Della Puspita Dan Suami Menjadi Korban Penipuan Travel Umrah

Pasangan artis Della Puspita dan Arman Wosi mengaku menjadi korban dugaan penipuan perusahaan travel umrah, milik temannya berinisial A. Sang artis mengungkap, dia dan A sudah berteman puluhan tahun sejak Della Puspita berperan di sinetron Pernikahan Dini. A juga seorang aktor yang dulu sempat eksis di industri hiburan.

“Aku flashback agak jauh ya, aku kenal beliau ini sudah lama banget. Pernah syuting bareng. Terus suatu hari dia ini punya travel umrah, lebih ke punya ibunya sebenarnya. Sempat syuting sama aku zaman dulu, pas zaman (sinetron) Pernikahan Dini, pas zaman merintis bareng. Belakangan sudah enggak syuting lagi.” Tutur Della Puspita dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Bekasi, Jawa Barat.

Lain dengan Della Puspita yang terus berkarier di industri hiburan, A banting setir mengurus bisnis travel umrah milik keluarganya. Hingga Della menjadi salah satu konsumennya.

“Waktu itu bantuin mamanya besarin si TW ini, nama travel ini punya keluarganya gitu. Aku enggak tahu setelah itu kegiatannya apa, manajerin artis yang lain atau apa, aku enggak ngerti.” Ucap Della.

Della Puspita dan suaminya, Arman Wosi lalu mempromosikan travel tersebut kepada teman-temannya, hingga terkumpul rombongan jamaah umrah sebanyak 20 orang, dengan total uang muka sebesar Rp390 juta.

Namun alih-alih pergi umrah, travel TW menghambat keberangkatan dengan berbagai alasan hingga Della Puspita dan Arman serta 18 orang lainnya batal terbang ke Tanah Suci. Tidak jadi berangkat umrah, uang yang sudah disetor pun belum kembali.

Semula Della Puspita ragu menggunakan jasa travel milik temannya itu, mengingat kejadian yang pernah dialami saat umrah sebelumnya. Namun Della berniat membantu travel tersebut, dengan catatan yang bersangkutan mau memperbaiki kesalahan-kesalahan sebelumnya.

“Akhirnya aku mau jalan lagi umrah, kalau ada teman mau ikut ya sudah aku tawari travel dia. Tapi aku minta harus amanah, jangan sampai kejadian kemarin terulang lagi karena pertaruhannya nama aku. Awalnya aku mau umrah berdua sama suami. Saat suami aku ada kerja partneran sama temannya, dia minta izin mau umrah 10 hari. Ditanya pakai travel apa, travel TW yang urusin anaknya A.” Ujar Della Puspita.

Della Puspita menyebut rekan suaminya sempat memastikan biro perjalanan yang digunakan tidak ada masalah. Setelah ia memberi penjelasan dan berusaha meyakinkan, mereka pun sepakat lalu menyetorkan uang Rp300 juta lebih.

“Awalnya harusnya berangkat tanggal 19 (Januari) tiba-tiba mundur tanggal 22. Nah teman dia (suami) bilang jangan mundur-mundur dong, orang kerja kan atur izinnya enggak gampang. Kita orang kantoran. Ya sudah, pas hari H pesawatnya tiba-tiba katanya beda, ganti lagi. Aku sudah deg, aduh kok kayak kemarin lagi.” Keluh Della Puspita.

Walhasil, rencana umrah berujung batal. Celakanya, Della Puspita dituding menjadi bagian perusahaan travel itu dan melakukan wanprestasi. Padahal, ia mengaku tidak pernah mempromosikan dan hanya mengenalkan.

“Ternyata imbasnya begitu, wanprestasi ternyata imbasnya ke aku. Terus ujung-ujungnya duit yang harusnya diganti sama si A ini, kita yang harus nanggung. Ya memang dia enggak pernah ngomong harus ganti, cuma ‘lu tanggung jawabnya gimana.” Ungkap Della Puspita.

Della Puspita menambahkan, pemilik travel sempat memberikan 5 unit mobil sebagai jaminan. Hanya, ia ingin orang tersebut mengembalikan uang untuk menutupi setoran jemaah yang batal berangkat umrah.

“Aku bukan penadah. Terus yang jadi kendala mobil yang dijadikan jaminan, bukan mobil yang bersangkutan, (tapi) mobil saudaranya dan mobil temannya dengan note katanya boleh diperjualbelikan. Ya (jual belinya) enggak ada BPKB, dan ada yang masih nyicil juga. Kalau dijual, netar gue kena kasus lagi.” Ucap Della Puspita.