarhum baru akan dipindahkan jenazahnya ke Palu, kuburan keluarga.” Ucap Raya.

Dalam Instagram Stories miliknya, Surya Sahetapy sudah dalam perjalanan menuju Indonesia. Dalam Instagram Stories milik anaknya, Surya Sahetapy juga memperlihatkan detail pemakaman ayahnya.

“Pemakaman Almarhum Ferenc Raymond Sahetapy (Ray Sahetapy), salat Gaib setelah salat Jumat di masjid Istiqlal. TPU Tanah Kusir jam 13.30 WIB Unit Muslim.” Tulis Surya dalam keterangan yang tertera Instagram Stories miliknya.

Ira Wibowo mengaku sangat kehilangan sosok Ray Sahetapy. Ia mengenal sosok Ray Sahetapy yang menyenangkan, namun kini harus pergi meninggalkan dunia.

“Ya kita semua sedih sih karena apa ya, Bang Ray itu kan orangnya sangat open gitu, sangat gampang sekali ngobrol gitu apa aja sama dia selalu seru. Jadi pasti berasa kehilangan gitu secara pribadi atau untuk dunia perfilman secara keseluruhan. Dia banyak sekali berkontribusi di perfilman Indonesia juga.” Ujar Ira Wibowo.

Olivia Zalianty tidak enggan membahas kenangan dengan Ray Sahetapy. Bagi Olivia, Ray adalah sosok aktor senior yang selalu hadir untuk juniornya. Tanpa pamrih, Ray Sahetapy kerap memberi waktu dan pelajaran lebih di dunia akting.

“Kita banyak kenangan. Salah satunya pasti saya menganggap dia sebagai guru. Karena pernah, apa ya, kayak guru tanpa pamrih begitu ya.” Ujar Olivia Zalianty di rumah duka RSPAD Gatot Subroto.

Ray Sahetapy pernah rela datang ke tempat latihan demi bertemu Olivia Zalianty. Kehadirannya kala itu memberikan semangat lebih untuk Olivia.

“Pernah aku lagi mau pentas monolog. Padahal di monolog itu, ada pelatihnya dan lain-lain. Tetapi pada hari waktu mau pentas, Om Ray khusus datang. Dan itu emang janjian datangnya kayak 5 jam sebelumnya. Jadi sebelum mau pentas tuh ngelatih, kayak mau denger, ngeliatin saya, terus dipoles-poles, dilatih sendiri gitu loh.” Papar Olivia.

Saat itu Olivia Zalianty merasa terbantu atas hadirnya Ray Sahetapy. Padahal, Ray seharusnya hanya hadir untuk menonton saja bukan melatih. Bagi Olivia, ilmu yang ada dalam diri Ray Sahetapy tidak pernah ‘dimakan’ sendiri. Ray selalu berbagi kepada orang lain bahkan ke Olivia.

“Maksudnya seorang senior mau datang untuk melihat pentas, tapi di belakang panggungnya terus dilatih sendiri. Jadi kalau kita belajar dari aktor-aktor senior yang memang jam terbangnya sudah sangat bagus, apalagi Om Ray sudah bukan aktor film ya, tapi aktor teater juga kan. Jadi, maksudnya itu bisa disampaikannya tuh enak.” Pungkas Olivia.