Satria Mahathir Diduga Melakukan Penipuan Jual HP Bekas

Nama Satria Mahathir kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet sejak awal Februari 2026. Perhatian publik tertuju padanya menyusul dugaan kasus penipuan dalam transaksi jual beli iPhone bekas secara daring. Isu ini dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial, memicu rasa penasaran publik, termasuk mengenai latar belakang keluarganya.

Sorotan terhadap Satria Mahathir bermula dari unggahan seorang pengguna media sosial yang mengaku menjadi korban penipuan. Pengalaman tersebut dibagikan secara terbuka dan langsung menarik perhatian warganet, hingga nama Satria Mahathir menjadi topik yang trending.

Kasus dugaan penipuan ini pertama kali dibongkar oleh seorang warganet dengan akun @zexsse di laman X.

“TW // PENIPUAN SATRIA MAHATHIR Disclaimer: dengan penuh kesadaran pure kesalahan aku, karena tau Satria itu scammer tapi masih percaya sama modusnya.” Tulis @zexsse.

Korban mengatakan bahwa dirinya sempat membeli barang preloved di Satria dan transaksi berjalan mulus. Namun, kala membeli ponsel iPhone 15 Pro Max, sang korban tanpa pikir panjang langsung membeli barang tersebut dan melakukan transaksi melalui transfer.

Sayangnya, Satria justru menahan barang hingga satu minggu. Setelah korban meminta refund, Satria menyebut barang sudah dikirim oleh Rizki sang asisten.

“Ni hape dummy gilakk ga si kalo mau liat vidio unboxing nya lgsng ke tiktok gua ya, username nya @edge_187 itu udh 1,5jt yang nntn korban nya udh banyak banget udh diitung 100+ lebih itu baru yang ketauan, gatau semuanya brp klo semua korban di kumpulin, jadi gua mau naikin ini.” Beber sang korban.

Setelah cuitan tersebut ramai, muncul ratusan korban Satria Mahathir lain yang diduga membuat rugi hingga kurang lebih Rp100 juta.

“Kasus ini korban ratusan soalnya baru di rekab nominal 100++ gatau yang belum ke itung.” Pungkas sang korban.

Menanggapi kejadian tersebut, Satria memberikan pernyataan resmi atau klarifikasi terkait tuduhan itu melalui unggahan di akun TikToknya.

“Gua Satria Mahathir ingin menyampaikan permohonan maaf dari lubuk hati gua yang paling dalam mewakilkan tim internal gua atas apa yang sudah terjadi. Pihak gua telah mengirimkan sejumlah barang yang berupa Iphone HDC atau tidak sesuai dengan spesifikasi pada umumnya.” Ucap Satria.

Selain itu, ia juga meminta kesempatan kepada para korban yang telah dirugikan untuk memperbaiki semuanya.

“Untuk itu, gua minta waktu dan pengertiannya untuk reset total dari awal, karena saat ini gua telah dimiskinkan oleh keadaan, gua telah kehilangan pekerjaan. Terima kasih.” Pungkas Satria.

Satria Mahathir lahir 25 Juni 2003, mulai dikenal publik melalui konten-kontennya di TikTok yang sering kali membuat heboh.

Satria juga dikenal dengan julukan “cogil”, singkatan dari “cowok gila”, yang merujuk pada beberapa pernyataan dan tindakannya yang dianggap kontroversial.

Istilah ini lebih merujuk pada perilaku yang bisa dianggap tidak rasional atau berlebihan, sering kali menunjukkan sikap berani atau bahkan sembrono dalam bertindak.

Dalam kasus Satria Mahathir, julukan ini melekat pada dirinya karena beberapa aksi dan ucapannya yang mengundang reaksi keras dari masyarakat.

Walau demikian, Satria tetap menjadi figur yang banyak dibicarakan di kalangan netizen, dengan kepribadiannya yang berbeda dari kebanyakan seleb media sosial lainnya.

Satria Mahathir pertama kali mencuri perhatian publik setelah menikah muda di usia 16 tahun dengan pacarnya yang berusia 18 tahun.

Pernikahan ini berlangsung singkat, hanya 14 bulan, dan berakhir dengan perceraian karena perselingkuhan yang dilakukan oleh Satria.

Meskipun pernikahannya gagal, Satria tetap dikenal luas sebagai selebgram dan tiktoker yang sering membagikan keseharian hidupnya, terutama sebagai seorang “Papa Muda”.

Setelah perceraiannya, Satria semakin dikenal dengan berbagai pengakuan dan cerita pribadi yang ia bagikan melalui podcast dan media sosial.

Selain itu, Satria juga menjadi sorotan karena beberapa pernyataan kontroversialnya. Misalnya, ia pernah mengungkapkan bahwa ia tidak menyukai perempuan yang menggunakan ponsel Android, yang kemudian menjadi perbincangan hangat di berbagai media sosial.

Ia juga pernah mengaku sudah menjalin hubungan dengan banyak perempuan, yang semakin menambah heboh pemberitaan tentang dirinya.

Satria Mahathir juga terlibat dalam kasus hukum yang menambah panjang daftar kontroversinya. Pada awal tahun 2024, ia ditangkap oleh tim Satuan Reserse Kriminal Polresta Balerang, Batam, setelah terlibat dalam kasus pengeroyokan terhadap anak anggota DPRD Kepri. Peristiwa ini terjadi saat perayaan tahun baru di sebuah kafe di Batam.

Kericuhan yang melibatkan Satria berujung pada tindakan pengeroyokan, yang akhirnya membawa dirinya ke proses hukum.

Penangkapan ini menambah sorotan terhadap dirinya, yang sebelumnya sudah dikenal sebagai sosok yang penuh gejolak di dunia maya.

Lalu yang terbaru, Satria Mahathir kembali mencuri perhatian dengan tantangan yang dilayangkan kepada Denny Sumargo, seorang tokoh publik dan mantan atlet basket.

Pada Kamis, 13 November 2025, Satria mengunggah sebuah video di TikTok @pupacogil, menantang Denny untuk bertanding tinju.

Denny pun menanggapi tantangan itu melalui sebuah video yang ia unggah, dan dalam rekaman tersebut terlihat Satria Mahathir kewalahan saat beradu tinju.