Olivia Allan Dituding Menjadi Buzzer Pemerintah

Aktor sekaligus YouTuber Denny Sumargo merespons tegas perundungan digital dan fitnah yang menyerang istrinya, Olivia Allan, setelah mengunggah pertanyaan tentang fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS di platform Threads, seperti dilansir dari Suara.Penyelenggara Forum & Chat

Masalah tersebut bermula ketika Olivia, yang juga seorang pengusaha, mencoba membuka diskusi mengenai kondisi Rupiah yang sedang melemah. Unggahan itu justru memicu sentimen negatif dari netizen yang menyerang pribadi Olivia.

Narasi hoaks kemudian berkembang dan menuduh Olivia sebagai buzzer pendukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2024. Tuduhan tersebut diperkuat oleh beredarnya foto lama Olivia bersama Prabowo saat mendampingi Jusuf Hamka jauh sebelum Pemilu berlangsung.

Melihat sang istri tertekan akibat framing jahat tersebut, Denny Sumargo langsung mengunggah pernyataan video melalui akun Instagram pribadinya untuk memberikan pembelaan.

“Saya selalu ingat istri saya itu dititipkan kepada orangtuanya. Dan buat saya itu sakral. Kalau istri saya berbuat salah, saya nggak akan biarkan. Saya akan jadi orang pertama yang menegur. Tapi kalau istri saya nggak salah, tolong jangan. Hujat saya nggak apa-apa,” tegas Denny Sumargo.

Denny menyatakan bahwa menyerang istrinya adalah tindakan yang melewati batas karena ia berkomitmen untuk selalu menjaga Olivia. Ia pun memberikan peringatan keras kepada pihak-pihak yang terus menggulirkan narasi fitnah tersebut.

“Jadi buat orang-orang yang menggoreng istri saya, membuat hoaks dan narasi, satu air mata istri saya jatuh, saya akan menemukan kalian. Di ujung dunia mana pun saya akan temukan kalian,” lanjut Denny Sumargo.

Melalui video yang diunggah di Instagram pribadinya, Denny menegaskan tuduhan tersebut tidak benar. Ia menyebut narasi yang beredar berasal dari potongan video lama saat Olivia masih bekerja untuk pengusaha Jusuf Hamka.

“Gue sempat ngecek, istri gue lagi digoreng di Threads dan juga di X. Kesannya istri gue itu menerima duit dan menjadi pendukung 02 waktu masa kampanye,” Ucap Denny Sumargo.

Menurut Denny, video yang dipermasalahkan sebenarnya direkam jauh sebelum masa Pemilu berlangsung. Video itu kemudian dikaitkan dan diunggah kembali di situasi saat ini. Denny mengaku awalnya tidak ingin menanggapi tudingan yang beredar, namun ia khawatir publik akhirnya mempercayai narasi tersebut jika terus dibiarkan.

Denny bahkan menantang pihak yang menuduh dirinya menerima uang kampanye untuk melakukan audit rekening secara terbuka. Denny juga membuat sayembara dengan imbalan Rp10 Miliar jika ada yang bisa membuktikan dirinya dan istri menerima uang dari kampanye.

“Saya kan sudah pernah bikin pengumuman waktu itu di bulan Desember. Siapa pun, silakan datang kepada saya, saya welcome, kita audit saya punya semua rekening. Saya akan terbuka, live, silakan kalau kalian benar saya kasih 10 miliar kalau memang saya pernah terima uang dari kampanye.” Tegas Denny.

Dalam postingan itu, Denny juga menyampaikan pesan moral agar masyarakat tidak melampiaskan kemarahan pada pihak tertentu atas kebijakan pemerintah. Pasalnya ia menilai hal tersebut sebagai sebuah kekejian.

“Kalau kalian ada rasa kekecewaan yang luar biasa terhadap pemerintah, terhadap apa yang menjadi kebijakan mereka atau sistem yang sekarang ini terjadi, jangan lampiaskan kepada orang yang tidak melakukan. Dan jangan menggoreng orang yang tidak bersalah. Itu kekejian namanya.” Ucap Denny.

Di akhir videonya, Denny juga mengungkap alasannya buka suara. Ia Di teringat pesan mendiang ayah Olivia Allan yang menitipkan putrinya kepada dirinya sebagai suami. Sehingga Denny Sumargo merasa bertanggung jawab sebagai suami untuk menjaga istri, termasuk dari tudingan yang menurutnya tidak benar.

“Tadinya saya nggak mau bikin video ini, tapi saya ingat sekali almarhum papanya Oliv menitipkan Oliv kepada saya. Dan saya harus tanggung jawab sebagai suami, dan itu tugas suami menjaga istrinya.” Pungkas Denny Sumargo.

Sebelumnya, unggahan Olivia Allan di media sosial yang memicu polemik tersebut sebenarnya hanya mempertanyakan keputusan ekonomi terkait valuta asing.

“Gaes dengan usd naik dan rupiah melemah, pada jual usd-nya atau malah beli karena mikir akan naik terus?” Tulis Olivia Allan.