Vadel Badjideh Hadiri Pemeriksaan Polisi

TikTokers Vadel Badjideh akhirnya mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan untuk memenuhi panggilan penyidik atas laporan yang dilayangkan oleh Nikita Mirzani. PLH Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi menjelaskan bahwa pihak kepolisian sudah menyiapkan 20 pertanyaan untuk diajukan kepada Vadel.
“Ada 20 yang sudah dipersiapkan. Tapi itu akan berkembang.” Ungkap Nurma Dewi.
Vadel Badjideh datang pukul 14.25 WIB dengan didampingi oleh kedua kakaknya, Bintang dan Martin, serta tim kuasa hukumnya, Razman Arif Nasution. Razman Arif Nasution, membawa 11 tim kuasa hukumnya untuk mendampingi kliennya menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan.
“Alhamdulillah hari ini saya bersama dengan tim lebih kurang yang terdaftar 11 orang.” Ujar Razman, di Polres Metro Jakarta Selatan.
Setelah sebelumnya sempat sakit dan menunda pemeriksaan, Vadel Badjideh menegaskan dirinya sudah sehat dan siap menjawab pertanyaan-pertanyaan dari penyidik.
“Gue udah sehat, gue bakal jawab semua apa yang akan ditanyakan penyidik.” Ucap Vadel Badjideh saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan.
Namun, sebelum pemeriksaan dimulai, ada kejutan dari kuasa hukum Vadel, Razman Arif Nasution, yang malah balik menuding Nikita dengan tuduhan penelantaran anak.
“Jangan menjustifikasi saudara Vadel. Karena kita patut menduga ada seorang ibu NM di luaran sana yang hampir dua tahun gak bertanggung jawab atas anaknya di UK sana.” Ujar Razman Arif Nasution dengan lantang saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan.
Dalam kesempatan itu, Razman menyampaikan tiga poin. Pertama, dia meminta agar pemberitaan tentang kliennya disajikan secara berimbang.
“Pertama, tolong agar pemberitaan dilakukan secara berimbang, jangan menjustifikasi saudara Vadel.” Ujar Razman Arif Nasution.
Razman meminta semua pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan, jangan memberikan penjelasan yang belum bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
“Katanya ada yang mengatakan barang bukti kami sudah cukup kuat. Yang mengatakan kuat tidak kuat adalah penyidik. Kita hanya menyajikan bukti, mereka memberikan bukti, kami memberikan bukti, bukan sok ngajarin kami.” Ucap Razman.
Selain itu, Razman juga berpesan kepada pengacara untuk memberikan pandangan hukum dengan benar.
“Jangan hanya kebencian kepada penasihat hukumnya. Jangan ganggu pekerjaan saya.” Ujar Razman.
Dia juga mengungkapkan, Vadel Badjideh dan Laura Meizani Nasseru atau Lolly awalnya menjalani hubungan asmara jarak jauh sejak keduanya masih berada di negara berbeda. Vadel ada di Indonesia, sedangkan Lolly masih berada di Inggris.
Setelah Lolly pulang ke Tanah Air, anak satu-satunya perempuan Nikita Mirzani itu sempat mau pulang ke rumah ibunya namun sayangnya tidak dibukakan pintu.
“Setelah 5 kali datang mau ketemu NM, ternyata ditolak. Dan dengan rendah dan murah hati, keluarga Badjideh menerima dan mencarikan tempat tinggal.” Tutur Razman.
Keluarga Vadel diibaratkan sebagai dewa penolong untuk Lolly. Disaat dia kebingungan akan tinggal dimana setelah tidak dibukakan pintu oleh Nikita, Lolly diberikan tempat tinggal oleh keluarga Vadel.
“Karena itu, tolong dilihat secara jernih, apakah NM termasuk penelantaran dengan membiarkan anaknya? Kenapa kok sekarang baru ribut dan bersuara?” Ujar Razman.
Nikita Mirzani merespons pernyataan Razman bahwa ia seharusnya berterima kasih kepada keluarga Vadel Badjideh yang selama ini telah menerima Lolly. Mengingat, Lolly berkali mengunjungi rumah ibunya namun diduga tidak dibukakan pintu.
Nikita Mirzani melempar pesan menohok ke Razman Arif Nasution dan menggarisbawahi tidak sudi berterima kasih.
“Hei Razman, otak lo di mana sih Razman? Kok terima kasih sama begituan. Lolly belum pernah pacaran sama mon***! Jadi masa berterima kasih sama keluarga mon***!” Ucap Nikita Mirzani.
Tidak banyak yang disampaikannya sebelum menjalani pemeriksaan, ia bersama kedua kakaknya serta kuasa hukumnya langsung bergegas masuk ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Nikita Mirzani melaporkan Vadel Badjideh ke Polres Metro Jakarta Selatan atas pelanggaran UU Perlindungan Anak. Hingga saat ini, polisi sudah memeriksa sebanyak 13 saksi dalam kasus ini. Sementara itu, LM dititipkan oleh Nikita Mirzani di UPT PPPA DKI Jakarta.