Nikita Willy Melahirkan Anak Kedua

Artis cantik Nikita Willy kembali mencuri perhatian publik setelah melahirkan anak keduanya pada Hari Minggu, 15 Desember 2024 kemarin. Bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut diberi nama Nael Idrissa Djokosoetono. Anak kedua dari pasangan Nikita dan Indra, yang diberi nama Nael Idrissa Djokosoetono, memiliki arti yang sangat berarti.

Walau makna spesifik dari nama tersebut belum dijelaskan, nama ini memiliki kesan yang elegan dan kaya arti. Pemilihan nama tersebut juga mencerminkan tradisi keluarga yang terus berlanjut, di mana nama-nama yang diberikan memiliki kombinasi antara kesan klasik dan sentuhan modern.

Momen bahagia ini menjadi perbincangan hangat netizen, terutama karena metode persalinan yang dipilih oleh Nikita Willy.

Hal yang menarik lainnya adalah lokasi persalinan Nikita Willy. Sama seperti kelahiran anak pertamanya, Nikita kembali memutuskan untuk melahirkan di Los Angeles, Amerika Serikat.

Kali ini, persalinan berlangsung di kediamannya, berbeda dengan anak pertamanya yang lahir di rumah sakit Cedars-Sinai Medical Center, Los Angeles. Informasi ini dikonfirmasi oleh ibu Nikita Willy, Yora Febrine, yang membenarkan kabar tersebut saat dihubungi wartawan.

“Iya betul, lahiran di LA.” Ujar Yora.

Selain itu, Yora juga mengungkapkan bahwa metode water birth dipilih berdasarkan keinginan Nikita Willy dan suaminya, Indra Priawan. Pasangan ini diketahui telah mempersiapkan proses persalinan dengan matang dan mempertimbangkan berbagai opsi yang terbaik untuk Nikita Willy.

“Iya, metode water birth keinginan Nikita dan Indra tentunya. Katanya lebih nyaman, lebih dapat mengurangi rasa sakit selama proses persalinan, dan proses persalinan lebih mudah.” Ungkap Yora.

Kenyamanan dan kemudahan proses persalinan jadi alasan Nikita Willy serta Indra Priawan. Apalagi metode ini diklaim dapat mengurangi rasa sakit.

“Katanya lebih nyaman, lebih dapat mengurangi rasa sakit selama proses persalinan, dan proses persalinan lebih mudah.” Tutur Yora.

Dalam foto-foto yang diunggah Nikita Willy, terlihat dirinya melahirkan dengan metode water birth. Rasa haru dan bahagia terlihat ia bagikan juga bersama Indra Priawan dan putra pertamanya, Issa.

Metode persalinan yang satu ini memang semakin populer di kalangan selebriti dan ibu-ibu modern.  Namun, biaya yang dibutuhkan untuk menjalani water birth terbilang cukup tinggi, yakni berkisar antara Rp32 juta hingga Rp96 juta, melansir dari laman WebMD.

Beberapa sumber menyebutkan bahwa metode ini dianggap dapat memberikan pengalaman persalinan yang lebih nyaman dan alami.  Air hangat dipercaya dapat mengurangi rasa sakit kontraksi, membuat ibu lebih rileks, dan membantu bayi lahir dengan lebih mudah.

Selain itu, lingkungan air yang hangat juga dianggap mirip dengan kondisi bayi di dalam kandungan sehingga bayi akan merasa lebih nyaman saat dilahirkan. Proses persalinan ini bisa dilakukan di rumah sakit, pusat bersalin, bahkan di rumah. Proses ini harus dilakukan oleh dokter, bidan, dan perawat yang mendampingi.

Persalinan water birth di Amerika tersedia di berbagai pusat persalinan dan rumah sakit, namun di Indonesia nampaknya masih sedikit yang memberikan penawaran metode persalinan tersebut. Beberapa keuntungan dari metode water birth ini berdasarkan penelitian dan American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), yang menetapkan pedoman untuk perawatan kehamilan dan persalinan di Amerika Serikat:

  • Membantu meredakan rasa sakit
  • Mencegah membutuhkan anestesi
  • Mempersingkat persalinan
  • Mandi air hangat membuat rileks
  • Bisa membantu bergerak lebih mudah dibanding di tempat tidur

Adapun beberapa studi menunjukkan water birth dapat menurunkan risiko robekan vagina yang parah dan juga meningkatkan aliran darah ke rahim. Namun, hasil penelitian tersebut belum jelas.

Di balik keuntungan metode melahirkan water birth ada beberapa risiko yang mungkin terjadi saat proses persalinan, yaitu:

  • Ibu dan bayi mungkin terkena infeksi
  • Tali pusar bisa putus sebelum bayi keluar dari air
  • Suhu tubuh bayi bisa terlalu tinggi atau terlalu rendah
  • Bayi bisa saja menghirup air
  • Bayi bisa mengalami kejang hingga tidak bisa bernapas

Walau banyak dipilih oleh para ibu yang ingin melahirkan, segala jenis risiko perlu diwaspadai. Jeffrey Ecker, M komite ACOG menyatakan bahwa risiko terparah yaitu tenggelam.

Metode water birth belum menjadi pilihan yang umum dilakukan di Indonesia, dan metode ini tidak dianjurkan di Indonesia. Kasus kematian janin pasca water birth di Indonesia sempat terjadi beberapa tahun lalu, dan hal itu menjadi salah satu faktor metode persalinan ini sudah tidak direkomendasikan oleh Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI).

Spesialis obstetri dan ginekologi dr Muhammad Fadli, SpOG menuturkan bahwa kejadian tersebut terjadi saat bayi keluar dan menangis lalu menyebabkan aspirasi dan tertelan air yang masuk ke paru-paru, sehingga bayi kekurangan oksigen dan mengakibatkan infeksi hingga kematian. dr Fadli juga mengatakan bahwa penggunaan air hangat pada prosedur water birth sebenarnya bisa mengganggu aliran darah ibu ke janin. Oleh karenanya, metode ini harus dikontrol sangat ketat, terutama detak jantung janin.