TikToker Gunawan Sadbor Ditangkap Lantaran Promosi Judi Online

Satreskrim Polres Sukabumi, Jawa Barat akhirnya menetapkan Gunawan alias Sadbor dan seorang rekannya sebagai tersangka lantaran terbukti mempromosikan judi online saat siaran langsung dalam kontennya. Konten kreator yang viral dengan joget ayam patuk telah ditangkap kepolisian.
Kedua tersangka diduga menerima gift atau saweran yang diberikan oleh penyedia website judi online saat siaran langsung. Gunawan dan Ahmad Supendi alias Towed hanya tertunduk saat digiring petugas Satreskrim Polres Sukabumi.
Kedua tersangka memiliki peran masing-masing, Ahmad Supendi berperan mentransmisikan akses situs judi online pada saat live streaming. Sementara Gunawan sebagai pemilik akun Tiktok yang melakukan pembiaran adanya pemberian saweran dari situs judi online.
Kapolres Sukabumi AKBP Samian mengatakan, penangkapan Sadbor berawal dari patroli siber oleh pihak kepolisian yang menemukan adanya promosikan situs judi online saat siaran langsung yang dilakukan sadbor bersama warga lainnya.
Dalam patroli itu, ditemukan adanya gift atau saweran yang diberikan oleh penyedia website judi online kepada akun Sadbor86. Setelah gift diberikan, Sadbor kemudian mempromosikan situs judi online tersebut.
Selain tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti uang tunai, telepon seluler dan pakaian. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Sadbor diancam Undang-Undang Infomasi Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara dan denda paling banyak Rp10 miliar.
Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, mengungkap kronologis Sadbor terjerat kasus promosi situs judi online. Awalnya, AS menggunakan akun tiktok Sadbor @sadbor86 untuk melakukan live tiktok pada Sabtu lalu. AS saat itu menjadi host live tiktok di akun Sadbor, live pun diikuti sejumlah karyawan Sadbor.
Saat live, AS kedapatan mempromosikan situs judi online yang masuk di live dengan memberikan saweran atau gift. AS pun menyebutkan akun situs judi online yang masuk di live karena akun situs judi itu memberikan gift. Bahkan, AS mengarahkan penonton live tiktok untuk masuk ke situs judi online tersebut.
“AS menyampaikan di dalam live streamingnya, ‘bapak floki si gacor anti rungka hi oe oe oe oe oeee, bapa floki lagi gacor gaes, linknya ada di google, flokitoto anti rungkad, lagi gacor gaes siap wd, bapa floki oe oe oe oe oeee, bapa floki wel aweu aweu bapa floki’.” Ungkap Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, menirukan suara AS saat live tiktok.
Samian mengatakan, pengungkapan kasus bermula dari keresahan masyarakat karena Sadbor dan karyawannya kerap melakukan live tiktok dari siang, bahkan hingga malam. Polisi pun melakukan patroli siber, Samian mengatakan, Satreskrim Polres Sukabumi bekerjasama dengan Ditsiber Polda Jabar dan Ditsiber Bareskrim Polri dalam pengungkapan kasus ini.
“Kemudian dari aduan tersebut kita lakukan patroli siber, kita dapatkan, ternyata ada gift-gift yang diberikan oleh penyedia website judi online. Kemudian setelah adanya gift tersebut, dari host live streaming (AS) mengiklankan website tersebut, atas perbuatan tersebut makan kita lakukan penyelidikan, kemudian pada akhirnya kita lakukan penindakan.” Ujar Samian.
Gunawan sebelumnya sempat membuat klarifikasi di akun TikTok Sadbor86. Dalam video yang diunggah sekitar dua hari yang lalu, dia menjelaskan soal tudingan tersebut.
“Assalamualaikum, Wr WB, oke teman-teman dimanapun berada, Banyak banget ngetag sadbor bahwa sadbor bekerjasama dengan juday online, sadbor mau klarifikasi ya teman-teman. Jadi itu tidak benar, jadi sadbor mau klarifikasi itu tidak benar bahwa sadbor dan tim-tim sadbor tidak bekerja sama dengan juday.” Jelas Gunawan di akun TikTok Sadbor86.
Masih di video itu, dia juga menjelaskan soal banyaknya akun-akun yang terafiliasi judi yang masuk ke akunnya ketika live.
“Jadi sadbor mau klarifikasi ini, itu tidak benar dan banyak sekali yang masuk ke live-live sadbor dan kawan-kawan sadbor dengan tidak terkontrolnya mereka masuk karena akun-akun mereka itu banyak banget yang masuk ke live-live sadbor dan karyawan-karyawan sadbor dengan tidak terkontrolnya bahwa mereka itu adalah judoy.” Ucap Gunawan.
Sadbor juga membantah kaitan adanya video beredar yang secara jelas mengucap bahwa timnya secara sengaja mempromosikan judi online.